Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 26 Des 2024
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PNCU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim menjelaskan bahwa pihaknya telah merumuskan “Khidmat Pitu” sebagai panduan utama dalam menjalankan program kerja dan pelayanan kepada umat. Hal itu ia sampaikan saat acara Pelantikan Lembaga dan Musyawarah Kerja I PCNU Kabupaten Pati Masa Khidmat 2024-2029, di Kampus Institut Pesantren Mathaliul Falah (Ipmafa) Kecamatan Margoyoso, Pati, Rabu (25/12/2024).

KH. Yusuf hasyim menjabarkan, Khidmat Pitu ini mencakup tujuh bidang strategis yang menjadi prioritas. Pertama, khidmat bidang dakwah dan keagamaan. Khidmat ini untuk mengokohkan peran NU dalam menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, memperluas akses dakwah, serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan untuk umat.

“Kedua, yaitu khidmat bidang kemandirian ekonomi, advokasi, dan bantuan hukum. Tujuannya mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui berbagai program kreatif dan inovatif, sekaligus memberikan pendampingan advokasi dan penyuluhan hukum untuk melindungi hak-hak masyarakat,” ungkap dia.

Sementara yang ketiga, yaitu khidmat bidang kesehatan, sosial, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan. Tujuannya yakni menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan, kegiatan sosial, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan lingkungan hidup.

“Selanjutnya yang keempat adalah khidmat bidang wakaf, pertanahan, dan kemasjidan. Tujuannya untuk mengelola potensi wakaf dan aset-aset keagamaan untuk kemaslahatan umat, serta memperkuat tata kelola masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial,” kata KH. Yusuf.

Adapun yang kelima, lanjut dia, yaitu khidmat bidang pendidikan, seni, dan budaya. Yaitu, mendukung peningkatan mutu pendidikan berbasis ke-NU-an, serta melestarikan seni dan budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

“Lalu yang keenam, khidmat bidang pengembangan SDM, sains, dan teknologi, untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi untuk menghadapi tantangan zaman,” ucap dia.

Kemudian yang ketujuh, adalah khidmat bidang tata kelola lingkungan hidup, kebencanaan, dan kesejahteraan ummat. Khidmat ini bertujuan agar pihaknya lebih berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, memberikan tanggap darurat kebencanaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui khidmat pitu ini, diharapkan PCNU Kabupaten Pati dapat menjawab kebutuhan umat secara menyeluruh, menghadirkan solusi yang inovatif, dan memperkuat kebermanfaatan NU di tengah-tengah masyarakat,” jelas KH. Yusuf Hasyim.

Nilai Filosofi Khidmat Pitu

KH. Yusuf Hasyim, juga menjelaskan nilai filosofi Khidmat Pitu. Yaitu ‘Pitutur’, ‘Pituduh’, dan ‘Pitulungan’ untuk pemberdayaan umat.

“Pitutur adalah nasihat atau bimbingan yang diberikan oleh pengurus jam’iyyah NU di semua tingkatan. Dalam konteks ini pitutur berfungsi sebagai pedoman moral dan etika dalam interaksi sosial. Hal ini penting untuk membentuk karakter dan perilaku positif dalam masyarakat,” tutur dia.

Adapun “Pituduh”, lanjut KH. Yusuf Hasyim, yakni merujuk pada petunjuk atau arahan untuk pengurus jam’iyah yang membantu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Dalam menjalankan organisasi, pituduh berperan penting dalam mengarahkan tindakan kita agar sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang, sehingga menciptakan keharmonisan.

“Kemudian ‘Pitulungan’ berarti bantuan atau dukungan yang diberikan kepada sesama. Konsep ini menekankan pentingnya saling membantu dalam masyarakat. Dengan memberikan pitulungan, kita memperkuat solidaritas dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan

    Aturan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk […]

  • Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Emna Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam berbagai kesempatan sering mengungkapkan prinsip beragama masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kira-kira prinsip itu “Jawa dibawa, Arab digarap, Barat diruwat”. Ini soal berbagai soal kehidupan. Ya, agama, budaya, kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan tetek bengek yang lainnya. Jawa digawa berarti sebagai masyarakat Jawa jangan lupa Jawanya. Jawa […]

  • Pelajar NU Margorejo Gelar Konferensi Luar Biasa

    Pelajar NU Margorejo Gelar Konferensi Luar Biasa

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

      Suasana Konferensi luar biasa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Margorejo MARGOREJO- PAC IPNU IPPNU Kecamatan Margorejo usai adakan Orientasi Kepengurusan dan Konferensi Anak Cabang Luar Biasa pemilihan ketua IPNU pada Ahad, (7/11). Kegiatan ini diselenggarakan di kantor sekretariat PAC IPNU IPPNU Margorejo di desa Pegandan.   Dengan diadakanya Konferensi Anak Cabang luar biasa, harus dilaksanakan karena […]

  • Hasilkan Rp 85 Juta Sebulan, Lazisnu Winong Galakkan Zakat Produktif

    Hasilkan Rp 85 Juta Sebulan, Lazisnu Winong Galakkan Zakat Produktif

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Paket Pertaminu untuk warga kurang mampu dari dana ummat yang dikelola oleh Lazisnu Winong. Penyalurannya bantuan semacam ini tidak dilakukan oleh Lazisnu sendiri, tetapi diserahkan kepada Banom dan lembaga lain sesuai dengan program mereka masing-masing WINONG – Lazisnu Kecamatan sudah tak asing bagi para pengurus NU di Kabupaten Pati. Prestasinya dalam mengelola keuangan dengan prinsip dari […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

  • Gandeng Karang Taruna Mandala, LPBI NU Pati Gelar Pasar Murah di Desa Lahar

    Gandeng Karang Taruna Mandala, LPBI NU Pati Gelar Pasar Murah di Desa Lahar

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Pati, gelar pasar murah di Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Ahad (16/4/2023) sore. Kegiatan yang bertempat di musala Balai Desa Lahar itu terselenggara atas kerja sama dengan Karang Taruna Mandala desa setempat.  Adapun dalam pasar murah itu, menjajakkan berbagai bahan pokok masyarakat. Seperti beras, […]

expand_less