Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

 

dsc05484-9019686
K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati.

PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya dalam acara pelantikan PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/11).

Prasyarat pertama yang harus dimiliki adalah, Munadzim (organisatoris). Maksudnya, pengurus harus mampu mengelola manajemen organisasi dengan baik.

“Saya harap pengurus cabang IPNU dan IPPNU benar-benar menjadi organisatoris, bisa menata organisasi IPNU IPPNU menjadi lebih maju yang bisa bergerak dengan baik. Khususnya kepada kader-kader kita baik itu di sekolah desa ranting-ranting atau pun pondok pesantren,” ujarnya.

Kedua, pengurus baru sebagai Muharrik (penggerak). Kyai Yusuf menjelaskan, pengurus baru harus memiliki semangat juang dan berkhidmat terus berupaya menggerakkan Jam’iyyah semaksimal mungkin sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani ummat. 

Kemudian ketiga,  pengurus baru harus memiliki sikap Aliman wa Arifan bizamanihi. Yakni berupaya membekali diri menjadi orang yang Alim (cerdas, berilmu pengetahuan) dan Arif (bijaksana) yang mampu menyesuaikan dengan tantangan kebutuhan zaman.

Selain itu kyai Yusuf juga mengapresiasi program literasi yang selama ini telah dirancang oleh pengurus IPNU IPPNU Pati. Ia berharap pada periode ini program literasi tetap diusung dan dijaga, karena ini adalah menjadi bentuk dari pemberdayaan kader melalui Jam’iyyah IPNU IPPNU.

“Oleh karenanya pengurus yang lama yang telah berjuang dengan sangat baik patut untuk dilanjutkan program-programnya. Dan pengurusan yang baru ini untuk membuat inovasi-inovasi yang baru yang menjadikan IPNU IPPNU kabupaten Pati ini benar-benar bisa hadir di tengah-tengah jamaah. Karena Jam’iyyah kalah tidak hadir di tengah-tengah jamaah maka akan ditinggalkan oleh jamaahnya,” tuturnya. (lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Cak Imin meresmikan program pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dua lembaga di Kabupaten Pati.

    Cak Imin Canangkan Dapur MBG di Pesantren, Pati Jatah

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

      PCNUPati.OR.ID, Pati – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mencanangkan dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG) di pondok pesantren. Sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pati pun dapat jatah Cak Imin secara simbolik meresmikan program pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dua lembaga di Kabupaten Pati, Sabtu […]

  • PCNU-PATI

    Mendarat di Tebuireng,  Habib Umar bin Hafidz Singgung LGBT

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Tour Habib Umar bib Hafidz Yaman telah sampai ke Jawa Timur. Ponpes Tebu Ireng Jombang menjadi destinasi pertama setelah terbang dari Jakarta.  Dalam acara Multaqo’ Ulama bersama Habib Umar bin Hafidz, Selasa (22/8), Ulama asal Tarim itu menyinggung banyak hal. Dengan diterjemahkan oleh santrinya, Habib Jindan, Habib Umar bahkan berbicara soal karma yang menimpa […]

  • POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Era sekarang terkenal dengan nama globalisasi. Globalisasi adalah sistem ‘kesejagatan’. Artinya, tidak ada batas-batas yang menganggu interaksi, komunikasi, dan aktualisasi. Dalam hitungan detik, peristiwa yang terjadi di Afghanistan, Libya, Amerika Serikat, apalagi Jakarta dapat disebarkan ke seluruh dunia. Internet, hand phone, televisi, radio, dan lain-lain menjadi media informasi efektif di era global. Ada dampak positif […]

  • Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Malam ini, Rabu (7/8) KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah diagendakan hadir di Dukuhseti, Pati. Kiai asal Yogyakarta ini akan ‘open mic’ di Masjid Masholihul Ummah, Dukuh Cempoko, Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti ba’da isya. Persiapan pengajian Gus Miftah di Desa Ngagel, Dukuhseti Agenda tersebut diadakan oleh Ranting NU Desa Ngagel bersama dengan Banom-Banom NU […]

  • PCNU-PATI

    MA Walisongo Pecangaan Bekali Siswa Wawasan Studi Lanjut

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara membekali peserta didik kelas XII dengan wawasan studi lanjut dan jenjang karir yang berlangsung di Laboratorium Multimedia, Ahad (21/1). Hadir dalam kegiatan Kepala MA Walisongo Ainun Najib, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo Adib Khoiruz Zaman, dan narasumber alumnus UGM Achmad Widiatmoko. Juga 37 peserta didik jurusan IPA […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murâd al-ilâhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

expand_less