Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
Para tokoh dari berbagai Ormas tandatangani pernyataa sikap atas protes yang dilakukan forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) untuk penutupan lokalisasi dan karaoke

PATI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bersama sejumlah ormas keagamaan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberantas tempat-tempat lokalisasi dan karaoke ilegal di Bumi Mina Tani. Dukungan tersebut dituangkan dalam bentuk pernyataan sikap yang dilakukan di kantor MUI, Rabu (20/10) siang.

Pernyataan sikap ini dilakukan menyusul adanya protes yang dilakukan oleh forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Pati terkait penutupan tempat-tempat tersebut. Mereka berdalih, terdapat sejumlah pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Pemkab Pati dalam melakukan upaya penutupan lokalisasi di Pati.

Pernyataan sikap tersebut memuat sejumlah poin, yang dibacakan oleh Ketua Forum Organisasi Sosial Keagamaan Pati, Abdul Mujib. Salah satu poin yang disampaikan adalah, memberikan apresiasi kepada Pemkab Pati yang telah menutup tempat-tempat tersebut. Menurutnya, tindakan Pemkab menutup LI serta pemadaman di beberapa titik karaoke adalah tindakan tepat. 

“Kemudian kami setelah membaca pertanyaan itu, kami bersam ormas islam dan tokoh lintas agama Kabupaten Pati hari ini mengadakan deklarasikan untuk menolak, menyanggah pernyataan mereka. Karena dasar kami apa yang dilakukan pemerintah sudah benar,” ungkap Abdul Mujib ketua Forum Organisasi Sosial Keagamaan Pati sekaligus Ketua MUI Pati kepada awak media. 

Ia pun mengatakan, keberadaan forum yang menolak dan menuding Pemkab Pati melanggar HAM merupakan forum yang ilegal. Ia menyebutkan, dari 49 karaoke di Pati, hanya 9 yang legal. Itupun menurut Mujib berizin sebagai fasilitas hotel. 

“Semua ilegal. Kami dari masyarakat muslim, Ormas NU, Muhammadiyah, FKUB dan MUI, meminta kepada pemerintah untuk segara ditutup. Karena usaha pemerintah selalu gagal karena perlawanan mereka,” tegasnya.(aziz/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengadakan Apel dan Kirab pada Sabtu (22/10/2022). Untuk menambah gairah semangat dalam mengikuti kirab, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama +(IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati mengadakan Lomba Kreasi Pelajar. Peserta berasal dari Pimpinan Anak Cabang […]

  • Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

       Pemyerahan reward secara simbolis kepada peserta didik MA Salafiyah Kajen yang berprestasi PATI- Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati mengawali kegiatan  semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dengan memberikan reward kepada para peserta didik yang berprestasi dengan di dampingi orang tuanya masing-masing. Acara diselenggarakan di halaman madrasah pada, Senin (3/01). Dalam acara tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

  • PCNU-PATI

    Tetes Darah Perjuangan dalam Buku Laskar Ulama-Santri

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Salah satu aspek penting dari Nahdlatul Ulama yang wajib diketahui adalah sejarah perjuangan ulama-santrinya. Bukan sejarah arus utama yang kerap dibenturkan kepentingan kelompok tertentu; bukan pula yang ditulis para generasi nasionalis, yang menonjolkan figur utama sejarah sehingga detail sejarah dan tokoh-tokoh lain yang perannya sangat besar nihil disebutkan. Tulisan ini mencoba menerangkan sisi lain sejarah […]

  • Fatayat NU Gunungwungkal Adakan Vaksinasi Covid

    Fatayat NU Gunungwungkal Adakan Vaksinasi Covid

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Beberapa elemen yang turut ambil bagian dalam kegiatan vaksinasi PAC Fatayat Nu Gunungwungkal usai pelaksanaan kegiatan tersebut. GUNUNGWUNGKAL – Gerakan vaksinasi Covid-19 sedang marak-maraknya dilakukan oleh pemerintah. PAC Fatayat NU Kecamatan Gunungwungkal tak mau ketinggalan untuk ambil peran dalam kegiatan ini.  Dengan menggandeng Dinas Kesehatan Gunungwungkal dan LKK NU Pati, pihak Fatayat NU menyelenggarakan vaksinasi […]

  • Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    PATI-Sabtu (11/7) menjadi hari bahagia bagi PCNU Pati. Pasalnya, bukan hanya para pengurus harian yang berjumpa dengan pengurus MWC-NU untuk pertama kali selama pandemi, namun pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 sampai 16.30 WIB. tersebut memiliki makna tersendiri. Penyerahan verkas secara simbolis oleh tim ad hoc advokasi kasus tanah Wahid Hasyim yang diwakili oleh sekretaris […]

expand_less