Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU – Pemkab Pati Mengadakan Sholat Istisqo’

NU – Pemkab Pati Mengadakan Sholat Istisqo’

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 403
  • comment 0 komentar

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati membuat krisis air di Bumi Mina Tani semakin parah. Kecamatan Pati yang selama ini jarang terkena imbas kekeringan, tahun ini juga terkena dampaknya. Kondisi ini membuat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan Pemerintah Kabupaten Pati bersama warga Pati  melakukan sholat Istisqo’ di alun-alun Pati,Senin (9/11/205) kemarin.
“Kami sangat prihatin dengan sebagian besar warga Pati telah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih, padahal air bersih adalah kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan keadaan yang seperti kami dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati dengan Pemerintah Kabupaten mengadakan sholat Istisqo’ perkawedanan, pertama yaitu Pati Kota yang bertempat di alun-alun, selanjutnya alun-alun Tayu, Alun-alun Kayen, Lapangan Sepak Bola Sleko dan yang terakhir alun-alun Juwana,”ujar Ali Munfaat, Ketua PCNU Pati.
Bertindak sebagai khotib KH M. Aniq Muhammadun (Rois syariah PCNU Pati) dan sebagai Imam KH. Abdul Mun’im Pengasuh PP Al- Ikhlas Pati Kota.
Pada hari ini, dibawah panasnya terik matahari, ketika datang peringatan Allah berupa kekeringan yang berkepanjangan, kita bersama berkumpul ditempat ini guna menunaikan sholat istisqo’, seluruh kita baik yang tua maupun yang muda,  laki-laki maupun perempuan, miskin maupun kaya, besar maupun kecil, dari kalangan pejabat ataupun rakyat bersimpuh dihadapan Alloh untuk mengikrarkan taubat kepada Allah dan memohon ampunan dan kasih sayang Nya. Marilah kita introspeksi diri atas segala amal perbuatan kita, marilah kita berhenti dari segala perbuatan dosa. Marilah kita buang kesombongan dan keangkuhan yang telah membuat kita abai dari perintah-perintah Allah. Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun dan Penyayang, jelas KH. M. Aniq Muhammadun dalam khotbahnya.
“Peserta salat istisqa sedikitnya ada 1000 an lebih terdiri dari warga  Kecamatan Pati Kota dari kepala desa dan perangkatnya, pemerintah daerah (pemda), warga NU dan badan otonomnya, serta anak-anak sekolah menengah atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) yang mengikuti salat istisqa. Mereka berharap agar musim penghujan segera tiba, sehingga kawasan Pati Kota tak lagi kekeringan.,” ujar Baharudin, Ketua Panitia Salat Istisqa dari LKK PCNU.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • PCNU-PATI Photo by Yuriy Vertikov

    Mengeja Abjad

    • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Aktivitas saya setelah maghrib kembali belajar bersama anak-anak lagi. Setelah liburan akhir semester usai, kini mereka silih berganti berdatangan untuk belajar bersama. Tak hanya yang telah rutin, kini bertambah satu anak. Baru saja ia menginjak kelas 1 MI. Datang untuk belajar mengerjakan tugas-tugas dan soal-soal dalam buku pelajaran. Saya kira awalnya […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • Dibuka Jokowi, Puluhan Ribu Warga NU Ikuti Jalan Sehat di Solo

    Dibuka Jokowi, Puluhan Ribu Warga NU Ikuti Jalan Sehat di Solo

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. SOLO – Puluhan Ribu warga Nahdlatul Ulama ikuti jalan sehat Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat Nasional 2023 di Surakarta. Kegiatan itu juga merupakan rangkaian acara menuju 1 Abad NU. Jalan sehat itu dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di depan Pura Mangkunegaran, Minggu (22/1/2023), pada pukul 06.00 WIB.  Kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah […]

  • PCNU-PATI

    Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 812
    • 0Komentar

    KELAHIRAN KH. Aniq Muhammadun atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Aniq lahir pada 30 Desember 1952 di Pondohan, Tayu, Pati. Beliau merupakan putra ketujuh dari sepuluh bersaudar, dari pasangan KH. Muhammadun dengan Nyai Nafisatun. KELUARGA KH. Aniq Muhammadun melepas masa lajangya dengan menikahi Nyai Hj. Salamah (Sarang) pada sekitar tahun 1982. PENDIDIKAN KH. Aniq […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.360
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

expand_less