Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

NU Pati Gelar Rapat Pleno, Tekankan Kinerja Lembaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 210
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pleno I dengan tema “Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah untuk Ummat”. Kegiatan itu bertempat di Aula SMKNU Pati, Ahad (13/7/2025).

Rapat pleno ini dihadiri oleh pengurus PCNU Pati, ketua dan sekretaris Lembaga serta Badan Otonom (Banom), hingga para ketua Majelis Wakil Cabang (MWC).

Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, H. Yusuf Hasyim, mengatakan bahwa rapat pleno ini bertujuan untuk mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan lembaga selama 6 bulan terakhir. Hasil evaluasi ini akan digunakan untuk memperbaiki tata kelola jam’iyyah dan meningkatkan kinerja di lingkup PCNU Pati.

“Selama enam bulan ini, kita telah melaksanakan beberapa program yang telah direncanakan. Namun, ada beberapa kendala yang perlu kita evaluasi dan perbaiki,” kata H. Yusuf Hasyim.

Ia menegaskan, jika ada anggota lembaga yang tidak aktif selama enam bulan terakhir ini, maka pihaknya akan melakukan pergantian. Hal itu agar Lembaga dapat berjalan sebagai mana mestinya.

Sementara Rois Syuriah PCNU Pati, KH. Minanurrohman, pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya NU dalam menjaga dan mempertahankan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

“NU didirikan untuk mempertahankan dan mengembangkan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Kita harus menjaga ketertiban dan kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk,” kata KH. Minanurrohman.

Kiai Minanurrohman juga menyebutkan beberapa prioritas PCNU Pati, antara lain menjaga pilar persatuan Indonesia, mengembangkan sumber daya manusia, mengelola ekonomi melalui Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan melakukan kontrol sosial.

“Kalau ada kemungkaran, rubahlah dengan kekuasaanmu. Jika tidak memiliki kekuasaan, rubahlah dengan lisanmu. Jika itu diterima, maka itu menjadi amal kita. Namun, jika ditolak, kita telah menggugurkan kewajiban,” pungkas dia. (Angga/Ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Moen Berpulang, Ribuan Santri Padati Sarang

    Mbah Moen Berpulang, Ribuan Santri Padati Sarang

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    REMBANG-Seharian ini, media sosial dipenuhi dengan berita wafatnya KH. maumun Zubair, Selasa (6/8) pagi waktu Arab Saudi. Berita menggemparkan ini sontak mewarnai dunia maya. Ribuan santri padati Ponpes Al Anwar Sarang untuk doakan Mbah Moen KH. Maimun Zubair atau Mbah Moen adalah sosok ulama kharismatik yang dimiliki Indonesia. Wafatnya kiai asal Sarang, Rembang ini tentu […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • Roman Terpendam Marah Rusli

    Roman Terpendam Marah Rusli

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

     Apakah ada yang kekal di dunia ini? nyawa dengan badan saja, yang sedemikian rapat hubungannya, pada suatu ketika akan berpisah juga, seperti dua benda yang tak pernah terhubung.(hal 25).  Gaya bercerita marah rusli dalam novel ini begitu mempesona, teks – teks yang lahir dari hal – hal biasa di tangannya mengalir terasa begitu ajaib, ringan, […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

  • NU Memang Asyik

    NU Memang Asyik

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Aku, sama sekali tidak pernah mengetahui kapan aku secara resmi menjadi warga NU. Yang jelas konon aku dilahirkan di satu kampung yang masyarakatnya kuat memegang tradisi ke-Nu-anya, walaupun mereka sendiri tidak tahu tentang apa itu NU secara pasti. NU diterima karena warisan leluhur mereka. Ayah, ibu, kakek, buyut dan semua keluargaku juga tidak begitu paham […]

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

expand_less