Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Syafii Pahlevi

Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu.

Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan berkesenian dan berkebudayaan itu mengharuskan para pegiat seni-budaya, khususnya para pegiat Lesbumi, untuk membuka diri dan membangun koneksitas dengan para steakholder.  Pelibatan pihak steakholder ini bukan semata-mata untuk membantu memberikan pendanaan, tapi lebih dari itu adalah sebagai pihak yang menjadi bagian dari tim penggerak motivasi dan edukasi bagi pengembangan program seni-budaya.

Untuk menjadi pegiat seni-budaya yang dipandang kredibel dan dipercaya untuk bekerjasama dengan steakholder, tentu mensyaratkan adanya private value (nilai diri) yang menunjang kekuatan kapasitas personal. Setiap pegiat Lesbumi harus membangun branding personal yang baik untuk bisa merangkai jejaring dengan berbagai pihak, utamanya mereka yang concern terhadap aktivitas berkesenian dan berkebudayaan.

Keberanian untuk merancang setiap gagasan harus pula disertai keyakinan dan keberanian untuk mengeksekusi gagasan tersebut. Sebagai contoh, kita memiliki gagasan menyelenggarakan suatu event seni-budaya maka kita harus berani membangun komunikasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kekuatan pengaruh dan kekuatan sumber daya. Pihak-pihak tersebut bisa dari kalangan pelaku usaha, pemerintah, ormas, institusi pendidikan, dan lain-lain.

Selanjutnya kita juga harus bisa membuktikan diri sebagai pihak yang layak dipercaya untuk diajak bekerjasama. Karena itu setiap kita telah menyelenggarakan kerjasama perhelatan seni-budaya kita harus sesegera mungkin membuat catatan evaluasi, baik itu dari segi ketidaksempurnaan penyelenggaraan maupun sisi positifnya. Harus pula membuat laporan pertanggungjawaban jika  pihak yang kita ajak kerjasama adalah pemerintah. Termasuk penting juga membuat surat ucapan terima kasih kepada para pihak yang turut menunjang kegiatan kita.

Sederhananya, kesemua itu meniscayakan adanya manajemen yang baik dalam pengelolaan organisasi seni-budaya semacam Lesbumi. Pendek kata, para pegiat Lesbumi perlu membuat tahapan-tahapan proses capacity building untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Lesbumi adalah organisasi yang kredibel dan sangat kompeten di bidangnya. Tahapan proses itu antara lain :

  1. Membangun branding personal yang baik sehingga dipandang pihak lain sebagai orang yang memiliki nilai kepemimpinan karismatik.
  2. Merangkai jejaring untuk membangun koneksitas dan sinergitas dengan para steakholder maupun masyarakat pendukung gerakan kebudayaan.
  3. Meramu gagasan yang memiliki nilai jual dan sekaligus memiliki spirit sosial.
  4. Merancang model aktualisasi gagasan tersebut, termasuk menyiapkan upaya-upaya alternatifnya.
  5. Membangun networking atau pengorganisasian yang memiliki soliditas yang tinggi.
  6. Jangan berhenti untuk selalu mencoba dan membaca peluang.

Demikian sekilas pemikiran yang bisa kita diskusikan bersama dalam upaya mengembangkan dan memajukan program berkesenian dan berkebudayaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Wakil Ketua Lesbumi PWNU Jawa Tengah

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Fatayat-Muslimat NU Dukuhseti Bikin Gebrakan, Libatkan 1400 Anggota

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id DUKUHSETI – Ribuan ibu-ibu berkostum hijau merubung Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Aydrus Jumat (3/2) pagi. Mereka adalah para anggota PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Dukuhseti.  Agenda tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Muslimat NU ke-77 dan Fatayat NU ke-73 yang dihelat di Ranting Desa Wedusan.  Bukan hanya sholawat bersama Habib Muhsin dan Hadroh […]

  • Lazisnu PCNU Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Kecamatan Winong

    Lazisnu PCNU Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Kecamatan Winong

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Pati telah menutup open donasi untuk korban puting beliung di Kecamatan Winong. Diketahui, wilayah Kecamatan Winong, khusunya di Desa Danyangmulyo hingga Pekalongan, diterjang puting beliung pada 28 Desember 2024 lalu. Puluhan rumah mengalami kerusakan akibat kejadian ini. Adapun donasi dari warga Nahdhiyin yang […]

  • PCNU-PATI

    Yuk Berdonasi Korban Angin Puting Beliung

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Tayu kembali berduka, bencana puting beliung kembali menerpa di beberapa wilayah di Kecamatan Tayu pada Rabu (30/11) Pukul 12.15 WIB. Bencana puting beliung menyebabkan banyak pohon tumbang, rumah rumah rusak dan terputusnya aliran listrik sehingga banyak warga yang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri agar tidak terkena reruntuhan. Sekitar Pukul 12.15 WIB awan mulai terlihat […]

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • PCNU-PATI

    Fikih Kebencanaan Prespektif NU

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Karena dalam kehidupan dunia, rahmat Allah terbagi menjadi dua: rahmat umum dan rahmat khusus. Rahmat yang sifatnya umum diberikan oleh Allah di dunia ini tidak hanya kepada orang-orang yang mukmin, namun juga diberikan kepada siapa pun. Semua manusia, mukmin atau pun kafir, orang yang taat maupun pelaku maksiat, di dunia semuanya mendapatkan rahmat Allah yang […]

  • Ilustrasi Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam - PCNU PATI, Photo by Thirdman on Pexels

    Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah.  Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya […]

expand_less