Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Syafii Pahlevi

Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu.

Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan berkesenian dan berkebudayaan itu mengharuskan para pegiat seni-budaya, khususnya para pegiat Lesbumi, untuk membuka diri dan membangun koneksitas dengan para steakholder.  Pelibatan pihak steakholder ini bukan semata-mata untuk membantu memberikan pendanaan, tapi lebih dari itu adalah sebagai pihak yang menjadi bagian dari tim penggerak motivasi dan edukasi bagi pengembangan program seni-budaya.

Untuk menjadi pegiat seni-budaya yang dipandang kredibel dan dipercaya untuk bekerjasama dengan steakholder, tentu mensyaratkan adanya private value (nilai diri) yang menunjang kekuatan kapasitas personal. Setiap pegiat Lesbumi harus membangun branding personal yang baik untuk bisa merangkai jejaring dengan berbagai pihak, utamanya mereka yang concern terhadap aktivitas berkesenian dan berkebudayaan.

Keberanian untuk merancang setiap gagasan harus pula disertai keyakinan dan keberanian untuk mengeksekusi gagasan tersebut. Sebagai contoh, kita memiliki gagasan menyelenggarakan suatu event seni-budaya maka kita harus berani membangun komunikasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kekuatan pengaruh dan kekuatan sumber daya. Pihak-pihak tersebut bisa dari kalangan pelaku usaha, pemerintah, ormas, institusi pendidikan, dan lain-lain.

Selanjutnya kita juga harus bisa membuktikan diri sebagai pihak yang layak dipercaya untuk diajak bekerjasama. Karena itu setiap kita telah menyelenggarakan kerjasama perhelatan seni-budaya kita harus sesegera mungkin membuat catatan evaluasi, baik itu dari segi ketidaksempurnaan penyelenggaraan maupun sisi positifnya. Harus pula membuat laporan pertanggungjawaban jika  pihak yang kita ajak kerjasama adalah pemerintah. Termasuk penting juga membuat surat ucapan terima kasih kepada para pihak yang turut menunjang kegiatan kita.

Sederhananya, kesemua itu meniscayakan adanya manajemen yang baik dalam pengelolaan organisasi seni-budaya semacam Lesbumi. Pendek kata, para pegiat Lesbumi perlu membuat tahapan-tahapan proses capacity building untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Lesbumi adalah organisasi yang kredibel dan sangat kompeten di bidangnya. Tahapan proses itu antara lain :

  1. Membangun branding personal yang baik sehingga dipandang pihak lain sebagai orang yang memiliki nilai kepemimpinan karismatik.
  2. Merangkai jejaring untuk membangun koneksitas dan sinergitas dengan para steakholder maupun masyarakat pendukung gerakan kebudayaan.
  3. Meramu gagasan yang memiliki nilai jual dan sekaligus memiliki spirit sosial.
  4. Merancang model aktualisasi gagasan tersebut, termasuk menyiapkan upaya-upaya alternatifnya.
  5. Membangun networking atau pengorganisasian yang memiliki soliditas yang tinggi.
  6. Jangan berhenti untuk selalu mencoba dan membaca peluang.

Demikian sekilas pemikiran yang bisa kita diskusikan bersama dalam upaya mengembangkan dan memajukan program berkesenian dan berkebudayaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Wakil Ketua Lesbumi PWNU Jawa Tengah

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Komisi IPNU/IPPNU, Peserta : Semoga Berdampak Sampai Bawah

    Sidang Komisi IPNU/IPPNU, Peserta : Semoga Berdampak Sampai Bawah

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Ketua IPNU, Moh Salman (kiri) dan Ketua IPPNU, Sulistiani (berkaca mata) saat memantau jalannya sidang komisi PATI-Sidang Komisi yang merupakan rangkaian Konfercab PC IPNU/IPPNU Pati telah dilaksanakan Minggu (18/7) kemarin. Berpusat di aula lantai tiga gedung PCNU Pati, sidang tersebut dilaksanakan secara virtual.  Sidang yang dihadiri oleh seluruh pengurus IPNU dan IPPNU dari berbagai […]

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

  • LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, adakan temu penulis dan sastrawan terpilih, serta memberikan penghargaan kepada sejumlah media massa. Kegiatan bertema “Bahagia dalam berliterasi” itu digelar selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 September 2023 di Hotel Muria, Kota Semarang. Panitia kegiatan, Hamidulloh Ibda, mengatakan, terdapat empat […]

  • Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

    Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Susur Sungai Silugonggo Desa Kedungpancing, Juwana oleh para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP Yogyakarta. Langkah ini merupakan babak awal Program Bina Desa KMPP Yogyakarta tahun 2021 PATI – Para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP (Keluarga Pelajar-Mahasiswa Pati) Yogyakarta kembali menggelar aksi sosial. Mengambil tema besar Bina Desa KMPP Yogyakarta Tahun 2021, dengan tajuk utama ‘Lentera […]

  • PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    PATI-Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru saja diselenggarakan Minggu (20/10) sore. Ir. H. Joko Widodo, beserta wakilnya, KH. Ma’ruf Amin resmi memimpin negeri ini lima tahun ke depan. Warga NU menyambut baik pelantikan tersebut. Banyak yang beranggapan bahwa pengangkatan K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wapres merupakan hadiah terbesar untuk Hari Santri Nasional. Pasalnya, kiai yang pernah […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.836
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sejumlah Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatrea Barat, pada Jumat, (5/12/25). Kegiatan ini berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai yang selanjutnya akan disalurkan kepada para penyintas. Aksi penggalangan bantuan […]

expand_less