Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
img-20211111-wa0027-1081649
H. Suwarno (tengah), Pengawas Madrasah tengah mensimulasikan penggunaan media elektronik, smartphone untuk menunjang media pembelajaran didampingi moderator, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan pemateri kedua, Suroningsih. 

GEMBONG – KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati yang melaksanakan tugasnya di MI Hidayatul Islam (MHI) Gembomg kembali melakukan gebrakan. Bertempag di Gedung MHI, Kamis (11/11) lalu, enam punggawa mahasiswa Stai Pati mengundang guru MI se-Kecamatan Gembong untuk mengikuti workshop terkait media pembelajaran. 

“Kami melaksanakan program ini selain untuk menjalankan program kerja juga melihat kondisi di lapangan,” tutur Sri Utami, salah satu anggota KKN. 

Menurutnya, media pembelajaran penting untuk disosialisasikan kepada para guru. Sebab, lanjut Utami, media yang menarik juga akan memberikan stimulasi kepada peserta didik untuk lebih giat belajar. 

Mengambil tema ‘Pengelolaan Media Pembelajaran Pada Tingkat MI dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa’, workshop yang dimoderatori ketua LTN NU Gembong, Maulana Luthfi Karim tersebut menghadirkan dua pemateri dari dua instansi berbeda. 

H. Suwarno, Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Pati, menjadi pemateri pertama, sementara pemateri kedua meruapakan dosen PG PIAUD Stai Pati, Suroningsih. Keduanya menyampaikan materi yang berbeda. 

Suwarno dalam pemaparannya mengedepankan pemberdayaan teknologi dalam KBM. Menurut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif MWC NU Gembong tersebut, smartphone sudah seperti jimat yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia di masa kini. 

“Kita jangan menghindari teknologi, tapi memanfaatkannya dengan bijak,” tutur dia. 

Lebih lanjut, ia mengutarakan tiga poin yang harus diperhatikan guru dan orang tua dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk media pembelajaran. 

“Anak-anak tidak bisa lepas HP, jadi tidak mungkin menyapih mereka dari HP, yang bisa kita lakukan adalah mengontrol,” imbuh dia. 

Suwarno melanjutkan, bahwa dalam mengontrol anak dalam menggunakan HP sebagai media pembelajaran ada dua langkah yang wajib diambil. Pertama, perhatian penuh terhadap pemakaian HP dan kedua, limitasi waktu. 

“Batasi anak, beri waktu untuk memakai HP, misal sehari dua jam, sisanya, merek tidak boleh pegang HP,” tuturnya. 

img-20211113-wa0009-1949930
Para mahasiswa KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati di MI Hidayatul Islam Gembong berpose bersama pemateri Suroninhsih dan moderator, Maulana Luthfi Karim 

Sementara Suroningsih, selain menekankan pada penggunaan teknologi, ia memberikan alternatif media pembelajaran yang lebih terjangkau bagi para guru. 

“Kita bisa menggunakan bahan-bahan bekas untuk membuat mini game, sehingga pembelajaran terasa menyenangkan,” ungkap dia, mantab. 

Ning, panggilan akrab wanita asal Wedarijaksa ini, mebegaskan bahwa media pembelajaran tak harus mahal. Menurutnya, yang terpenting adalah esensinya. 

“Yang penting visualnya menarik,” imbuh dia.

Pada penghujung pertemuan, ia mengajak para guru MI tersebut untuk praktik membuat minigame dari benda-benda bekas, seperti kardus, kertas warna, dan kotak sabun bekas. 

Suasana mendadak pecah ketika para guru ternyata sangat menikmati keseruan praktik pembuatan media pembelajaran dari bahan bekas. 

Menurut Sri Daningsih, salah satu peserta memgungkapkan antusiasmenya dihadapan pemateri dan peserta yang lain. Ia menilai, workshop media pembelajaran sangat bermanfaat untuk menunjang semangat belajar peserta didik.

“Sangat bermanfaat, dan tidak harus mahal,” tuturnya. 

Sementara itu, Amin, peserta lainnya memandang pemgelolaan media pembelajaran juga dapat menjadi sarana untuk menyajikan materi pelajaran dengan cara yang lebih humanis dan menyenangkan.

“Pembelajaran bisa semenyenangkan ini. Saya yakin murid-murid akan suka,” terang dia.(lut/ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    NU Jangan Hanya Bicara Potensi

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KH Lukman Hakim Syaifuddin, selaku Menteri Agama dalam Silaturrahim NU se-Dunia di Hotel Taisir Mekah (Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H./8 Agustus 2019) menyatakan, membicarakan NU jangan hanya potensi. Semua pihak sudah paham bahwa potensi NU di semua bidang sangat besar. Diamnya NU sudah merupakan potensi. Namun potensi saja tidak cukup. Potensi besar NU harus digerakkan […]

  • Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    Mengoptimalkan Peran NU Untuk Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Penduduk Indonesia mayoritas memeluk agama Islam dan masih banyak yang berfikiran bahwa masalah sosial adalah kehendak Tuhan atau dalam bahasa agamanya disebut taqdir. Kita tidak bisa menghindari istilah taqdir karena istilah tersebut sudah popular di kalangan umat Islam. Jika ada masalah muncul yang sulit untuk diatasi, maka itu kehendak Tuhan atau taqdir. Jadi, peran Tuhan […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Rangkaian Harlah PC Fatayat NU Pati

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Fatayat NU Pati mengadakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-73, Ahad (02/07). Acara ini diikuti oleh delegasi seluruh PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati ini, diantaranya ada lomba senam gesit, lomba administrasi, dan pemilihan duta Fatayat Pati tahun 2023. Asmonah selaku ketua PC Fatayat […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

  • Demo Kasus Sengketa Tanah dan Kantor MWC.NU Wedarijaksa

    Demo Kasus Sengketa Tanah dan Kantor MWC.NU Wedarijaksa

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Beberapa minggu yang lalu, sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Penyelamatan Pati melakukan unjuk rasa di depan kantor Bank Jateng Cabang Pati dan dilanjutkan di Pengadilan Negeri. Mereka menuntut  kepada pihak Bank Jateng untuk mengembalikan sertifikat tanah MWC.NU Wedarijaksa yang dijadikan agunan hutang oleh Sdr. Romli. Sebagaimana keterangan dari pengurus MWC.NU Wedarijaksa bahwa pada […]

  • Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Luthfi Karim* Foto : NU Online Craig Considine, pendeta Nasrani berkebangsaan Amerika sempat berprasangka negatif terhadap islam. Bagaimanapun, citra islam terbentuk dari media massa yang menggiring opini publik untuk melakukan penilaian sepihak, terorisme. Di barat, kecenderungan islamophobia telah berhasil mengintegrasi atau setidaknya menyejajarkan antara islam dengan ISIS, islam dengan Bin Leiden, dan […]

expand_less