Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
  • visibility 334
  • comment 0 komentar
img-20211111-wa0027-1081649
H. Suwarno (tengah), Pengawas Madrasah tengah mensimulasikan penggunaan media elektronik, smartphone untuk menunjang media pembelajaran didampingi moderator, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan pemateri kedua, Suroningsih. 

GEMBONG – KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati yang melaksanakan tugasnya di MI Hidayatul Islam (MHI) Gembomg kembali melakukan gebrakan. Bertempag di Gedung MHI, Kamis (11/11) lalu, enam punggawa mahasiswa Stai Pati mengundang guru MI se-Kecamatan Gembong untuk mengikuti workshop terkait media pembelajaran. 

“Kami melaksanakan program ini selain untuk menjalankan program kerja juga melihat kondisi di lapangan,” tutur Sri Utami, salah satu anggota KKN. 

Menurutnya, media pembelajaran penting untuk disosialisasikan kepada para guru. Sebab, lanjut Utami, media yang menarik juga akan memberikan stimulasi kepada peserta didik untuk lebih giat belajar. 

Mengambil tema ‘Pengelolaan Media Pembelajaran Pada Tingkat MI dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa’, workshop yang dimoderatori ketua LTN NU Gembong, Maulana Luthfi Karim tersebut menghadirkan dua pemateri dari dua instansi berbeda. 

H. Suwarno, Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Pati, menjadi pemateri pertama, sementara pemateri kedua meruapakan dosen PG PIAUD Stai Pati, Suroningsih. Keduanya menyampaikan materi yang berbeda. 

Suwarno dalam pemaparannya mengedepankan pemberdayaan teknologi dalam KBM. Menurut pria yang juga menjabat sebagai ketua LP Ma’arif MWC NU Gembong tersebut, smartphone sudah seperti jimat yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia di masa kini. 

“Kita jangan menghindari teknologi, tapi memanfaatkannya dengan bijak,” tutur dia. 

Lebih lanjut, ia mengutarakan tiga poin yang harus diperhatikan guru dan orang tua dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk media pembelajaran. 

“Anak-anak tidak bisa lepas HP, jadi tidak mungkin menyapih mereka dari HP, yang bisa kita lakukan adalah mengontrol,” imbuh dia. 

Suwarno melanjutkan, bahwa dalam mengontrol anak dalam menggunakan HP sebagai media pembelajaran ada dua langkah yang wajib diambil. Pertama, perhatian penuh terhadap pemakaian HP dan kedua, limitasi waktu. 

“Batasi anak, beri waktu untuk memakai HP, misal sehari dua jam, sisanya, merek tidak boleh pegang HP,” tuturnya. 

img-20211113-wa0009-1949930
Para mahasiswa KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati di MI Hidayatul Islam Gembong berpose bersama pemateri Suroninhsih dan moderator, Maulana Luthfi Karim 

Sementara Suroningsih, selain menekankan pada penggunaan teknologi, ia memberikan alternatif media pembelajaran yang lebih terjangkau bagi para guru. 

“Kita bisa menggunakan bahan-bahan bekas untuk membuat mini game, sehingga pembelajaran terasa menyenangkan,” ungkap dia, mantab. 

Ning, panggilan akrab wanita asal Wedarijaksa ini, mebegaskan bahwa media pembelajaran tak harus mahal. Menurutnya, yang terpenting adalah esensinya. 

“Yang penting visualnya menarik,” imbuh dia.

Pada penghujung pertemuan, ia mengajak para guru MI tersebut untuk praktik membuat minigame dari benda-benda bekas, seperti kardus, kertas warna, dan kotak sabun bekas. 

Suasana mendadak pecah ketika para guru ternyata sangat menikmati keseruan praktik pembuatan media pembelajaran dari bahan bekas. 

Menurut Sri Daningsih, salah satu peserta memgungkapkan antusiasmenya dihadapan pemateri dan peserta yang lain. Ia menilai, workshop media pembelajaran sangat bermanfaat untuk menunjang semangat belajar peserta didik.

“Sangat bermanfaat, dan tidak harus mahal,” tuturnya. 

Sementara itu, Amin, peserta lainnya memandang pemgelolaan media pembelajaran juga dapat menjadi sarana untuk menyajikan materi pelajaran dengan cara yang lebih humanis dan menyenangkan.

“Pembelajaran bisa semenyenangkan ini. Saya yakin murid-murid akan suka,” terang dia.(lut/ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • brown wooden chess piece on brown book

    Satu Banding Dua

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dalam kajian ushul fiqh ada bab naskh (revisi atau amandemen hukum). Naskh adalah menghilangkan hukum lama dengan hukum baru dengan dasar dalil. Naskh hanya ada pada era Nabi. Pasca Nabi tidak lagi ada naskh, namun jika hukum tidak berlaku itu karena konteks yang belum mendukung. Sebab naskh ini adalah karena hukum […]

  • Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Pencegahan penyebaran virus covid-19 di kalangan pesantren dan  menyiapkan new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, RMI PCNU Kabupaten Pati melaksanakan sosialisasi yang akan dilaksanakan diseluruh kecamatan Se-kabupaten Pati. RMI PCNU Pati bersama pengurus PCNU Pati, Team Satgas Covid-19 PCNU Pati melakukan Sosialisasi New Normal yang kemarin dilaksanakan (Senin, 29/06/2020)  di Ponpes […]

  • SMP Eyzzul Moslem Tanamkan Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Kegiatan di Barak Militer Bantir, Sumowono

    SMP Eyzzul Moslem Tanamkan Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Kegiatan di Barak Militer Bantir, Sumowono

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.002
    • 0Komentar

    ‎ ‎Sumowono – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Eyzzul Moslem Temanggung melaksanakan kegiatan Pendidikan Karakter dan Bela Negara yang bertempat di Barak Militer Bantir, Kecamatan Sumowono, pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP Eyzzul Moslem dengan penuh semangat, antusiasme, dan kedisiplinan tinggi. ‎ ‎SMP Eyzzul Moslem merupakan salah satu lembaga pendidikan […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

  • NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Potongam video pernyataan sikap PCNU Pati dan Banom-Banomnya dalam usaha penutupan bisnis prostitusi di Kabupaten ini.  PATI – Masih hangat dibicarakan berita soal deklarasi penutupan bisnis-bisnis prostitusi yang ada di kabupaten Pati oleh Bupati Haryanto. Pernyataan yang dilaksanakan Rabu (18/8) itu disaksikan oleh banyak pihak, salah satunya adalah NU.  Di kesempatan lain setelah deklarasi tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda.  Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental […]

expand_less