Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Macet

Macet

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
  • visibility 225
  • comment 0 komentar

Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat.

Perjalanan kami sangat melelahkan. Bukan sebab jarak yang kami tempuh, melainkan jalanan makin padat, makin merayap. Tak ada yang mau bersabar, semua ingin didahulukan, semua ingin menjadi yang terdepan. Saya hanya menggerutu dalam hati, jengkel, mangkel, dan seperangkatnya. Toh meskipun begitu kondisi macet tak dapat dirubah. Sebab sudah menjadi fitrah.

Seperti halnya kemarin malam, saya melihat salah satu dialog di televisi negeri dan swasta. Para tokoh dihadirkan, para pakar dimintai komentar, terkait kondisi ke mancetan di ruas ruas jalan kota besar, bahkan tak menuntut kemungkinan akan merambah ke kota kota kecil seperti kabupaten berlanjut ke kecamatan. Para ahli saling beradu alibi, para pakar saling membenarkan komentar. Semua tampak pintar meski tanpa solusi yang keluar.

Jadi, orang seperti saya, yang tak terlalu paham dengan bahasa njlimet dan dengan penuh basa basi berbusa. Sering kali gagal paham tentang para pakar yang memuncul ide perihal mengatasi kemacetan, ada yang bilang pemberlakuan ganjil dan genap, ada pengusaha berujar dengan penambahan jalan, salah satunya jalan tol. Maka kemacetan akan sedikit terurai dan lain bla bla.

Saya yang melihat dan mendengarkan debat kuda dan kusirnya jadi bingung sendiri, mereka sibuk membahas mengatasi soal kemacetan akan tetapi mereka melupa tak membatasi perusahaan pembuat montor dan mobil untuk membatasi produksinya disetiap tahunnya. Lha wong jalan itu tak berkembang dan bertambah di setiap tahunnya, kenapa malahan di bahas. Ironis.

Perihal soal kemacetan di ruas ruas jalan. Apabila di diskusikan saja tentu tak akan menemukan sebuah solusi. Akan tetapi harus berani mengambil sebuah tidakan cepat oleh pemerintah, tentang pembatasan pembelian montor atau mobil pribadi. Jangan sampai 20 tahun yang akan datang ladang-ladang kita akan berubah menjadi jalan-jalan tol yang tak berujung. ( Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi.. Photo by Rod Long on Usnplash.

    Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Di era saat ini, tempat paling tepat untuk melakukan diskusi dan kongkow adalah warung kopi. Kenapa harus warung kopi? Menurut hemat penulis, warung kopi sekarang ini sudah menjadi tempat terbaik bagi kalangan mahaiswa untuk tempat diskusi dan mengerjakan sebuah tugas.  Selain itu, banyak dari mahasiswa yang menghabiskan waktunya di warung kopi hanya sekedar untuk diskusi. […]

  • Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

     Oleh : M. Dani Habibi* Kita tentu sudah mengetahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi lahan subur bagi para penggerak Islam baik yang bersifat tradisonal, modern atau fundamental.  Setiap gerakan Islam, pastinya punya ciri khas masing-masing. Mulai dari yang bercorak tradisionalis seperti menjaga tradisi leluhur […]

  • Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.908
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Sujud secara semantik bermakna ketundukan mutlak, kepatuhan dan merendahkan diri baik secara jasadi mau pun ruhani. Bila Islam dimaknai penyerahan mutlak kepada Allah, maka sujud adalah manifestasi puncaknya. Bila Islam dimaknai kedamaian, maka sujud adalah bentuk paling sempurna untuk meraihnya. Ini diungkapkan Anis Sholeh Ba’asyin sebagai simpul penjelasannya dalam Suluk Maleman bertajuk “Sujud, Semesta […]

  • KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Nashiruddin (kanan) memberikan doorprize kepada salah satu peserta kegiatan sosial KAAP Sedulur Pati Fondation TAYU – Ramadhan didepan mata. Di berbagai daerah, ummat islam menyambut bulan suci ini dengan sukacita. Beragam acara dilakukan demi menggelar karpet merah untuk Ramadhan.  Salah satunya, dilakukan oleh KAAP Sedulur Pati Fondation yang bekerjasama dengan Pemkab Pati dan Pemdes Purworejo. […]

  • Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    Bicara Pilpres 2024, Ini Kata Syuriyah NU

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Rapat Koordinasi (Rakor) PCNU Kabupaten Pati bersama Lembaga Banom dan MWCNU se-Kabupaten Pati berhasil digelar, Ahad (17/9) siang. Rakor tersebut merupakan amanat rekomendasi pada saat Konferensi PCNU beberapa tahun lalu. Sedikitnya, setiap tiga bulan PCNU Pati melaksanakan Rakor untuk membahas permadalahan jama’ah dan jam’iyyah. “Koordinasi bulan ini, dijalankan setidaknya sampai Desember, setelah itu […]

  • NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Penyaluran Bantuan untuk korban Semeru secara simbolis diserahkan oleh ketua PC Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman (pegang kardus, kanan) kepada pengurus PCNU Lumajang LUMAJANG – Bantuan untuk Semeru masih terus berdatangan. Kali ini datang dari NU Kabupaten Pati Jawa Tengah yang membawa satu Truck bantuan pada Jum’at, (17/12) ke Posko utama NU Lumajang Peduli Gedung […]

expand_less