Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP. Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah mengapresiasi pola perekrutan Guru dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kendal. Hal itu disampaikan Wakil Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Senin (10/7/2023).

“Pola perekrutan berbasis kompetensi sangat bagus yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU Kendal. Hal sama juga dilakukan oleh bebebrapa cabang lain di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah,” kata dia.

Seperti diketahui, LP Ma’arif NU PCNU Kendal baru-baru ini melaksanakan seleksi kompetensi pada 80 calon guru dan pegawai. Hal itu dilakukan untuk menjamin kualitas pendidik dan mutu pendidikan agar mampu bersaing dengan sekolah negeri.

Kepada awak media, Ketua Seleksi Kompetensi Nur Mukidin mengatakan, ada 80 peserta yang mengikuti seleksi kompetensi ini. Itu terdiri dari 64 calon guru dan 16 calon karyawan. Para peserta harus menjalani beberapa tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, tes CAT, tes ke-NU-an, hingga tes wawancara. “Kalau peserta lolos, nanti akan mendapat SK resmi. Itu yang menentukan layak atau tidaknya mengajar di lingkungan Ma’arif Kendal,” jelasnya di SMK NU 02 Rowosari Kendal baru-baru ini.

Menurut Fakhrudin, hal itu harus terus dimaksimalkan, karena seleksi yang bagus dan menjamin mutu akan melahirkan pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas dan secara khusus memastikan bahwa semua guru Maarif adalah kader NU yang berpegang teguh pada paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Pola rekrutmen LP. Ma’arif di Jawa Tengah khususnya di LP Ma’arif NU PCNU Kendal patut dicontoh dan menjadi sistem dalam rekrutmen semua guru Ma’arif secara nasional. Hal itu untuk memastikan bahwa guru yang direkrut benar-benar memiliki komitmen mendidik dengan cara-cara moderat berhaluan Aswaja Annahdliyah,” ujar dia.

Sebagai informasi bahwa semua satuan pendidikan Ma’arif mulai dari tingkat dasar (SD/MI) sampai tingkat Atas (MA/SMA/SMK) berbadan hukum NU (BHP NU) tanpa terkecuali.

Oleh karena itu, pihaknya mewakili LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mendukung kegiatan perekrutan di semua sekolah dan madrasah di Jawa Tengah yang menguatakan kompetensi akidah Aswaja Annahdliyah, berbasis CAT, dan kompetensi. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Gabor Kozmon

    Ketika Ernest Hemingway “Berpuasa”

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Setiap tahun kaum muslim melakukan ibadah puasa wajib satu bulan penuh di bulan ramadhan. Bulan ramadhan memang bulan yang istimewa, bulan yang suasananya begitu berbeda. Kebersamaan dalam keluarga, kebersamaan dalam masyarakat begitu melekat. Misalnya, buka puasa bersama, tarawih bersama, dan sahur bersama. Dan, bulan puasa juga diawali dengan rame-rame hiruk-pikuk […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menulis Kegiatan Menyenangkan.. Photo by lilartsy on Unsplash.

    Menulis, Kegiatan mengasyikkan

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Saya sedang menjajaki dunia tulis menulis. Menulis kisah dan cerita yang  familiar terjadi disekitar kita. Meski terlihat lucu dan aneh. Namun tak apa, saya berusaha menuangkan apa yang terlintas dipikiran. Apa yang terdengar dan terlihat; supaya tak mengganjal dalam akal. Meskipun sederhana dan alakadarnya. Saya sangat menyadari karena memang tak ada basic disitu awalnya. Bisa […]

  • Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    KH.Abdul Ghoffar Rozien (Ketua Staimafa, Pati) mengatakan; “Meskipun KH. MA Sahal Mahfudh telah wafat, Kiai Sahal seolah-olah masih terasa menemani. Pemikiran dan ide-ide segar beliau masih terasa relevan untuk kondisi bangsa saat ini. Gagasan tentang fiqh sosial yang menjadi keahlian beliau merupakan kontribusi berharga bagi komunitas pesantren dan Umat Islam di negeri ini.” Pemikiran dan tindakan Kiai Sahal […]

  • Bagi-Bagi Masker oleh Pelajar NU Gembong Tuai Pujian

    Bagi-Bagi Masker oleh Pelajar NU Gembong Tuai Pujian

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Salah satu pengurus IPNU membagikan dan  memakaikan masker kepada pengendara yang lewat di Pasar Gembong GEMBONG-Para pelajar NU Kecamatan Gembong yang tergabung dalam organisasi IPNU dan IPPNU kembali membuat gebrakan. Kali ini, Rabu (22/4) dengan menggandeng Polsek dan Koramil Gembong, para pelajar tersebut membagi 1000 masker untuk menanggulangi covid 19. Program ini diinisiasi oleh PAC […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

expand_less