Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Love Is Stupid

Love Is Stupid

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

Oleh : Elin Khanin

Part : 5
Shanaya geleng-geleng mendengar cerita Nikhil. Ia kini tahu lelaki asal Banjarnegara ini adalah putra dari sahabat kental Ayahnya. Persahabatan yang membawa petaka bagi Shanaya—yang bahkan bisa bertindak konyol mengadakan pernikahan dalam sehari.

Sungguh di luar nalar. Dan yang paling tidak rasional menurut Shanaya adalah lelaki di hadapannya.

Shanaya juga takut membayangkan kehebohan para tetangganya. Bagaimana kalau mereka mengira putri Pak Kades menikah dadakan karena hamil duluan? Karena pada umumnya seperti itulah sabab musabab dihelatnya pernikahan super kilat dengan persiapan ala kadarnya.

Berita pernikahan itu juga kemungkinan besar sudah sampai ke telinga keluarga Juan. Sepanjang-panjang tali, tidak sepanjang mulut orang. Berita yang dari luar negeri saja bisa cepat melesat ke negara lain, apalagi rumahnya dan rumah Juan hanya beda kecamatan.

“You are stupid. Ough, aku nggak percaya pernah jadiin dia visual,” gumam Shanaya.

“Kenapa?”

“Kamu nanyea? Kamu bertanyea-tanyea? Sini aku kasih tahu yea. Kalau kamu masih cinta itu cewek, kenapa nggak berusaha dulu buat memperjuangkannya, hem? Kenapa dengan mudahnya putus asa lalu membuat keputusan bodoh ini? nambah masalah jadi rumit aja,” omel Shanaya.

Nggak dia, nggak Juan sama aja. Kenapa aku selalu dipertemukan lelaki cemen dan konyol? racau Shanaya dalam hati. Jika tidak ingat sedang jam berapa dan ada dimana, ingin rasanya ia berteriak kencang agar beban yang menindih hatinya sedikit berkurang.

“Kamu pikir aku nggak berusaha memperjuangkan dia? ini nggak semudah yang kamu bayangkan, Naya. Mereka adalah orang-orang ningrat yang menjunjung tinggi adat istiadat pernikahan sekufu.”

Shanaya mendecih. Entah kenapa ia merasa Nikhil jadi sok kenal dan sok dekat dengannya. Padahal baru beberapa jam yang lalu mereka bertemu, tapi Nikhil seolah sudah mengenalnya lama. Apa tadi? lelaki itu memanggilanya Naya?

“Belagu amat. Banyak noh artis-artis keturunan bangsawan yang nikahnya sama orang biasa. Cewek kamu aja tuh yang lebay. Cemen,” seloroh Shanaya sebal.

“Jangan ngatain dia, Naya. Kamu nggak kenal dia, ” sahut Nikhil tak terima.

Secara reflek, dua pasang mata itu saling membidik tajam. Shanaya mengalihkan pandangan setelah merasa tak nyaman disorot oleh Nikhil dengan ekspresi sebal.

“Iya deh. Terus gimana nih? Aku juga udah punya pacar. Gimana kalau dia tahu aku nikah diam-diam? Kami bahkan udah menjalin hubungan tujuh tahun dan berencana menikah.”

“Tujuh tahun?” Nikhil terhenyak dengan mata membesar. Tenyata ia tak ada apa-apanya dengan Shanaya.

“Iya! Sejak kami SMA.”

Shanaya menajamkan ucapannya. Kedua mata itu berkaca-kaca. Hatinya perih mengingat sikap sang Ayah yang selalu antipati dengan Juan, kekasihnya. Ia juga sedih dengan Juan yang tak berani maju memperjuangkan cintanya. Lalu sekarang, masa depan bersama Juan semakin terasa suram. Sesuram garasi RB saat malam menjelang. Tapi kemudian perkataan Nikhil bagai cahaya yang mampu mengubah kegelapan menuju jalan yang terang benderang.

“Kita buat kesepakatan bagaimana?” tanyanya setelah berdeham dua kali.

“Maksudmu?” Ekspresi Shanaya masih diliputi putus asa.

Nikhil menarik napas dan membenahi letak duduknya. “Begini, pernikahan ini bagai nasi yang sudah jadi bubur. Tapi tak menutup kemungkinan bubur pun bisa dirubah menjadi nasi lagi.”

“Kok bisa?”

“Bisa,” jawab Nikhil dengan ekspresi haqqul yakin.

“Bubur bisa dirubah menjadi nasi dengan cara meletakkan selembar roti tawar di atas permukaannya. Setelah didiamkan beberapa saat, si roti ini akan menyerap kandungan air berlebih pada butiran nasi, membuat teksturnya jadi lebih padat dan kering. Dari lembek seperti bubur, jadi pulen kembali selayaknya nasi normal,” lanjutnya bagai seorang chef yang sedang mendemonstrasikan eksperimennya. Sedang Shanaya seperti penonton yang exciting dengan temuan baru itu. Ia jadi tak sabar ingin membuktikan sendiri bahwa bubur bisa dirubah menjadi nasi lagi. Secara reflek mulut itu masih menganga denga

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

  • PTM Madrasah Tertunda Lagi

    PTM Madrasah Tertunda Lagi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

      Ilustrasi PTM di madrasah (sumber : NU Online) PATI – Keinginan Madrasah di Kabupaten Pati untuk kembali melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Pasalnya Bupati Pati Haryanto mengaku belum memberikan izin kepada madrasah yang ada di wilayahnya untuk menggelar uji coba atau simulasi (PTM).  Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Sound Horeg dan Marwah Takbir Keliling

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.287
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Sejak merantau di Semarang sekira 2008 silam, saya sudah tak terlalu aktif mengikuti perkembangan takbir keliling di Kabupaten Pati. Wajar ya, karena sudah tak menetap di sana. Saya amati, dalam satu dekade terakhir, tiap acara rakyat dipastikan ada horeg atau sound horeg (ada yang menulis sound horek). Entah itu acara […]

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

  • Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Anak Cabang Gembong menggelar PKD. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati turut menjalani pelatihan wajib tersebut. Pelaksanaan PKD kali ini, ditempatkan di lokasi yang tidak biasa. Ponpes Nurul Qur’an Jonggol, Sitiluhur Kecamatan Gembong sengaja dipilih untuk menggelar agenda sakral tersebut. “Tempatnya di lereng gunung, bisa dilihat, sehingga […]

expand_less