Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Library Corner IPMAFA Tingkatkan Kualitas Penulisan Via Workshop

Library Corner IPMAFA Tingkatkan Kualitas Penulisan Via Workshop

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Okt 2019
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Library Corner Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Workshop Academic Skill Writing pada Sabtu (12/10) dengan mengambil tema “Meningkatkan Skill Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah yang Berkualitas”. Acara yang digelar di Aula IPMAFA tersebut bertujuan membekali mahasiswa tingkat akhir supaya mampu meringkas skripsi menjadi artikel ilmiah yang baik dengan menghadirkan M. Sofyan Alnashr (Ketua LPPM IPMAFA) dan Nur Khoiriyah (Editor Jurnal Islamic Review) sebagai narasumber.

Para peserta workshop academic skill writing yang digagas oleh Library Corner Ipmafa 

Lebih dari 200 mahasiswa yang hadir mengikuti workshop antusias memperhatikan pemaparan dari kedua narasumber. Acara diawali dengan sambutan dari Rektor IPMAFA yang diwakili oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. A. Dimyati, M.Ag yang berpesan untuk terus meningkatkan kemampuan menulis ilmiah, “tulisan yang baik adalah yang ditulis, jadi tulis saja baru kemudian dibenahi sesuai kaidah ilmiah”.

Sofyan, narasumber pertama, mengawali workshop dengan menukil kalimat Imam Al-Ghazali untuk memotivasi peserta. “jika engkau bukan anak raja dan juga bukan anak ulama besar, maka menulislah”. Karena dengan menulis ide dan pemikiran itu akan kekal dan dikenal masyarakat. “Toer –penulis novel Bumi Manusia- mengungkapkan bahwa sepandai-pandainya orang, ia akan dilupakan asyarakat dan hilang dari sejarah jika tidak menulis”, imbuhnya.

Selanjutnya, dosen PGMI yang sekaligus pengurus LTN NU Pati ini menjelaskan standar penulisan artikel ilmiah. Menurutnya artikel ilmiah dibagi menjadi tiga bagian, yaitu awal, inti, dan akhir. Bagian awal berisi judul, penulis dan afiliasi, abstrak, dan kata kunci. Bagian inti yaitu pendahuluan (latar belakang, rumusan, dan tujuan), metode dan prosedur penelitian, serta hasil dan pembahasan. Sofyan menjelaskan, “bagian inti terutama hasil dan pembahasan merupakan bagian terpenting dengan porsi pembahasan paling besar. Penulis dapat mengemukakan pendapat sebebas-bebasnya dalam pembahasan, tentu dengan landasan teori yang dipakai”.

“selain teknis penulisan, yang wajib diperhatikan penulis ialah etika penulisan ilmiah. Penulis dilarang melakukan fabrikasi, falsifikasi, dan plagiasi karena itu pelanggaran akademik” terang pria asal Jepara ini. Ia menyoroti banyaknya kasus plagiasi yang justru dilakukan kalangan akademisi sendiri bahkan oleh seorang guru besar. Plagiasi, menurutnya, adalah pemerkosaan akademik karena memaksa ide, gagasan, dan pendapat orang lain untuk memuaskan nafsu akademik menjadikan ide oang lain sebagai pendapatnya.

Pada sesi kedua, Nur Khoiriyah mengajak seluruh peserta praktik menulis artikel ilmiah dengan mengikuti template yang disediakan panitia. “menulis harus dilakukan, maka sekarang saatnya untuk mengeluarkan alat tulis dan menuliskan ide dalam kertas yang tersedia”, pungkasnya. Peserta dipandu sejak mencari topik, judul, hingga membuat kerangka tulisan supaya bisa dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang utuh.

Tidak hanya itu, aktivis sosial dan gender ini juga mengadakan kuis berhadiah bagi siapa saja yang mengirimkan tulisannya ke email (surel). “tiga peserta tercepat dan terbaik yang mengirim ke email akan diberikan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi”, pungkasnya diiringi tepuk tangan riuh peserta. Kuis ini ditujukan untuk memotivasi peserta supaya lebih giat dalam menulis sekaligus output dari workshop ini.(sofyan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Bukan hanya PAC, Tambakromo Adakan Pelantikan 12 Ranting Serempak

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id TAMBAKROMO – PAC Fatayat NU Tambakromo menggelar agenda wajib, Pelantikan. Bukan hanya Anak Cabang, 12 Pimpinan Ranting Fatayat di kecamatan tersebut juga dilantik. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Haji Tambakromo pada Ahad (12/3) mulai pagi hingga pukul 11.00 WIB. Dalam hal ini, MWC NU Tambakromo merespon positif agenda tersebut. Bahkan pengurus MWC di tingkat […]

  • Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam. “Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan […]

  • PCNU-PATI

    Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Penyajian materi melalui rangkaian cerita dialog dan perdebatan secara langsung antara orang-orang yang berbeda pendapat merupakan salah satu metode yang sangat efektif untuk menyampaikan bahasan seputar akidah Ahlussunnah wal jamaah. Perdebatan antara para ulama memang terjadi secara langsung dalam forum-forum dialog terbuka maupun melalui buku yang saling berbantah. Para ulama masa dahulu sudah terbiasa menggunakan kedua […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

  • Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Kamis (29/8) siang, ratusan warga bersuyun-duyun memadati komplek Yayasan Thoriqul Ulum, Wedarijaksa. Beberapa pedagang kaki lima juga tampak menggelar lapaknya di sekitaran area tersebut. Hari itu merupakan pembukaan Haul ke-42 KH. Hadlrowi dan peringatan HUT Yayasan yang ke-54. Beberapa anggota Banser Satkoryon Wedarijaksa sedang bersiap memgawal karnaval dalam rangka Haul ke-42 KH. Hadlrawi dan peringatan […]

expand_less