Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 401
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023.

Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari perwakilan PAC yang ada dikabupaten Pati, agenda Latin-Latpel ini juga turut diikuti peserta dari Pimpinan Cabang luar Pati diantaranya PC Semarang, PC Grobogan, PC Banjarnegara dan PC Rembang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PC IPNU Pati Mastna Zakiyatus Salwa mengingatkan, agar para peserta memperbaiki niatnya dalam mengikuti kegiatan ini. Dirinya menyampaikan bahwa, agenda ini ditujukan untuk khidmah kepada NU.

“Dari pertama kali kita ketemu dalam acara pra Latin-Latpel, saya ingatkan niat rekan rekanita sekalian tolong diperbaiki lagi. Ini menjadi awal kalian untuk berproses, menata niat kalian kembali untuk berproses di Jam’iyyah NU,” kata dia.

Mastna juga menambahkan, setelah menerima materi, para peserta diimbau untuk mengembangkan dan mengimplementasikan secara sungguh, agar arah pergerakan organisasi bisa teratur.

“olong itu dimaksimalkan, dikembangkan, dijaga, diaplikasikan. Tidak cukup kita hanya belajar saja tanpa mengimplementasikan arah juang gerakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Matsna membeberkan tujuan agenda tersebut adalah untuk mencetak instruktur dan pelatih (Inpel), sehingga tujuan utama organisasi bisa tercapai.

“Kita punya tujuan bersama-sama. Tata niat itu, tata tujuan itu. Dan itu khusus nya kepada para calon-calon INPEL, gerakan keterpelajaran di kabupaten Pati, saya minta itu tercipta dari teman semua,” terang Mastna.

Sambutan PCNU

Sementara itu, undangan PCNU Pati yang diwakili oleh H. Sunaryo menyatakan bahwa, menjadi sebuah pemimpin itu sebuah ambisi. Menurutnya, ambisi ini berkonotasi positif, yaitu keinginan yang kuat untuk memperjuangkan NU lewat jalur IPNU-IPPNU.

“Tanpa punya ambisi, percaya diri, tidak akan pernah berhasil. Tetapi sebagai kader NU juga harus di imbangi dengan rem. Jangan gas pol tidak ada rim nya, bahaya nanti. Sebagai kader NU harus ada remnya yang pakem,” ujar dia.

Dengan dibukanya kegiatan ini H. Sunaryo berharap, para peserta bisa bermanfaat. Baginya, kader militan adalah kunci kebermanfaatan di Nahdlatul Ulama’.

“Semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi kader-kader yang militan, tidak mudah tergoyahkan oleh modernisasi sekarang ini, dan nanti ketika kembali ke wilayahnya masing-masing, bisa mengamalkan ilmunya,” imbuhnya.(mas/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • Awas… Bahaya Laten HTI

    Awas… Bahaya Laten HTI

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Di antara keistimewaan syari’at Islam dari agama lainnya ialah adanya sanad atau mata rantai yang berkesinambungan hingga pembawa syari’at itu sendiri; Rasulullah. Karena itulah munculnya faham-faham menyimpang yang dapat menyesatkan umat Islam sangat kecil kemungkinannya untuk tidak terdeteksi. Sanad inilah yang kemudian menjadi tradisi di kalangan Ahlussunnah untuk selalu d ilestarikan, karena dengan terus membudayakannya […]

  • Anggota DPRD Pati Respon Aksi Kadus Mbotok Winong yang Sempat Hina Koin NU

    Anggota DPRD Pati Respon Aksi Kadus Mbotok Winong yang Sempat Hina Koin NU

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Baru-baru ini sedang ramai terkait adanya dugaan penghinaan terhadap Koin NU yang dilakukan oleh Suharto, seorang Kepala Dusun (Kadus) Mbotok, Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Pati. Kadus ini sempat mengunggah foto kaleng Koin NU dengan narasi yang mengarah ke suatu penghinaan. Melalui akun Facebook Mangkudiponggolo Putro, Suharto mengunggah kaleng Koin NU dengan caption ”jiwa […]

  • Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin. Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia […]

  • Porsema XIII, Ketua PWNU Jateng: No One Left Behind

    Porsema XIII, Ketua PWNU Jateng: No One Left Behind

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo menerapkan pendekatan inklusif. Menurut Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, hal itu sesuai arahan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, yang mana, tidak boleh ada anak yang tertinggal satupun di dalam kelas. “Dalam Porsema XIII ini kami […]

  • Ilustrasi Branding - PCNU PATI, Photo by Eva Elijas on Pexels

    Branding

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan. Apabila […]

expand_less