Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023.

Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari perwakilan PAC yang ada dikabupaten Pati, agenda Latin-Latpel ini juga turut diikuti peserta dari Pimpinan Cabang luar Pati diantaranya PC Semarang, PC Grobogan, PC Banjarnegara dan PC Rembang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PC IPNU Pati Mastna Zakiyatus Salwa mengingatkan, agar para peserta memperbaiki niatnya dalam mengikuti kegiatan ini. Dirinya menyampaikan bahwa, agenda ini ditujukan untuk khidmah kepada NU.

“Dari pertama kali kita ketemu dalam acara pra Latin-Latpel, saya ingatkan niat rekan rekanita sekalian tolong diperbaiki lagi. Ini menjadi awal kalian untuk berproses, menata niat kalian kembali untuk berproses di Jam’iyyah NU,” kata dia.

Mastna juga menambahkan, setelah menerima materi, para peserta diimbau untuk mengembangkan dan mengimplementasikan secara sungguh, agar arah pergerakan organisasi bisa teratur.

“olong itu dimaksimalkan, dikembangkan, dijaga, diaplikasikan. Tidak cukup kita hanya belajar saja tanpa mengimplementasikan arah juang gerakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Matsna membeberkan tujuan agenda tersebut adalah untuk mencetak instruktur dan pelatih (Inpel), sehingga tujuan utama organisasi bisa tercapai.

“Kita punya tujuan bersama-sama. Tata niat itu, tata tujuan itu. Dan itu khusus nya kepada para calon-calon INPEL, gerakan keterpelajaran di kabupaten Pati, saya minta itu tercipta dari teman semua,” terang Mastna.

Sambutan PCNU

Sementara itu, undangan PCNU Pati yang diwakili oleh H. Sunaryo menyatakan bahwa, menjadi sebuah pemimpin itu sebuah ambisi. Menurutnya, ambisi ini berkonotasi positif, yaitu keinginan yang kuat untuk memperjuangkan NU lewat jalur IPNU-IPPNU.

“Tanpa punya ambisi, percaya diri, tidak akan pernah berhasil. Tetapi sebagai kader NU juga harus di imbangi dengan rem. Jangan gas pol tidak ada rim nya, bahaya nanti. Sebagai kader NU harus ada remnya yang pakem,” ujar dia.

Dengan dibukanya kegiatan ini H. Sunaryo berharap, para peserta bisa bermanfaat. Baginya, kader militan adalah kunci kebermanfaatan di Nahdlatul Ulama’.

“Semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi kader-kader yang militan, tidak mudah tergoyahkan oleh modernisasi sekarang ini, dan nanti ketika kembali ke wilayahnya masing-masing, bisa mengamalkan ilmunya,” imbuhnya.(mas/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Semarang –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting. “”Puisi yang baik itu adalah […]

  • Di Tiga Kabupaten, Sakomanu Dirikan Lima Tenda Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran

    Di Tiga Kabupaten, Sakomanu Dirikan Lima Tenda Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Melalui Satuan Komunitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu), Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam menyambut pemudik Lebaran Idulfitri 1446 H tahun 2025. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Posko Mudik pada Rabu (26/4/2025) melalui Zoom Meeting. Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani mengatakan bahwa giat […]

  • PN Dukuhseti Sumbang Air Bersih

    PN Dukuhseti Sumbang Air Bersih

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Luar biasa. Kata itu yang pertama meluncur dari mulut Andif Prasetyo, salah satu Pengurus Cabang Pagar Nusa (PN) Pati melihat kekompakan PAC Pagar Nusa Dukuhseti. Hari ini, Jumat (25/10) pagi anak-anak PN Dukuhseti melakukan Bhakti Sosial (Bhaksos) donasi air bersih. Ketua PAC PN Dukuhseti, Muhammad Faqih menegaskan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan inisiatif dari […]

  • PCNU-PATI

    Ansor se-eks Karesidenan Pati Gelar FGD 

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor se-eks Karesidenan Pati menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Blora, Rabu (5/4/2023) lalu.  FGD Ansor Pati Raya yang digelar PC GP Ansor Pati, Kudus, Blora, Rembang, Jepara, dan Grobogan kali ini merupakan putaran kedua. Itu merupakan kelanjutan diskusi terfokus di Jepara pada 5 Maret 2023 yang mengusung tema […]

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • Mengenang Jejak Kyai Sahal

    Mengenang Jejak Kyai Sahal

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pati, Ada seorang Nahdliyyin tulen yang berjasa bagi NU. Dia seorang pemikir, mastur (tertutup), tidak banyak yang tahu. Dialah dokter Fahmi Dja’far Saifuddin. Dekan sebuah fakultas ternama di Universitas Indonesia inilah yang meramal Kiai Sahal bakal jadi Rais Aam dan Gus Dur jadi presiden pada tahun 2000.Putra sulung KH Saifuddin Zuhri ini tidak meramal berdasar hitungan weton atau klenik. Akan […]

expand_less