Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023.

Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari perwakilan PAC yang ada dikabupaten Pati, agenda Latin-Latpel ini juga turut diikuti peserta dari Pimpinan Cabang luar Pati diantaranya PC Semarang, PC Grobogan, PC Banjarnegara dan PC Rembang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PC IPNU Pati Mastna Zakiyatus Salwa mengingatkan, agar para peserta memperbaiki niatnya dalam mengikuti kegiatan ini. Dirinya menyampaikan bahwa, agenda ini ditujukan untuk khidmah kepada NU.

“Dari pertama kali kita ketemu dalam acara pra Latin-Latpel, saya ingatkan niat rekan rekanita sekalian tolong diperbaiki lagi. Ini menjadi awal kalian untuk berproses, menata niat kalian kembali untuk berproses di Jam’iyyah NU,” kata dia.

Mastna juga menambahkan, setelah menerima materi, para peserta diimbau untuk mengembangkan dan mengimplementasikan secara sungguh, agar arah pergerakan organisasi bisa teratur.

“olong itu dimaksimalkan, dikembangkan, dijaga, diaplikasikan. Tidak cukup kita hanya belajar saja tanpa mengimplementasikan arah juang gerakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Matsna membeberkan tujuan agenda tersebut adalah untuk mencetak instruktur dan pelatih (Inpel), sehingga tujuan utama organisasi bisa tercapai.

“Kita punya tujuan bersama-sama. Tata niat itu, tata tujuan itu. Dan itu khusus nya kepada para calon-calon INPEL, gerakan keterpelajaran di kabupaten Pati, saya minta itu tercipta dari teman semua,” terang Mastna.

Sambutan PCNU

Sementara itu, undangan PCNU Pati yang diwakili oleh H. Sunaryo menyatakan bahwa, menjadi sebuah pemimpin itu sebuah ambisi. Menurutnya, ambisi ini berkonotasi positif, yaitu keinginan yang kuat untuk memperjuangkan NU lewat jalur IPNU-IPPNU.

“Tanpa punya ambisi, percaya diri, tidak akan pernah berhasil. Tetapi sebagai kader NU juga harus di imbangi dengan rem. Jangan gas pol tidak ada rim nya, bahaya nanti. Sebagai kader NU harus ada remnya yang pakem,” ujar dia.

Dengan dibukanya kegiatan ini H. Sunaryo berharap, para peserta bisa bermanfaat. Baginya, kader militan adalah kunci kebermanfaatan di Nahdlatul Ulama’.

“Semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi kader-kader yang militan, tidak mudah tergoyahkan oleh modernisasi sekarang ini, dan nanti ketika kembali ke wilayahnya masing-masing, bisa mengamalkan ilmunya,” imbuhnya.(mas/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • Ketika Peradaban dikendalikan Amarah dan Syahwat

    Ketika Peradaban dikendalikan Amarah dan Syahwat

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.980
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (18/4) malam kembali mengajak kita merenung: bagaimana menjaga kemanusiaan di tengah zaman yang tak malu memamerkan kekejaman secara telanjang. Dengan mengangkat tema “Manusia, O Manusia”, kita diajak mengritisi proses de-humanisasi yang sedang berlangsung. Salah satunya seperti yang ditunjukkan dalam peperangan yang saat […]

  • Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.923
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama, Kader Pemggerak NU Pati menggelar temu kader di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA), Ahad (25/1) pagi. Agenda tersebut dihadiri sedikitnya oleh 400 kader penggerak NU. KH. Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU), KH. Amir Ma’ruf, (Wasekjen PBNU) dan KH. Abdul Ghoffar Rozin (Ketua PWNU Jateng sekaligus […]

  • Zoominar Ipmafa Hadirkan Penulis Novel Best Seller

    Zoominar Ipmafa Hadirkan Penulis Novel Best Seller

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Gus Rozin, Rektor Ipmafa memberikan sambutan dalam acara zoominar nasional bertajuk ‘Islam Wasathiyyah, Sastra Pesantren, dan Krisis Kemanusiaan’ yang digelar oleh Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) Ipmafa. MARGOYOSO-Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa), menyelenggarakan Zoominar Nasional, Sabtu, (24/7). Agenda yang mengusung tema ‘Islam Wasathiyyah, Sastra Pesantren, dan […]

  • 172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Proses pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022 sudah selesai. Panitia telah melakukan proses verifikasi dan hasilnya segera dibahas pada sidang yudisium atau rapat penentuan kelulusan. “Setelah dilakukan proses vinalisasi, total ada 172.971 pendaftar yang mengikuti proses seleksi SPAN PTKIN 2022,” terang Kepala Sekretariat SPAN UM PTKIN 2022 Mukhsin […]

  • PCNU-PATI Photo by Aliaksei Lepik

    Zakat sebagai Metode Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, maka kemiskinan perlu didefinisikan terlebih dahulu kemudian dicari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat diminimalisir. Boleh jadi kemiskinan itu terjadi karena kebodohan sehingga mayarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah […]

expand_less