Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023.

Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari perwakilan PAC yang ada dikabupaten Pati, agenda Latin-Latpel ini juga turut diikuti peserta dari Pimpinan Cabang luar Pati diantaranya PC Semarang, PC Grobogan, PC Banjarnegara dan PC Rembang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PC IPNU Pati Mastna Zakiyatus Salwa mengingatkan, agar para peserta memperbaiki niatnya dalam mengikuti kegiatan ini. Dirinya menyampaikan bahwa, agenda ini ditujukan untuk khidmah kepada NU.

“Dari pertama kali kita ketemu dalam acara pra Latin-Latpel, saya ingatkan niat rekan rekanita sekalian tolong diperbaiki lagi. Ini menjadi awal kalian untuk berproses, menata niat kalian kembali untuk berproses di Jam’iyyah NU,” kata dia.

Mastna juga menambahkan, setelah menerima materi, para peserta diimbau untuk mengembangkan dan mengimplementasikan secara sungguh, agar arah pergerakan organisasi bisa teratur.

“olong itu dimaksimalkan, dikembangkan, dijaga, diaplikasikan. Tidak cukup kita hanya belajar saja tanpa mengimplementasikan arah juang gerakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Matsna membeberkan tujuan agenda tersebut adalah untuk mencetak instruktur dan pelatih (Inpel), sehingga tujuan utama organisasi bisa tercapai.

“Kita punya tujuan bersama-sama. Tata niat itu, tata tujuan itu. Dan itu khusus nya kepada para calon-calon INPEL, gerakan keterpelajaran di kabupaten Pati, saya minta itu tercipta dari teman semua,” terang Mastna.

Sambutan PCNU

Sementara itu, undangan PCNU Pati yang diwakili oleh H. Sunaryo menyatakan bahwa, menjadi sebuah pemimpin itu sebuah ambisi. Menurutnya, ambisi ini berkonotasi positif, yaitu keinginan yang kuat untuk memperjuangkan NU lewat jalur IPNU-IPPNU.

“Tanpa punya ambisi, percaya diri, tidak akan pernah berhasil. Tetapi sebagai kader NU juga harus di imbangi dengan rem. Jangan gas pol tidak ada rim nya, bahaya nanti. Sebagai kader NU harus ada remnya yang pakem,” ujar dia.

Dengan dibukanya kegiatan ini H. Sunaryo berharap, para peserta bisa bermanfaat. Baginya, kader militan adalah kunci kebermanfaatan di Nahdlatul Ulama’.

“Semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi kader-kader yang militan, tidak mudah tergoyahkan oleh modernisasi sekarang ini, dan nanti ketika kembali ke wilayahnya masing-masing, bisa mengamalkan ilmunya,” imbuhnya.(mas/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tulis Buku hingga Viral, Ini Misi Gus Nanal

    Tulis Buku hingga Viral, Ini Misi Gus Nanal

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kiai Nanal Ainal Fauz atau akrab disampa Gus Nanal kembali membuat gebrakan. Kiai muda asal Pati itu, baru-baru ini melaunching sebuah buku dengan tema yang cukup ramai dipergunjingkan khalayak. Hingga berita ini diturunkan, buku dengan judul Fakta Sejarah: Hubungan Ulama Nusantara dan Sadah Ba’alawi tersebut sudah laku ribuan copy. Padahal, buku terbitan […]

  • PCNU-PATI

    Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Depok, Senin 4/9/2023,-  Puisi yang ditulis oleh Syarifuddin Arifin dalam buku antologi puisi tunggal ke-6 berjudul “Iga, Rindu Tanah Plasenta” sebagai puisi-puisi  romantik atau romantisme. ” Penyair belajar sejarah, romantik ‘kan sejarah, enggak dicari-cari atau terserok kemana-mana,” ujar Prof.Dr.Wahyu Wibowo kepada penulis usai mengikuti perbincangan diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ke-6 karya […]

  • PCNU - PATI Ilustrasi (freepik.com)

    Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya. Rabiah al-Adawiyah […]

  • PCNU-PATI

    Sambut 1 Abad NU, MWCNU Trangkil Gelar Istighosah

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil menggelar Istighosah di Kantor MWCNU setempat, Sabtu (4/4/2023). Kegiatan dalam rangka menyambut usia 1 Abad NU ini diikuti oleh seluruh Badan Otonom (Banom) dan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Trangkil. Hadir dalam kesempatan itu  Ketua Tanfidziah PCNU Pati KH Yusuf Hasyim. Istighosah dipimpin oleh KiaiSolihul […]

  • PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menargetkan proses restrukturisasi organisasi akan rampung pada tahun 2019 ini. Restrukturisasi ini meliputi pengurus MWC NU Kecamatan hingga Pengurus Ranting NU. Demikian disampaikan oleh Ketua PCNU Kab. Pati, Yusuf Hasyim, M.S.I, saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi antara Pengurus Harian PCNU, Lembaga, dan MWC NU se-Kabupaten Pati, Ahad […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

expand_less