Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 269
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023.

Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari perwakilan PAC yang ada dikabupaten Pati, agenda Latin-Latpel ini juga turut diikuti peserta dari Pimpinan Cabang luar Pati diantaranya PC Semarang, PC Grobogan, PC Banjarnegara dan PC Rembang.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua PC IPNU Pati Mastna Zakiyatus Salwa mengingatkan, agar para peserta memperbaiki niatnya dalam mengikuti kegiatan ini. Dirinya menyampaikan bahwa, agenda ini ditujukan untuk khidmah kepada NU.

“Dari pertama kali kita ketemu dalam acara pra Latin-Latpel, saya ingatkan niat rekan rekanita sekalian tolong diperbaiki lagi. Ini menjadi awal kalian untuk berproses, menata niat kalian kembali untuk berproses di Jam’iyyah NU,” kata dia.

Mastna juga menambahkan, setelah menerima materi, para peserta diimbau untuk mengembangkan dan mengimplementasikan secara sungguh, agar arah pergerakan organisasi bisa teratur.

“olong itu dimaksimalkan, dikembangkan, dijaga, diaplikasikan. Tidak cukup kita hanya belajar saja tanpa mengimplementasikan arah juang gerakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Matsna membeberkan tujuan agenda tersebut adalah untuk mencetak instruktur dan pelatih (Inpel), sehingga tujuan utama organisasi bisa tercapai.

“Kita punya tujuan bersama-sama. Tata niat itu, tata tujuan itu. Dan itu khusus nya kepada para calon-calon INPEL, gerakan keterpelajaran di kabupaten Pati, saya minta itu tercipta dari teman semua,” terang Mastna.

Sambutan PCNU

Sementara itu, undangan PCNU Pati yang diwakili oleh H. Sunaryo menyatakan bahwa, menjadi sebuah pemimpin itu sebuah ambisi. Menurutnya, ambisi ini berkonotasi positif, yaitu keinginan yang kuat untuk memperjuangkan NU lewat jalur IPNU-IPPNU.

“Tanpa punya ambisi, percaya diri, tidak akan pernah berhasil. Tetapi sebagai kader NU juga harus di imbangi dengan rem. Jangan gas pol tidak ada rim nya, bahaya nanti. Sebagai kader NU harus ada remnya yang pakem,” ujar dia.

Dengan dibukanya kegiatan ini H. Sunaryo berharap, para peserta bisa bermanfaat. Baginya, kader militan adalah kunci kebermanfaatan di Nahdlatul Ulama’.

“Semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi kader-kader yang militan, tidak mudah tergoyahkan oleh modernisasi sekarang ini, dan nanti ketika kembali ke wilayahnya masing-masing, bisa mengamalkan ilmunya,” imbuhnya.(mas/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pagar Nusa Akan Gelar HUT-nya Januari 2023, Ini Bocorannya

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa (PN), secara resmi memutuskan kegiatan HUT PN ke-37, pada Januari mendatang.  Rencananya, kegiatan HUT ini akan berlangsung meriah. Menurut Suwarto, Ketua PC Pagar Nusa Pati, agenda tahunan ini akan dihelat selama tiga hari berturut-turut.  “Rencananya mulai (tanggal) 27 sampai 29 Januari dan kami pusatkan di Kecamatan […]

  • LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al […]

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

  • Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso.  K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan […]

  • PCNU-PATI

    NU Dalam Membangun Cita-Cita Keadaban Bangsa

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dewasa ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan persoalan yang pelik, mulai dari tingginya angka kemiskinan, maraknya praktik korupsi, suap, dan konflik antar agama. Problematika ini tentunya melapukkan proses keadaban bangsa kita, terutama para pemangku kebijakan serta semua elemen masyarakatuntuk tergerak dalam membangun kesadaran yang berlandaskan pada moralitas bangsa, dan bukan berdasarkan pada […]

  • Ketika Cinta Over Protektif

    Ketika Cinta Over Protektif

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Cintailah cinta dengan sewajarnya, karena cinta yang berlebihan akan membuatmu buta, tak bisa membedakan mana hitam dan mana putih. Bisa jadi pula berlebihan dalam urusan cinta akan berbalik menjadi benci tak terobati. Meskipun kita semua tahu, cinta adalah fitrah manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Tanpa adanya cinta dalam diri manusia kita tak […]

expand_less