Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 333
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.
Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul quran melainkan juga hamilul quran yakni orang yang selalu berusaha memahami dan mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan saking cintanya kepada Alquran beliau selalu menanyakan kepada putra-putrinya, bagaimana dengan quranmu? Hal ini beliau lakukan sebagai bentuk kepedulian beliau kepada Alquran.
Kendati demikian, bukan berarti beliau tidak peduli dengan ilmu lain, justru beliau sangat hubbul ilmi (orang yang mencitai ilmu) baik ilmu fiqh, tasawuf, wirausaha dan ilmu-ilmu lainnya. Tentunya dalam hal ini perhatian beliau tentang ilmu sangatlah tinggi, dan khusus dalam Alquran perhatian beliau jauh lebih tinggi.
Kecintaan beliau tentang Alquran terus mengalir pada diri beliau. Meskipun beliau sudah tidak muda lagi, beliau masih energik berguru kepada para kiai. Misalnya pada Mbah Hamid pasuruan tentang ilmu hikam dan juga saat talaqqi qira’at endisab’ah kepada Mbah Arwani Amin Kudus, sekalipun beliau adalah besannya sendiri. Semua itu beliau lakukan sebagai wujud hubbul ilmi.
Selain itu juga, beliau juga sosok sufi yang mengkaji dan mengamalkan ilmu tasawuf kepada masyarakat secara istiqomah. Banyak sekali kitab-kitab yang beliau pahami dan beliau sampaikan kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas. Hal inilah menunjukkan kedalaman ilmu beliau dalam segala bidang keilmuan.
Dan terbukti dari usaha yang beliau lakukan, semua putra-putri beliau berhasil mengelola dan mendirikan pesantren masing-masing di daerahnya.
Seratus kali khatmil Alquran
Setiap kali memasuki bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu melanggengkan mendaras Alquran sepanjang hari. Karena di dalam bulan Ramadan semua bentuk amal ibadah akan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Maka tak ayal setiap kali bulan Ramadan tiba, Mbah Dullah selalu mendaras Alquran sepanjang hari. Itu semua beliau lakukan sebagai bentuk rutinitas.Bahkan menurut Kiai Minan Abdillah salah satu putra beliau menceritakan bahw “saban wulan romadon, Mbah Dullah mesti khatamke Alquran kaping satus”
“Setiap bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu mengkhatamkan Alquran sebanyak seratus kali khataman.”
Tradisi ini selalu beliau istiqomahkan setiap bulan Ramadan tiba, Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mendapatkan maghfiroh, rahmat, dan inayah dari Allah swt.
Oleh karena itu, setiap bulan Ramadan beliau meminta kepada istrinya supaya semua pekerjaan dapur mulai masak, bersih-bersih, mencuci pakaian, dan pekerjaan lainnya, Mbah Dullah lah yang mengerjakannya. Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mengusir kantuk supaya bisa fokus dalam mendaras Alquran dan bisa menyelesaikan seratus kali khataman selama bulan Ramadan.
Begitulah cinta beliau terhadap Alquran yang setiap harinya beliau lantunkan sampai akhir hayatnya. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Jalan-Jalan (Berlubang)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa hari ini hujan terus berdatangan. Tanpa bilang-bilang, akan tetapi meninggalkan sebuah kenangan yaitu banyak jalan yang berlubang. Jalan berlubang sebab curah hujan yang berharian; bukan sebab tikus berdasi yang melubangi jalan. Kondisi tersebut tentu sangat tak mengenakkan bagi penghuni jalan—termasuk saya dan Anda. Tapi bagaimana lagi saya dan Anda […]

  • MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    MHI Gembong Sukses Galang Donasi hingga Rp 4 Juta untuk Sumatera

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.987
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Bencana alam yang melanda Sumatera masih menyisakan duka. Dikutip dari nu.or.id, Warga di sejumlah desa di Aceh belum terjangkau bantuan. Hal ini menggerakkan pengelola lembaga MI Hidayatul Islam (MHI), Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati untuk memberikan uluran tangan. Sumarni, Kepala madrasah menegaskan, bahwa langkahnya untuk menggalang donasi ini merupakan […]

  • Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Puluhan kader Fatayat NU dari masing-masing kabupaten di Jawa tengah mengikuti Diklat Terpadu I Garfa di Semarang, 19 sampai 21 Nopember 2021 SEMARANG –  Sayap Pemudi NU, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah kembali membuat gebrakan. Diawali Jumat (19/11) pagi tadi, para pemudi tangguh tersebut telah memadati halaman Brimob Simangon Semarang.  Mereka berasal dari utusan […]

  • Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KH Maimun Zubair adalah Mustasyar PBNU, sebuah jabatan yang hanya dihuni begawan-begawan ulama yang sudah paripurna ilmu, akhlak, dan dedikasi kebangsaannya. Pemikiran dan tindakan KH Maimun Zubair menjadi sorotan banyak pihak. Dalam konteks NU, maka kajian fiqh menjadi dominan. Pegangan warga NU adalah hasil bahtsul masail baik yang diadakan Pondok Pesantren maupun Nahdlatul Ulama, mulai […]

  • PCNU - PATI Photo by Manas Taneja

    Hukum Minum Air Yang Berada di Masjid

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

          Ada seorang melakukan perjalanan pada saat dia berpuasa.Ketika waktu maghrib tiba,dia mampir ke masjid untuk melakukan solat.karena seharian berpuasa,dia haus,maka dia sekalian minum air dari kulah masjid. Pertanyan: Bagaimana hukum minum air yang berada di masjid? Jawaban : Boleh apabila dilokasi tersebut  tidak ada larangan tertentu Referensi : Al Fatawiy Al Fiqhiyyah Al Kubro […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sering saya lihat masjid digunakan sebagai tempat kegiatan – kegiatan ibadah seperti mauludan, isrro’ mi’roj dan sebagainya, dan biasanya setelah acara selesai orang – orang pada makan bersama di dalam masjid, apa itu tidak apa – apa (makan kok di dalam masjid) ? Wa’alaikum  salam Wr Wb. Masjid merupakan salah satu tempat […]

expand_less