Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.
Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul quran melainkan juga hamilul quran yakni orang yang selalu berusaha memahami dan mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan saking cintanya kepada Alquran beliau selalu menanyakan kepada putra-putrinya, bagaimana dengan quranmu? Hal ini beliau lakukan sebagai bentuk kepedulian beliau kepada Alquran.
Kendati demikian, bukan berarti beliau tidak peduli dengan ilmu lain, justru beliau sangat hubbul ilmi (orang yang mencitai ilmu) baik ilmu fiqh, tasawuf, wirausaha dan ilmu-ilmu lainnya. Tentunya dalam hal ini perhatian beliau tentang ilmu sangatlah tinggi, dan khusus dalam Alquran perhatian beliau jauh lebih tinggi.
Kecintaan beliau tentang Alquran terus mengalir pada diri beliau. Meskipun beliau sudah tidak muda lagi, beliau masih energik berguru kepada para kiai. Misalnya pada Mbah Hamid pasuruan tentang ilmu hikam dan juga saat talaqqi qira’at endisab’ah kepada Mbah Arwani Amin Kudus, sekalipun beliau adalah besannya sendiri. Semua itu beliau lakukan sebagai wujud hubbul ilmi.
Selain itu juga, beliau juga sosok sufi yang mengkaji dan mengamalkan ilmu tasawuf kepada masyarakat secara istiqomah. Banyak sekali kitab-kitab yang beliau pahami dan beliau sampaikan kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas. Hal inilah menunjukkan kedalaman ilmu beliau dalam segala bidang keilmuan.
Dan terbukti dari usaha yang beliau lakukan, semua putra-putri beliau berhasil mengelola dan mendirikan pesantren masing-masing di daerahnya.
Seratus kali khatmil Alquran
Setiap kali memasuki bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu melanggengkan mendaras Alquran sepanjang hari. Karena di dalam bulan Ramadan semua bentuk amal ibadah akan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Maka tak ayal setiap kali bulan Ramadan tiba, Mbah Dullah selalu mendaras Alquran sepanjang hari. Itu semua beliau lakukan sebagai bentuk rutinitas.Bahkan menurut Kiai Minan Abdillah salah satu putra beliau menceritakan bahw “saban wulan romadon, Mbah Dullah mesti khatamke Alquran kaping satus”
“Setiap bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu mengkhatamkan Alquran sebanyak seratus kali khataman.”
Tradisi ini selalu beliau istiqomahkan setiap bulan Ramadan tiba, Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mendapatkan maghfiroh, rahmat, dan inayah dari Allah swt.
Oleh karena itu, setiap bulan Ramadan beliau meminta kepada istrinya supaya semua pekerjaan dapur mulai masak, bersih-bersih, mencuci pakaian, dan pekerjaan lainnya, Mbah Dullah lah yang mengerjakannya. Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mengusir kantuk supaya bisa fokus dalam mendaras Alquran dan bisa menyelesaikan seratus kali khataman selama bulan Ramadan.
Begitulah cinta beliau terhadap Alquran yang setiap harinya beliau lantunkan sampai akhir hayatnya. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur

    Direktur

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Jika tulisan rabu lalu, saya tulis dengan sedih berlapis lapis dan hati gemuruh tak tentu arah. Namun berbeda dengan hari ini saya menulis dengan riang gembira dan emosi yang meronta ronta. Atas ketidak adilan, atas semua kebisuan atau bahkan dengan segala ritme ritme yang sudah berjalan. Sebelum melanjutkan tulisan ini, […]

  • Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.322
    • 0Komentar

      UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan […]

  • Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    PCNUPATI-online. Menyebut istilah santri, tidak bisa terlepas dari peran utamanya yang salah satunya dalam bidang politik. Santri dan politik adalah dua istilah yang berbeda akan tetapi dapat menyatu karena merupakan perwujudan dari system Negara yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemennya yang salah satunya adalah santri dalam mengusung perubahan. Hal tersebut dapat dijalankan salah satunya […]

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari dan Desa Dororejo, Rabu (11/6/2025). Ketua UPZIS MWCNU Tayu Moh Fatchurrohman mengatakan, pihaknya menyalurkan seratusan paket sembako dan sejumlah uang tunai ke dua desa tersebut. Bantuan didistribusikan oleh […]

  • Harlah Salafiyah Hadirkan Bib Bidin dan Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq

    Harlah Salafiyah Hadirkan Bib Bidin dan Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Gema shalawat berkumandang di komplek Yayasan Salafiyah Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, Senin malam (11/10). Digelarnya acara Salafiyah bersholawat ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Mbah Siroj Ishaq ke 93 dan Harlah Madrasah Salafiyah. Habib Ali Zainal Abidin dari Pekalongan dan az Zahir saat memeriahkan Maulid Nabi, Haul Mbah Siroj Ishaq dan […]

expand_less