Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo.

Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman air tersebut.

“Kita serahkan, Ponpes al Jamal menerima. Tidak ada serah terima formal-formalan dan memang tidak perlu” kata Tabah Panji Prasetyo, ketua Shohib Nurussalam.

Pemberian dua truk tangki air bersih dari Jamaah Shohib Nurussalam kepada Ponpes al Jamal, Selasa (1/10)

Panji beserta rekan-rekannya sengaja memilih Ponpes al Jamal sebagai objek bantuan air bersih. Ia beralasan kebutuhan air yang mendesak bukan hanya dialami oleh masyarakat umum namun juga dialami oleh para santri.

Selain itu, sumbangan air bersih oleh beberapa lembaga dan organisasi yang digalakkan akhir-akhir ini, lebih sering menyasar ke masyarakat umum. Sedangkan para santri yang tinggal pesantren saering kali luput dari perhatian mereka.

“Saya lihat bantuan air bersih banyak. Tapi kok menyasar ke masyarakat umum. Kemudian kami berfikir, teman-teman santri bagaimana nasibnya?” lanjutnya.

Benar saja, di Ponpes al Jamal memang sudah beberapa bulan mengalami kesulitan air. Bahkan untuk kebutuhan MCK sekalipun, salah seorang santri mengaku sering kebingungan karena sumber air yang tidak mencukupi.

Muhammad, salah satu pengurus Ponpes al Jamal juga membenarkan pengakuan salah seorang teman santrinya itu. Ia bahkan menambahkan bahwa untuk kebutuhan ibadah seperti wudlu, terkadang banyak santri yang tidak kebagian air. Saituasi memprihatinkan ini menurutnya sudah berlangsung kurang lebih dua bulan.

“Kami sampaikan terimakasih banyak kepada teman-teman dari Shohib Nurussalam Margorejo yang sudah menperhatikan kami, para santri. Mudah-mudahan Shohib Nurussalam tetap jaya dalam berkhidmat melestarikan faham-faham aswaja NU” tandasnya.

Dari kondisi lapangan yang demikian itu, Panji beserta Shohib Nurussalam menjadi kian yakin bahwa warga pesantren juga wajib diperhitungkan dalam sumbangan air bersih. Ia berharap, organisasi-organisasi yang sering terlibat dalam sumbangan air bersih juga memikirkan pondok pesantren sebagai bagian dari masyarakat.

“Ponpes al Jamal tidak sendiri. Masih ada puluhan Pondok yang bernasib sama. Dari itu, saya mengajak, mari bersama-sama sisihkan satu atau dua tangki air bersih untuk mereka, sisanya kita gelontorkan ke masyarakat luas, karena mereka juga bagian dari masyarakat yang kebutuhan air bersihnya sama” tuntas Panji.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan Sosiawan Leak, Lesbumi NU Pucakwangi Gairahkan Literasi

    Hadirkan Sosiawan Leak, Lesbumi NU Pucakwangi Gairahkan Literasi

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Pucakwangi, Kabupaten Pati gelar Launching dan Bedah Buku. Acara ini berlangsung di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) setempat, Kamis (20/10/2022) malam.  Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Gairah Literasi di Madrasah dan Pondok Pesantren” itu menghadirkan seorang penyair sekaligus penulis, Sosiawan Leak. Sosiawan Leak memaparkan, literasi tidaklah […]

  • Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kurungan burung sumbangan Imam Muslih untuk warga terdampak corona PATI-Unik, begitu kata yang muncul pertama kali saat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati menerima kiriman tak lazim. Bingkisan tersebut berupa sebuah kurungan burung berukuran 30 cm × 50 cm. Benda tersebut merupakan pemberian dari seorang pengrajin kurungan burung asal Desa Ranggah Metaraman […]

  • PCNU-PAT

    Pelajar NU Pati Bersholawat Dimeriahkan Ratusan Kader

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Ratusan kader IPNU IPPNU tumpah dalam acara Pelajar NU Pati Bersholawat di halaman gedung PCNU Kabupaten Pati, Rabu (8/3/2023). Acara tersebut digelar dalam rangka peringatan Harlah IPNU ke-69 dan IPPNU ke-68, serta peringatan isro’ mikroj 1444 H. Sholawatan dipimpin oleh Sayyid Nabil bin Nagib Assegaf dari Kudus dan diiringi grub rebana As-Syiap […]

  • Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi […]

  • PCNU - PATI Photo by Utsman Media

    Imam Syafi’i Hafal Al-Quran di Usia 7

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Rasulullah SAW bersabda, “Ahabbul a’mali illallahi adwamuha wa in qalla—Amal yang paling disukai Allah adalah yang paling rutin, meski hanya sedikit.” Hadis tersebut mengisyaratkan satu hal, yakni tentang kebiasaan (habits). Kebiasaan adalah hal yang penting dalam melakukan sesuatu sehingga menjadi konsisten. Namun, kebiasaan itu mempunyai posisi yang netral. Artinya, ia […]

  • PCNU-PATI

    Bekali Mahasiswa Untuk Belajar Meracik Kopi

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka mengembangkan potensi mahasiswa, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Pati melakukan studi kunjungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kamis, 25 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu materi kuliah tentang Manajemen Pengembangan Masyarakat. Dimana diadakannya studi kunjungan atau kuliah lapangan, harapannya mahasiswa memiliki pengalaman dan paham betul tentang manajemen pemasaran […]

expand_less