Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo.

Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman air tersebut.

“Kita serahkan, Ponpes al Jamal menerima. Tidak ada serah terima formal-formalan dan memang tidak perlu” kata Tabah Panji Prasetyo, ketua Shohib Nurussalam.

Pemberian dua truk tangki air bersih dari Jamaah Shohib Nurussalam kepada Ponpes al Jamal, Selasa (1/10)

Panji beserta rekan-rekannya sengaja memilih Ponpes al Jamal sebagai objek bantuan air bersih. Ia beralasan kebutuhan air yang mendesak bukan hanya dialami oleh masyarakat umum namun juga dialami oleh para santri.

Selain itu, sumbangan air bersih oleh beberapa lembaga dan organisasi yang digalakkan akhir-akhir ini, lebih sering menyasar ke masyarakat umum. Sedangkan para santri yang tinggal pesantren saering kali luput dari perhatian mereka.

“Saya lihat bantuan air bersih banyak. Tapi kok menyasar ke masyarakat umum. Kemudian kami berfikir, teman-teman santri bagaimana nasibnya?” lanjutnya.

Benar saja, di Ponpes al Jamal memang sudah beberapa bulan mengalami kesulitan air. Bahkan untuk kebutuhan MCK sekalipun, salah seorang santri mengaku sering kebingungan karena sumber air yang tidak mencukupi.

Muhammad, salah satu pengurus Ponpes al Jamal juga membenarkan pengakuan salah seorang teman santrinya itu. Ia bahkan menambahkan bahwa untuk kebutuhan ibadah seperti wudlu, terkadang banyak santri yang tidak kebagian air. Saituasi memprihatinkan ini menurutnya sudah berlangsung kurang lebih dua bulan.

“Kami sampaikan terimakasih banyak kepada teman-teman dari Shohib Nurussalam Margorejo yang sudah menperhatikan kami, para santri. Mudah-mudahan Shohib Nurussalam tetap jaya dalam berkhidmat melestarikan faham-faham aswaja NU” tandasnya.

Dari kondisi lapangan yang demikian itu, Panji beserta Shohib Nurussalam menjadi kian yakin bahwa warga pesantren juga wajib diperhitungkan dalam sumbangan air bersih. Ia berharap, organisasi-organisasi yang sering terlibat dalam sumbangan air bersih juga memikirkan pondok pesantren sebagai bagian dari masyarakat.

“Ponpes al Jamal tidak sendiri. Masih ada puluhan Pondok yang bernasib sama. Dari itu, saya mengajak, mari bersama-sama sisihkan satu atau dua tangki air bersih untuk mereka, sisanya kita gelontorkan ke masyarakat luas, karena mereka juga bagian dari masyarakat yang kebutuhan air bersihnya sama” tuntas Panji.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMKNU di Bangun Agustus

    SMKNU di Bangun Agustus

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pati, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama menyelenggarkan rapat terkait pembangunan gedung SMKNU di jl. Pati Kudus Km 5 Pegandan Margorejo Pati, yang akan dilaksanakan bulan Agustus nanti, dengan menghadirkan Pengurus Syuriah NU, Pengurus Tanfidziayah NU, Tim pendiri SMKNU, 23/7 kemarin.             KH. M. Aniq Muhammadun selaku Rois Syuriah menjelaskan, bahwa sebelum acara peletakan batu pertama yaitu […]

  • PCNU-PATI

    Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Minggu, 26/11/2023,-Puisi-puisi karya Nuyang Jaimee  membuat narasi jernih dari silang sengkarutnya peristiwa. Mengangkat kon-teks kedalam teks, dan menjadi percakapan yang bisa didengarkan. “Kata-katanya disuling dengan bertenaga, menjadi kita terjaga,” ujar Budayawan Taufik Rahzen memberikan pendapat karya puisi Nuyang Jaimee dalam buku antologi puisi tunggal Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya yang disampaikan di Jakarta, […]

  • PCNU-PATI

    Jelang Konfercab, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rapimcab

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pcnu.pati.or.id-MARGOYOSO – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati mengadakan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di MA Darunnajah Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati, Jumat (16/6/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati. Dengan mengangkat tema “Eling Kancane, Eling Organisasine, Barokah Uripe”, kegiatan ini sebagai persiapan pelaksanaan Konferinsi Cabang (Konfercab) IPNU IPPNU Pati ke-XIV. […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • Bicara Pengendalian Diri, Buya Syakur Singgung Negara Agama

    Bicara Pengendalian Diri, Buya Syakur Singgung Negara Agama

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Buya Syakur Yasin saat membacakan Kita Roaitullah poin ke 16 sampai 20 yang tayang di kanal Youtube-nya, Minggu (5/9) kemarin INDRAMAYU – Prof. KH. Syakur Yasin atau yang akrab disapa Buya Syakur, memang tidak se populer seperti Prof. Quraish Shihab atau Nur Cholis Madjid. Namun, bertahun-tahun silam, Gus Dur sempat menyejajarkan nama Buya Syakur dengan […]

  • Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

     Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU. Dukuhseti 29/3/21 PAC IPNU IPPNU Dukuhseti  Bangun wirausaha berdagang untuk melatih jiwa usaha anggota. Jalin kerjasama dengan salah satu produk unggulan NU sabun cuci mamaNU di harapakan dapat selalu bersinergi dan salaing memberikan keuntungan yang seimbang. Selain bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha program ini […]

expand_less