Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo.

Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman air tersebut.

“Kita serahkan, Ponpes al Jamal menerima. Tidak ada serah terima formal-formalan dan memang tidak perlu” kata Tabah Panji Prasetyo, ketua Shohib Nurussalam.

Pemberian dua truk tangki air bersih dari Jamaah Shohib Nurussalam kepada Ponpes al Jamal, Selasa (1/10)

Panji beserta rekan-rekannya sengaja memilih Ponpes al Jamal sebagai objek bantuan air bersih. Ia beralasan kebutuhan air yang mendesak bukan hanya dialami oleh masyarakat umum namun juga dialami oleh para santri.

Selain itu, sumbangan air bersih oleh beberapa lembaga dan organisasi yang digalakkan akhir-akhir ini, lebih sering menyasar ke masyarakat umum. Sedangkan para santri yang tinggal pesantren saering kali luput dari perhatian mereka.

“Saya lihat bantuan air bersih banyak. Tapi kok menyasar ke masyarakat umum. Kemudian kami berfikir, teman-teman santri bagaimana nasibnya?” lanjutnya.

Benar saja, di Ponpes al Jamal memang sudah beberapa bulan mengalami kesulitan air. Bahkan untuk kebutuhan MCK sekalipun, salah seorang santri mengaku sering kebingungan karena sumber air yang tidak mencukupi.

Muhammad, salah satu pengurus Ponpes al Jamal juga membenarkan pengakuan salah seorang teman santrinya itu. Ia bahkan menambahkan bahwa untuk kebutuhan ibadah seperti wudlu, terkadang banyak santri yang tidak kebagian air. Saituasi memprihatinkan ini menurutnya sudah berlangsung kurang lebih dua bulan.

“Kami sampaikan terimakasih banyak kepada teman-teman dari Shohib Nurussalam Margorejo yang sudah menperhatikan kami, para santri. Mudah-mudahan Shohib Nurussalam tetap jaya dalam berkhidmat melestarikan faham-faham aswaja NU” tandasnya.

Dari kondisi lapangan yang demikian itu, Panji beserta Shohib Nurussalam menjadi kian yakin bahwa warga pesantren juga wajib diperhitungkan dalam sumbangan air bersih. Ia berharap, organisasi-organisasi yang sering terlibat dalam sumbangan air bersih juga memikirkan pondok pesantren sebagai bagian dari masyarakat.

“Ponpes al Jamal tidak sendiri. Masih ada puluhan Pondok yang bernasib sama. Dari itu, saya mengajak, mari bersama-sama sisihkan satu atau dua tangki air bersih untuk mereka, sisanya kita gelontorkan ke masyarakat luas, karena mereka juga bagian dari masyarakat yang kebutuhan air bersihnya sama” tuntas Panji.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PATI-Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru saja diselenggarakan Minggu (20/10) sore. Ir. H. Joko Widodo, beserta wakilnya, KH. Ma’ruf Amin resmi memimpin negeri ini lima tahun ke depan. Warga NU menyambut baik pelantikan tersebut. Banyak yang beranggapan bahwa pengangkatan K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wapres merupakan hadiah terbesar untuk Hari Santri Nasional. Pasalnya, kiai yang pernah […]

  • Zakat dan Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif KH. M.A. Sahal Mahfudz

    Zakat dan Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif KH. M.A. Sahal Mahfudz

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, kemiskinan perlu di definisikan terlebih dahulu kemudian di cari factor -factor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat di minimalisir. Boleh jadi kemiskinan terjadi karena kebodohan yang menyebabkan masyarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah kebodohan boleh […]

  • NU Peduli Bikin Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir

    NU Peduli Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PATI – NU Peduli selenggarakan dapur umum untuk mensuplai makanan korban banjir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (1/1) pagi tadi di halaman PCNU Pati. Ahmad Qosim, ketua NU Peduli menyebut, agenda ini sebagai perwujudan kepedulian NU terhadap para korban bencana. Bantuan berupa nasi bungkus dikirim ke posko Mustokoharjo untuk kemudian disalurkan ke titik-titik yang membutuhkan. […]

  • PCNU - PATI

    Penyerahan Donasi Semeru dari  LAZISNU Pati Ke NU Peduli

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Pati- PC Lazisnu Pati menyerahkan donasi erupsi semeru lagi kepada tim NU Peduli Pati siang tadi, (14/7) di Kantor Lazisnu Pati. Donasi yang diserahkan berupa uang tunai sebesar 300 juta rupiah yang nantinya akan diserahterimakan kepada PCNU Kabupaten Lumajang. Niam Sutaman selaku ketua PC Lazisnu Pati mengatakan bahwa donasi ini terkumpul dari uluran tangan para […]

  • Jual-Beli Ide antara Kader GPSA Fatayat NU ‘VS’ Aggota DPRD

    Jual-Beli Ide antara Kader GPSA Fatayat NU ‘VS’ Aggota DPRD

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Monitoring, Evaluasi dan Pembelajaran atau Monev Kader Global Partnership for Social Accountability (GPSA) Fatayat NU Pati telah usai dan menelurkan banyak komitmen. Salah satunya, diskusi yang dilaksanakan pada hari ke tiga di segmen pertama, Jumat (10/6) lalu. Secara keseluruhan, ada dua segmen pada detik-detik terakhir Monev. Pada segmen perdana, Jumat Pagi, dihadiri oleh […]

  • Manusia Bukan Sumber Kebenaran

    Manusia Bukan Sumber Kebenaran

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.284
    • 0Komentar

      Munculnya fenomena mengumbar kebencian terutama di media sosial rupanya menjadi keresahan tersendiri saat digelarnya Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke- 167 pada Sabtu (15/11). Penggagas Suluk Maleman mengajak semua masyarakat untuk sama-sama bermuhasabah. Terlebih dengan banyaknya perubahan luar biasa di kalangan masyarakat. “Seperti bagaimana kita melihat pesantren dipojokkan begitu rupa. Orang tak melihat apa […]

expand_less