Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

 

PATI – Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul “Kata Guru”, sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba merekam dan membagikan pengalaman serta pemikiran mereka seputar dunia pendidikan dalam 15 esai bernas dan menyentuh.

Buku ini diterbitkan oleh Iniibubudi Publishing dengan nomor ISBN 978-602-70232-8-4, setebal X + 106 halaman. Kata pengantar dalam buku ini ditulis oleh Fakhrurozi, Kepala Subdirektorat Bina Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah (Kasubdit Bina GTK MI MTs) di Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Fakhrurozi mengatakan, dirinya merasa sangat bangga akan tertibnya buku yang merupakan hasil ikhtiar para pendidik guna menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Tidak hanya kepada murid namun juga kepada orang tua maupun khalayak luas.

“Saya mengapresiasi bagaimana para guru berbagi ilmu, semangat mencerdaskan dan menumbuhkan generasi dan menjadi agen perubahan yang nyata melalui buku Antologi Esai Guru yang telah diterbitkan,” jelas dia.

Sementara itu Arif Sutoyo yang juga dikenal dengan nama Arif Khilwa, koordinator penyusunan antologi sekaligus salah satu kontributor, menyebutkan bahwa penerbitan buku ini bertujuan untuk membudayakan literasi di kalangan guru. Menurut dia, keberanian menulis adalah langkah awal untuk menghidupkan budaya berpikir kritis dan reflektif, baik bagi guru maupun siswa.

“Semua bisa membaca dan menulis. Namun, tidak semua mau membaca dan tidak semua berani menulis. Melalui buku ini, kami ingin memulai dari diri sendiri untuk berani menuangkan ide menjadi karya, yang pada akhirnya bisa menginspirasi para murid,” ujar Arif, guru sosiologi di MA Salafiyah Kajen, Pati, Sabtu (21/6/2025).

Arif menambahkan, bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi pendorong budaya literasi dan pembentuk karakter murid.

“Guru dituntut tidak hanya memotivasi, tetapi juga menginspirasi, termasuk dalam membentuk budaya baca-tulis di lingkungan madrasah,” imbuh Arif yang juga Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Pati ini.

Dari sisi penerbit, Asa Jatmiko menyampaikan bahwa buku “Kata Guru” adalah respons sekaligus kontribusi para guru terhadap dinamika pendidikan saat ini.

“Tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut respons aktif dari semua pihak. Perubahan teknologi, hadirnya generasi Z dan Alpha, serta transformasi sistem pendidikan menjadi tanggung jawab besar yang harus dihadapi bersama,” ujar Asa, yang juga dikenal sebagai seniman asal Kudus.

Adapun karya-karya dalam buku ini mencakup beragam isu, mulai dari refleksi peran guru hingga persoalan struktural dalam pendidikan.

Arif Khilwa menulis dua esai: “Guru Tak Hanya Mengajar Namun Menjadi Pilar Masa Depan Bangsa” dan “Peran Tri Pusat dalam Pembentukan Kepribadian dan Karakter Anak Usia Sekolah.

Penulis lainnya meliputi:
1. Abdul Khalim dengan “Ilusi Sekolah Gratis”.
2. Ali Mahmudi, “Paradigma Pendidikan Kita”.
3. Elang Chandra Ermanu, “Fenomena Problematika”.
4. Indraswati, “Ilmu Falak Sebagai Jalan Spiritual Manusia”.
5. Iqlima Ailisa, “Krisis Identitas di Ruang Kelas”.
6. Isyarotuz Zakiyyah, “Membangun Generasi Inovatif Melalui Pendidikan Riset di Madrasah”.
7. Muhammad Haris Ibnu Malik, “Ketidaksiapan Mental Siswa Menghadapi Era Digital dalam Perspektif Sosiologis”.
8. Muhammad Taufiqurrohman, “Hidup Stoic, Pikiran Epic”.
9. Naila Rajiha, “Bahaya Remaja Oversharing di Media Sosial”.
10. Novita Indah Pratiwi, “Dilematika Sistem Pendidikan Digital vs Konvensional”.
11. Nur Hidayah, “Menyeimbangkan Peran sebagai New Mom yang Bekerja”.
12. Widya Lestari, “Madrasah Cantik Tanpa Lipstik: Membangun Karakter dalam Menangkal Degradasi Moral” dan “Sekolah Tanpa Tantangan: Ketika Naik Kelas dan Lulus Menjadi Formalitas.”

Melalui esai-esai reflektif ini, “Kata Guru” menghadirkan suara-suara dari ruang kelas yang sering kali tak terdengar, namun sangat penting dalam membentuk wajah pendidikan Indonesia. (*/angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Dalam rangka menyambut peserta Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII, Bupati Kabupaten Semarang menggelar Welcom Party Porsema XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis malam (9/2/2023). Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. M. […]

  • Tebasan padi

    Tebasan padi

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sering kita dengar praktek penjualan padi yang masih ada di sawah dengan sistem tebasan (borongan) pada saat musim panen tiba, hal itu dilakukan karena para petani tidak mau mengambil resiko ongkos panen yang cukup besar. Pertanyaan : Bolehkah praktek jual beli secara tebasan tersebut ? Jawaban : Tafsil : Ø Boleh bila belum mencapai nishob, Tidak boleh […]

  • Canda Tawa Rasulullah

    Canda Tawa Rasulullah

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kita bisa bayangkan rumah yang lampu penerangnya redup dengan rumah yang terang, pasti akan mempengaruhi semangat hidup penghuninya. Maka, senyum dan sedikit tawa riang benar-benar menjadi sebuah kebutuhan bagi umumnya manusia. Para ulama mantiq mengatakan” Manusia adalah merupakan hewan yang bisa tertawa.”             Dari makolah di atas dapat di simpulkan tertawa adalah cirri khas manusia […]

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

  • STAINU Purworejo Gelar Wisuda Sarjana ke-29

    STAINU Purworejo Gelar Wisuda Sarjana ke-29

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S1) ke-29 Tahun 2023, pada Sabtu (29/7/23).Wisuda kali ini mengusung tema “Harmoni dan Sinergi: Peran LPT-PBNU dalam Membangun STAINU Purworejo Menuju Perguruan Tinggi Bereputasi”, sebagai representasi dari gerak transformatif STAINU Purworejo merealisasikan PTNU Unggulan baik dalam skala regional, nasional […]

expand_less