Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

GEMBONG – Para pemuda yang tergabung Jama’ah Kolo Kolo yang bermarkas di Jalan Raya Gembong-Bageng Km 1 Gembong membagikan takjil gratis pada Jumat (29/4) petang.

Agenda ini, menurut Sawego, koordinator acara, merupakan agenda rutin yang digelar oleh jama’ahnya. Setiap Ramadhan, sedikitnya ratusan paket takjil berisi makanan ringan dan minuman disalurkan kepada para pengguna jalan yang melintas didepan Kantor Polsek Gembong.

“Lokasi kami tetap di depan Polsek Gembong,” jelas Sawego.

Menurutnya, kegiatan ini telah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Adapun perkumpulan ini, didirikan pada 2019.

Tujuan Sama

Jama’ah Kolo-Kolo ini, didirikan atas dasar kesamaan kebutuhan, yaitu, sama-sama merasa perlu untuk bersosialisasi melalui jalan yang berbeda.

“Meski beda-beda latar belakang, namun kami punya beberapa kesamaan, misalnya, sama-sama suka jalan-jalan,” terang Tarmuji, anggota jama’ah lainnya.

Kesamaan tersebut, menjadikan Jama’ah Kolo-Kolo memiliki agenda rutin, yaitu ziarah makam wali setiap malan Jum’at Wage serta majelis tahlil setiap dua minggu sekali.

Anggota Jama’ah yang didirikan hampir empat tahun silam inipun sangat beragam, mulai dari petani, nelayan, guru, pengusaha, hingga pegawai kantoran larut tanpa batas dalam komunitas ini.

Direstui Ulama

Salah satu yang menjadikan perkumpulan ini istimewa adalah restu dari para ulama setempat. Bukan hanya memberikan pamgestu, namun beberapa kiai bahkan mendukung tindakan para pemuda dalam Jama’ah Kolo-Kolo ini.

Salah satunya adalah K. Sholikhin. Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua MWC NU Gembong, bahkan mengaku cukup senang dengan hadirnya Jama’ah Kolo-Kolo di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurutnya, di era serba modern ini, para pemuda harus memiliki benteng. Dengan agenda rutin yang dimilikinya, anggota Jama’ah Kolo-Kolo mau tidak mau harus merapat kepada ulama, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

“Setidaknya mereka punya benteng. Lingkungan, teman berkumpul dan komunitas yang baik akan membawa dampak baik bagi seseorang,” terang K. Sholikhin.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajaran Penting dari Ronaldo. Photo by Colin + Meg on Unsplash.

    Pelajaran Penting dari Ronaldo

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bintang itu bernama Ronaldo. Paska piala dunia, dirinya bak tebu yang sepahnya dibuang  secara hina setelah manisnya habis dihisap Real Madrid dan Juventus. Akibat kualitas permainannya jauh dari ekspektasi fans (yang tentunya banyak faktor yang berkontribusi), citra Ronaldo semakin terjun bebas paska pulang dari hajatan piala dunua. Tenggelamnya nama besar bintang […]

  • PCNU-PATI Photo by Hansjörg Keller

    Kemenangan Politik ‘Ngalah’-nya Nabi

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dalam agama islam, Nabi Muhammad menjadi sosok suci yang sarat teladan. Kehebatan plus kecerdasannya yang multidimensi pun diiyakan banyak kalangan, baik oleh ummatnya sendiri maupun non Islam. Sebut saja Mahatma Gandhi dan Craig Considine yang bahkan mengagungkan nabinya Ummat Islam lewat pendapat lisan maupun karya tulis dan postingan-postingan di Twitter. […]

  • PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Bimtek Sisnu di aula PCNU Pati bersama tim Sensus warga NU dari PW-NU Jateng PATI-PC NU Kab. Pati bersama PW NU JATENG, melaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) mengenai sensus warga NU berbasis SISNU di Aula PCNU Pati, Sabtu (22/8).  Sedikitnya 21 orang delegasi MWC NU se-kabupaten Pati beserta perwakilan oprator dari ranting NU di masing-masing MWC […]

  • NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Potongam video pernyataan sikap PCNU Pati dan Banom-Banomnya dalam usaha penutupan bisnis prostitusi di Kabupaten ini.  PATI – Masih hangat dibicarakan berita soal deklarasi penutupan bisnis-bisnis prostitusi yang ada di kabupaten Pati oleh Bupati Haryanto. Pernyataan yang dilaksanakan Rabu (18/8) itu disaksikan oleh banyak pihak, salah satunya adalah NU.  Di kesempatan lain setelah deklarasi tersebut, […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    LP Ma’arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Malaysia – Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah, Dr M Ahsanul Husna melakukan kunjungan ke luar negeri, bertemu dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia Prof Muhammad Firdaus di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (14/1/2025). Diskusi dengan Atase pendidikan KBRI Malaysia menjajaki Kerjasama dengan LP Ma’arif Jawa Tengah dalam hal studi lanjut, para […]

  • Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    Muslimat NU Pati Gelontorkan Rp 3M untuk Santuni Yatim

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI-Gedung Haji Pati mendadak menjadi lautan putih, Sabtu (5/10) pagi tadi. Sedikitnya, 6000 anggota Muslimat NU se-Kabupaten menghadiri acara istighotsah dan selawat bersama. Santunan yatim piatu secara simbolis oleh Pengurus Cabang Muslimat NU Pati Ibu-ibu Muslimat tersebut, atas intruksi pengurus cabang datang dengan mengenakan dresscode serba putih. Jamaah terbanyak datang dari PAC Pucakwangi sebanyak 750 […]

expand_less