Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
  • visibility 334
  • comment 0 komentar

GEMBONG – Para pemuda yang tergabung Jama’ah Kolo Kolo yang bermarkas di Jalan Raya Gembong-Bageng Km 1 Gembong membagikan takjil gratis pada Jumat (29/4) petang.

Agenda ini, menurut Sawego, koordinator acara, merupakan agenda rutin yang digelar oleh jama’ahnya. Setiap Ramadhan, sedikitnya ratusan paket takjil berisi makanan ringan dan minuman disalurkan kepada para pengguna jalan yang melintas didepan Kantor Polsek Gembong.

“Lokasi kami tetap di depan Polsek Gembong,” jelas Sawego.

Menurutnya, kegiatan ini telah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Adapun perkumpulan ini, didirikan pada 2019.

Tujuan Sama

Jama’ah Kolo-Kolo ini, didirikan atas dasar kesamaan kebutuhan, yaitu, sama-sama merasa perlu untuk bersosialisasi melalui jalan yang berbeda.

“Meski beda-beda latar belakang, namun kami punya beberapa kesamaan, misalnya, sama-sama suka jalan-jalan,” terang Tarmuji, anggota jama’ah lainnya.

Kesamaan tersebut, menjadikan Jama’ah Kolo-Kolo memiliki agenda rutin, yaitu ziarah makam wali setiap malan Jum’at Wage serta majelis tahlil setiap dua minggu sekali.

Anggota Jama’ah yang didirikan hampir empat tahun silam inipun sangat beragam, mulai dari petani, nelayan, guru, pengusaha, hingga pegawai kantoran larut tanpa batas dalam komunitas ini.

Direstui Ulama

Salah satu yang menjadikan perkumpulan ini istimewa adalah restu dari para ulama setempat. Bukan hanya memberikan pamgestu, namun beberapa kiai bahkan mendukung tindakan para pemuda dalam Jama’ah Kolo-Kolo ini.

Salah satunya adalah K. Sholikhin. Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua MWC NU Gembong, bahkan mengaku cukup senang dengan hadirnya Jama’ah Kolo-Kolo di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurutnya, di era serba modern ini, para pemuda harus memiliki benteng. Dengan agenda rutin yang dimilikinya, anggota Jama’ah Kolo-Kolo mau tidak mau harus merapat kepada ulama, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

“Setidaknya mereka punya benteng. Lingkungan, teman berkumpul dan komunitas yang baik akan membawa dampak baik bagi seseorang,” terang K. Sholikhin.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap datang pertama kali yaitu pukul 04.00 WIB atau sata subuh dan registrasi pertama kali dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII di Kabupaten Semarang, Kamis (9/2/2023). Ketua Panitia Porsema Cilacap Sholikin, mengatakan bahwa LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap membawa 155 peserta lomba. […]

  • PCNU-PATI

    Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Dua siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ciptakan sebuah aplikasi untuk mempermudah para siswa berbelanja di kantin sekolah. Bahkan, aplikasi yang diberi nama Saka Instant itu menghantarkan mereka meraih prestasi tingkat internasional.  Dua siswa itu adalah Dalla Noor Khoirussalaman dan Irkham Shaifi Cahyo Sasono. Keduanya berinisiatif menciptakan sebuah aplikasi tersebut […]

  • Photo by Mailchimp

    Pemimpin

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini. Alih alih malahan mendengar […]

  • Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    Gandeng Mahasiswa Inggris, IPNU-IPPNU Pati Gelar Seminar Online

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Pelaksanaan webinar IPNU-IPPNU Pati Sabtu (6/6) kemarin PATI-Pengurus Cabang IPNU-IPPNU Pati menggelar webinar (seminar online-red) Sabtu (6/6) kemarin. Pihak IPNU dan IPPNU menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Cambridge, UK. Webinar kali ini mengusung tema ‘Tips Lolos Beasiswa S1 dan S2 Cambridge University, United Kingdom’. Melisa Yustina, sekretaris PC-IPPNU Pati yang bertanggungjawab mengatur jalannya webinar memaparkan […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • PCNU-PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yg unik. Didirikan oleh ulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan struktur kelembagaan Organisasi Ulama,kedudukan mereka dalam NU sangat penting. Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yg berpengaruh pada komunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehingga keberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranata mereka. Akibatnya struktur itupun […]

expand_less