Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Hujan

Hujan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Hujan masih tetap air. Belum berubah menjadi gumpalan es. Dan hujan pun masih biasa biasa saja, tak akan membawa bencana ketika manusianya tak sewena wena. Hujan adalah anugerah bagi siapa saja yang bisa berpasrah. Hujan adalah air yang bisa mengalir, menumbuhkan rerumputan dan segala macam tanaman yang berada di permukaan bumi. Hujan adalah rejeki bagi siapa pun yang menanam padi. Hujan adalah kehidupan bagi orang yang mengerti akan arti hidup dan kehidupan.

Saya pernah berfikir, bahkan merenungkan dengan segala yang berkaitan dengan air. Salah satunya yaitu hujan. Saat hujan seringkali bermunculan berita berita di semua lini portal media baik online atau pun offline, bahkan status di Whatsapp, Twitter, beranda Facebook yang ikut serta mewartakan tentang hujan yang menimbulkan banjir. Kenapa seringkali saat hujan yang durasinya lebih dari enam jam maka setelah nya pasti dapat diperkirakan banjir, baik banjir bandang atau pun banjir sedang.

Kenapa ketika hujan harus ada banjir? Bisa dikatakan sebagai gejala tahunan, kok tak ada yang berfikir untuk memberikan penanggulangan. Ini bagaimana? Dan harus bagaimana? Padahal Negara Kesatuan Republik Indonesia hanya mempunyai dua musim saja yaitu musim kemarau dan hujan. Apabila musim kemarau datang menghadang kekeringan dimana mana, bantuan air bersih berdatangan, dengan merk tangki nya berbeda beda. Begitu pula sebaliknya ketika musim hujan datang, banjir, longsor ikut serta menyertainya. Dan kita hanya pasrah dan menunggu uluran tangan dari saudara kita, sebangsa, setanah air, sedarah yaitu tanah air Indonesia, berbeda beda tapi tetap bersama.

Kajian kajian terkait bencana banjir, longsor, kekeringan saat musim hujan hilang. Seringkali di jalankan bahkan anggaran pun di tentukan. Tapi hasilnya tetap sama yaitu banjir masih ada, ketika hujan dan kekeringan saat musim kemarau. Apakah ini adalah bentuk penyeimbang dunia. Ying dan Yang. Hujan dan panas. Banjir dan kekeringan. Coba kita tanyakan pada rumput yang bergoyang, atau bumi sudah mulai lelah dengan tingkah kita, yang bangga dengan kesombongan begitulah Ebit G Ade.

Hujan tetaplah air, akan tetapi saya sendiri tak bisa mengelola air, manusia tak bisa menciptakan air, manusia hanya bisa memanfaatkan air untuk hidup dan kehidupan selanjutnya.  Tapi kenapa saya dan Anda seringkali mengabaikan bagaimana cara agar supaya air itu bisa terawat dan hujan tak menimbulkan banjir dan kekeringan di musim kemarau dapat teratasi.

Salah satunya yaitu saya dan Anda harus menanam pohon yang bisa menyerap air hujan dan tak boleh membuang sampah yang tak pada tempatnya. Bukankah kebersihan itu sebagian dari iman?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan JQH, Bupati : Kita Rubah Image Pati menjadi Kota Qur’ani

    Pelantikan JQH, Bupati : Kita Rubah Image Pati menjadi Kota Qur’ani

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kedatangan para Pengurus Wilayah JQH Jawa Tengah disambut oleh Bupati Pati  PATI – Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) NU Kabupaten Pati dilantik di Pendopo Kabupaten. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (29/1) siang kemarin.  Sedikitnya 70 peserta hadir dan menyimak sakralnya acara tersebut. Tak ketinggalan, Bupati Pati, H. Haryanto, sebagai tuan rumah pendopo kabupaten juga turut […]

  • Pentingnya Branding bagi Madrasah

    Pentingnya Branding bagi Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Brebes, 22 November 2023 – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Brebes mengadakan Pelatihan Branding, Publikasi, dan Pengelolaan Website di Kantor PCNU Kabupaten Brebes untuk seluruh lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif NU Brebes bersama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing lembaga […]

  • PCNU-PATI Photo by Polina Kuzovkova

    Nahdlatul Tujjar Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan NU

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Sebagaimana kita pahami Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal tidak hanya konsen dalam gerakan sosial-keagamaan saja, melainkan juga fokus NU pada bidang wirausaha atau yang lebih kita kenal dengan gerakan ekonomi kerakyatan rakyat dan bisa juga disebut dengan Nahdlatul Tujjar (NT). Dalam sejarahnya oranganisasi NT didirikan pada tahun 1918 yang bergerak dalambidang ekonomi […]

  • PCNU-PATI Photo by novita ramadhani

    Bidadari Berlampu

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Setelah menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya lewat mulut sebanyak tiga kali, Shanaya memberanikan diri mengucapkan sebuah “assalamu’alaikum” yang lirih dan sedikit serak sambil mengetuk pintu dengan halus.  Ia pandang lagi tulisan besar “Ruang Dekan” di atas pintu itu dengan perasaan was-was. Benang kusut di kepalanya bertambah kusut akibat insiden salah […]

  • PCNU PATI - Maksum dan Nadhiroh Ditunjuk Jadi Presidium Alumni PC IPNU IPPNU Pati

    Maksum dan Nadhiroh Ditunjuk Jadi Presidium Alumni PC IPNU IPPNU Pati

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pati sukses menyelengarakan acara halal bihalal sekaligus pemilihan Presidium Majelis Alumni PC IPNU IPPNU Pati pada Minggu (22/5/2022). Dalam kesempatan itu, Muhammad Maksum dan Umi Nadhiroh terpilih sebagai Presidium Majelis Alumni. Sementara Mohammad Salman dan Khusnul Hidayah terpilih sebagai sekretaris […]

  • Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.969
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai. Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju […]

expand_less