Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Haji

Haji

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Seorang teman yang pada tahun ini menyempurnakan rukun Islam ke lima yaitu ibadah haji. Sebelum berangkat tasyakuran telah dilaksanakan, menerima sumbangan baik gula atau jajanan dari tetangga, saudara, kolega kerja teman sebaya sudah diterimanya. Efuria tentang musim haji telah menghiasi berbagai lini. Karena menurut sebagian teman saya berhaji bukan lagi menjadi ibadah yang amat suci, melainkan ibadah untuk di publikasi, ibadah untuk di ketahui. Ibadah telah berkembang dari privasi berkembang menjadi harus di ketahui, sana sani, dengan satu niatan atau pun sebuah alasan ibadah baik harus di publikasikan. Tak boleh dirahasiakan.

Inilah sebagian besar yang terjadi pada musim haji tahun ini. Ada yang berangkat dengan berbagai cara, baik menggunakan data talangan dari perbankan, ada yang berburu, mengusahakan lewat jalur pemerintahan menjadi petugas atau sebangsanya, terpenting bisa berangkat ke tanah suci.  Siapa saja yang berangkat kesana seharusnya sebagai bentuk mengevaluasi diri, mengevaluasi tentang bagaimana ibadah kepada Tuhan semesta alam; apakah selama ini dengan bertambahnya hari makin bersujud atau malah sebaliknya. Selain itu, berusaha menghidari apa apa saja yang dilarang orang Tuhan, dan berusaha bertunduk pasrah atas apa yang menjadi anjuran-Nya.

Dan ada lagi sebagian kecil yang pada musim ibadah haji ini hanya berkonsentrasi pada ibadah, tak memperdulikan perihal update status baik whatsapp, Instagram, Facebook atau sebangsanya. Bahkan menulis dalam kertas yang di foto di depan Ka’bah tak dilakukan. Sebab baginya ibadah ini adalah privasi dengan Tuhan. Perihal apa saja biarlah Tuhan yang menentukan ibadah tahun ini mabur atau mabrur. Katanya alasannya sederhana sekali, kekhusukan, kesakralan dalam menjalankan rukun Islam yang kelima akan hilang dengan adanya keinginan-keinginan yang diselipi dengan publikasi dengan maksud dan tujuan untuk mengabadikan momen yang sudah terjalankan.

“Mas…mas biaya haji itu mahal, dan antrinya juga panjang banget melebihi jalan tol panjangnnya jadi rugi kalau tak di abadikan atau di publikasikan, siapa tahu dari publikasi-publikasi tersebut banyak yang tergugah hatinya untuk berangkat ibadah termahal tersebut,”

Saya terdiam dengan apa yang telah diujarkan teman saya tersebut. Dan satu lagi apakah nanti saya akan mampu menahan tentang seperti apa yang saya tuliskan barusan ketika menjalani ibadah termahal tersebut?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

    Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    بسم الله الرحمن الرحيم Alhamdulillah, berkat taufiq, hidayah, i’anahdan ‘inayah-Nya, bangsa Indonesia telah selesai melaksanakan agenda kenegaraan yang sangat penting, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif pada tanggal 9 April 2014. Kendati di sana-sini masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan yang perlu dibenahi di masa-masa mendatang, namun secara umum Pemilu telah berlangsung dengan aman dan damai. Tiga bulan setelah selesainya […]

  • Siswa MAN 1 Pati Kunjungi KPU, Ini Tujuannya

    Siswa MAN 1 Pati Kunjungi KPU, Ini Tujuannya

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Pati mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, pada Kamis (8/9/2022) pagi. Di dampingi oleh para guru, mereka belajar memahami pendidikan politik. Hal itu agar nantinya mereka dapat berperan aktif di masyarakat ketika sudah mempunyai hak pilih.  Salah satu siswa kelas X MAN 1 Pati, […]

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

      KH. Ilham Supriyanto sedang mengisi ngaji budaya di Juwana dengan gaya uniknya, yaitu dakwah menggunakan wayang JUWANA- Hari Pahlawan menjadi momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia. 10 November diperingati sebagai bentuk rasa hormat atas jasa para Pahlawan yang telah gugur dan berkorban demi Negara. Inilah yang disampaikan oleh KH  Ilham Supriyanto, ketu LDNU Pati.  ungkapan […]

  • Perdana, Kader PMII Pati Tembus PB

    Perdana, Kader PMII Pati Tembus PB

    • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Proses pelantikan Imam Hanafi sebagai salah satu pengurus Besar PMII KOTA-Kabar menggembirakan datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Khususnya Komisariat Joyo Kesumo, Stai Pati. Salah satu kadernya, berhasil menduduki jabatan di Pengurus Besar (PB) PMII.  Imam Hanafi, yang pernah menjadi Ketua Komisariat PMII Joyo Kesumo pada 2012, sekarang sedang menjabat sebagai bendahara bidang hubungan […]

  • PCNU-PATI

    Pentas Seni Senja Berpuisi Perkenalkan Sastra Untuk Anak Muda

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Senin 21/8/2023,-  “Pentas seni Senja Berpuisi kali ini sengaja mengambil lokasi publik area untuk memperkenalkan dunia sastra khususnya kepada anak-anak muda generasi milenial di Kota Jakarta dan sekitarnya,” jelas Diki Lukman Hakim, Kepala Perpustakaan Jakarta dan Kepala Satuan Pelaksana Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin. Dalam wawancara khusus dengan penulis  di ujung acara Pentas […]

expand_less