Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini, wawasan dan pemahaman siswa-siswi tentang zakat dan wakaf bertambah dan melahirkan kesadaran berzakat yang dimulai dari kegiatan bersedekah sebagai manifestasi berbagi dan peduli kepada orang lain, utamanya mereka yang membutuhkan, seperti fakir-miskin.
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA, Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengatakan, zakat sudah dirintis Nabi sejak di Mekkah dengan nama ajaran tolong menolong. Nabi membangun persaudaraan yang erat antar sesama umat Islam. Satu dengan yang lain seperti satu bangunan yang saling menguatkan. Secara formal, zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah di Madinah, setelah posisi Islam kuat. Ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan zakat membutuhkan intervensi Negara dengan kekuatan strukturalnya dan aparat penegak hokum yang tegas dan disiplin. “Tanpa peran Negara, potensi besar zakat tidak bisa digali secara maksimal” tegas Dr. Jamal.
Sekarang ini, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun, namun yang tergali baru 4,5 trilyun, baik yang dihimpun oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di seluruh Indonesia. Ini tentu sebuah ironi untuk Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Untuk menggalakkan penghimpunan zakat, maka tidak ada jalan kecuali meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS dan LAZ. Manajemen yang diterapkan harus berbasis transparansi, akuntabilitas, partisipasi aktif, totalitas dan profesionalitas. Jangan sampai lembaga zakat dikelola secara amburadul dan hanya menggunakan waktu sisa. Zakat bisa tegak sebagaimana haji jika dikelola dengan prinsip all-out, totalitas, sehingga pikiran dan usaha dikerahkan untuk mengelola zakat dari perencanaan, pembagian kerja, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan intensif. Semua amil zakat harus sosok orang yang mempunyai integritas moral (jujur-tanggung jawab) dan kapabilitas memadai (visioner-komunikatif).
Ah. Luthfi selaku Sekretaris Prodi dan narasumber kedua menyatakan, dibutuhkan tata kelola zakat yang kreatif-inovatif dengan program yang menarik, sehingga mampu menarik muzakki (orang yang wajib berzakat). Amil zakat harus proaktif menggali zakat, tidak pasif menunggu muzakki. Haryanto selaku narasumber ketiga menyatakan, pentingnya menerapkan strategi fundraising yang jitu sehingga mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan Naimah selaku narasumber keempat menekankan pentingnya akuntansi zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga semua proses bisa termonitoring dengan baik dan mencegah terjadinya penyelewengan harta zakat. Dengan akuntansi zakat yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat akan naik, sehingga penghimpunan zakat akan meningkat tajam.


Shofii selaku Kepala Sekolah MA NU Miftahul Huda menyampaikan banyak terima kasih kepada Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA yang berkenan memberikan bekal ilmu dan skills manajemen kepada siswa-siswi tentang zakat dan wakaf. Khusus tentang zakat, di OSIS akan dibentuk LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah), sehingga ada wahana aktualisasi dalam berzakat, tidak hanya berkutat dengan teori
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Twib Bikinan Sekretaris NU Jakenan Trending

    Twib Bikinan Sekretaris NU Jakenan Trending

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Twib ‘Siap PTM’ karya Ali Munir menempati posisi trending #6 dan #8 di portal twibbon terkemuka, twibbonize.com. sementara twib PMII Kece menempati posisi trending #2 di portal yang sama PATI – Usia bukan ukuran untuk berkreasi. Banyak orang dengan usia yang tak lagi muda, namun masih bisa memproduksi beragam ide. Bahkan tidak jarang, ide-ide itupun […]

  • Peringati Satu Abad NU, Ketua PCNU Singgung Banjir Pati

    Peringati Satu Abad NU, Ketua PCNU Singgung Banjir Pati

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.686
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Peringatan Se Abad Nahdlatul Ulama’ di Kabupaten Pati diadakan Rabu (28/1) malam di Pendopo Kabupaten Pati. Agenda tersebut dihadiri beberapa tokoh penting dari Forkopomda dan juga PCNU serta para pengurus MWC NU se-Kabupaten Pati. Sayangnya, Risma Ardhi Chandra, PLT Bupati Pati yang dijadwalkan hadir menerima undangan mendadak dari Gubernur Jawa Tengah, sehingga […]

  • PCNU-PATI

    Penutupan MTQ XXX Jateng  Dimeriahkan Az-Zahir

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sepuluh ribuan warga padati Alun-alun Pati, Ahad (28/4/2024) malam. Mereka menghadiri selawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Majelis Az-Zahir Pekalongan. Selawatan ini dalam rangkaian acara puncak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 yang berlangsung di Kabupaten Pati pada 25 – 28 April 2024. Pj Gubernur Jateng, […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

  • LPBI NU Pusat Dan PC Ansor Pati Salurkan Air Bersih

    LPBI NU Pusat Dan PC Ansor Pati Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Menyikapi kemarau panjang dan melihat kondisi beberapa daerah di wilayah Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan, Pengurus Cabang  GP Ansor Pati mendatangi sejumlah titik terparah bencana kekeringan di kabupaten Pati, Senin (2/11). Mereka mendatangkan pasokan air bersih untuk menutupi kekeringan yang melanda sumur-sumur warga. Gerakan sosial yang terselenggara atas kerja sama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim […]

  • Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan. Photo by Ny Menghor on Unsplaash.

    Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* “Halah, cuma banjir ndak sampai se lutut,” celetuk seorang kawan di antara riuh hujan. Seketika telinga penulis memanas. Belum usai gemuruh dalam dada akibat ungkapan nyelekit itu, ternyata masih berlanjut. “Media terlalu membesar-besarkan.” Nah, kalau yang ini sudah ndak bisa di biarkan. Uraian ‘khotbah’ unfaedah itu harus segera di sliding […]

expand_less