Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
  • visibility 341
  • comment 0 komentar

Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini, wawasan dan pemahaman siswa-siswi tentang zakat dan wakaf bertambah dan melahirkan kesadaran berzakat yang dimulai dari kegiatan bersedekah sebagai manifestasi berbagi dan peduli kepada orang lain, utamanya mereka yang membutuhkan, seperti fakir-miskin.
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA, Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengatakan, zakat sudah dirintis Nabi sejak di Mekkah dengan nama ajaran tolong menolong. Nabi membangun persaudaraan yang erat antar sesama umat Islam. Satu dengan yang lain seperti satu bangunan yang saling menguatkan. Secara formal, zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah di Madinah, setelah posisi Islam kuat. Ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan zakat membutuhkan intervensi Negara dengan kekuatan strukturalnya dan aparat penegak hokum yang tegas dan disiplin. “Tanpa peran Negara, potensi besar zakat tidak bisa digali secara maksimal” tegas Dr. Jamal.
Sekarang ini, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun, namun yang tergali baru 4,5 trilyun, baik yang dihimpun oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di seluruh Indonesia. Ini tentu sebuah ironi untuk Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Untuk menggalakkan penghimpunan zakat, maka tidak ada jalan kecuali meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS dan LAZ. Manajemen yang diterapkan harus berbasis transparansi, akuntabilitas, partisipasi aktif, totalitas dan profesionalitas. Jangan sampai lembaga zakat dikelola secara amburadul dan hanya menggunakan waktu sisa. Zakat bisa tegak sebagaimana haji jika dikelola dengan prinsip all-out, totalitas, sehingga pikiran dan usaha dikerahkan untuk mengelola zakat dari perencanaan, pembagian kerja, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan intensif. Semua amil zakat harus sosok orang yang mempunyai integritas moral (jujur-tanggung jawab) dan kapabilitas memadai (visioner-komunikatif).
Ah. Luthfi selaku Sekretaris Prodi dan narasumber kedua menyatakan, dibutuhkan tata kelola zakat yang kreatif-inovatif dengan program yang menarik, sehingga mampu menarik muzakki (orang yang wajib berzakat). Amil zakat harus proaktif menggali zakat, tidak pasif menunggu muzakki. Haryanto selaku narasumber ketiga menyatakan, pentingnya menerapkan strategi fundraising yang jitu sehingga mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan Naimah selaku narasumber keempat menekankan pentingnya akuntansi zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga semua proses bisa termonitoring dengan baik dan mencegah terjadinya penyelewengan harta zakat. Dengan akuntansi zakat yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat akan naik, sehingga penghimpunan zakat akan meningkat tajam.


Shofii selaku Kepala Sekolah MA NU Miftahul Huda menyampaikan banyak terima kasih kepada Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA yang berkenan memberikan bekal ilmu dan skills manajemen kepada siswa-siswi tentang zakat dan wakaf. Khusus tentang zakat, di OSIS akan dibentuk LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah), sehingga ada wahana aktualisasi dalam berzakat, tidak hanya berkutat dengan teori
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    NU Harus Berfungsi

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani KH. M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati sekaligus Wakil Rais Syuriyah PBNU, mendorong pengurus NU untuk aktif menggerakkan potensi organisasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga NU, warga negara, bangsa dan umat manusia. Jangan sampai keberadaan NU tidak punya manfaat apa-apa. Dawuh beliau, NU jangan sampai […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

  • PCNU-PATI

    Wasiat Imam Ghazali

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Buku surat Wasiat untuk Generasi Muda yang merupakan terjemah dari kitab  Ayyuhā  al-Walad  adalah  tulisan ringkas  semacam  pesan-pesan Imam Al-Ghazali sebagai guru kepada murid pada pelepasan akhir tahun (wisuda). Sehingga pembahasan yang tertuang dalam kitab   ini   tidak   tersusun   dalam   kerangka khusus  yang  berbentuk  buku  seperti  Iḥyā’ atau karya lainnya. Salah  satu  kelemahan  Ayyuhā  al-Walad yang   sudah   ditambal   sendiri   oleh   Imam Al-Ghazālī   

  • Lazisnu Kayen Kian Mantab, Siap Lakukan Pelatihan Besok

    Lazisnu Kayen Kian Mantab, Siap Lakukan Pelatihan Besok

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Rapat koordinasi Lazisnu Kayen bersama MWC NU. Mereka sepakat melaksanakan pelatihan dan pelantikan Upzisnu ranting minggu ini. KAYEN – Pengurus LAZISNU Kecamatan Kayen melaksanakan rapat koordinasi guna membahas pelantikan dan pelatihan Upzisnu ranting Se-Kecamatan Kayen. Rakor tersebut dilaksanakan Senin (20/9) kemarin.  Selain melibatkan pengurus Upzisnu, para pengurus harian MWC NU Kayen juga terlibat dalam Rakor […]

  • Empat Mahasiswi IAIN Kudus Boyong dari Kantor Lazisnu Pati

    Empat Mahasiswi IAIN Kudus Boyong dari Kantor Lazisnu Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Penyerahan cindera mata dari mahasiswi PPL IAIN Kudus kepada pengurus PC Lazisnu Pati PATI- Sebanyak empat mahasiswi IAIN Kudus Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Lazisnu Pati. Setelah genap satu bulan pelaksanaan PPL ini, merekapun boyong dari kantor Lazisnu Pati, Senin (30/8). diserahkan kembali ke Kampus dalam hal ini kepada […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian I)

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.212
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Rekan saya kemarin turut membaca tulisan pada Mutiara Ramadan bertajuk Pendidikan Karakter Perspektif Ki Hajar Dewantara. Usai membaca, ia justru request tulisan khusus tentan sarung dan kiai. Dalam hati saya “Wah, dupeh arep bada, bahasane sarung”. Ya, ia adalah Sofyan Bachri (Direktur PT. Suave Health Medika), sahabat saya yang makin rajin ikut […]

expand_less