Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
  • visibility 269
  • comment 0 komentar

Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini, wawasan dan pemahaman siswa-siswi tentang zakat dan wakaf bertambah dan melahirkan kesadaran berzakat yang dimulai dari kegiatan bersedekah sebagai manifestasi berbagi dan peduli kepada orang lain, utamanya mereka yang membutuhkan, seperti fakir-miskin.
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA, Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengatakan, zakat sudah dirintis Nabi sejak di Mekkah dengan nama ajaran tolong menolong. Nabi membangun persaudaraan yang erat antar sesama umat Islam. Satu dengan yang lain seperti satu bangunan yang saling menguatkan. Secara formal, zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah di Madinah, setelah posisi Islam kuat. Ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan zakat membutuhkan intervensi Negara dengan kekuatan strukturalnya dan aparat penegak hokum yang tegas dan disiplin. “Tanpa peran Negara, potensi besar zakat tidak bisa digali secara maksimal” tegas Dr. Jamal.
Sekarang ini, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun, namun yang tergali baru 4,5 trilyun, baik yang dihimpun oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di seluruh Indonesia. Ini tentu sebuah ironi untuk Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Untuk menggalakkan penghimpunan zakat, maka tidak ada jalan kecuali meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS dan LAZ. Manajemen yang diterapkan harus berbasis transparansi, akuntabilitas, partisipasi aktif, totalitas dan profesionalitas. Jangan sampai lembaga zakat dikelola secara amburadul dan hanya menggunakan waktu sisa. Zakat bisa tegak sebagaimana haji jika dikelola dengan prinsip all-out, totalitas, sehingga pikiran dan usaha dikerahkan untuk mengelola zakat dari perencanaan, pembagian kerja, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan intensif. Semua amil zakat harus sosok orang yang mempunyai integritas moral (jujur-tanggung jawab) dan kapabilitas memadai (visioner-komunikatif).
Ah. Luthfi selaku Sekretaris Prodi dan narasumber kedua menyatakan, dibutuhkan tata kelola zakat yang kreatif-inovatif dengan program yang menarik, sehingga mampu menarik muzakki (orang yang wajib berzakat). Amil zakat harus proaktif menggali zakat, tidak pasif menunggu muzakki. Haryanto selaku narasumber ketiga menyatakan, pentingnya menerapkan strategi fundraising yang jitu sehingga mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan Naimah selaku narasumber keempat menekankan pentingnya akuntansi zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga semua proses bisa termonitoring dengan baik dan mencegah terjadinya penyelewengan harta zakat. Dengan akuntansi zakat yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat akan naik, sehingga penghimpunan zakat akan meningkat tajam.


Shofii selaku Kepala Sekolah MA NU Miftahul Huda menyampaikan banyak terima kasih kepada Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA yang berkenan memberikan bekal ilmu dan skills manajemen kepada siswa-siswi tentang zakat dan wakaf. Khusus tentang zakat, di OSIS akan dibentuk LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah), sehingga ada wahana aktualisasi dalam berzakat, tidak hanya berkutat dengan teori
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Kongres Traktiran

    Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Kongres Traktiran

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pimpinan Pusat IPNU XX – IPPNU XIX bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Ketum IPMI Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari PBNU.Pimpinan Pusat Bangga, Kongres Ditraktir PBNU Pimpinan Pusat bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari […]

  • Wujud Kepedulian, Artha Bahana Syariah Salurkan Bantuan Logistik Banjir Melalui Posko Induk PCNU Pati Peduli Bencana

    Wujud Kepedulian, Artha Bahana Syariah Salurkan Bantuan Logistik Banjir Melalui Posko Induk PCNU Pati Peduli Bencana

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.879
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – KSPPS Artha Bahana Syariah (ABS) Pati menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui Posko Induk PCNU Kabupaten Pati Peduli Bencana untuk segera didistribusikan ke titik-titik terdampak paling parah. Dalam aksi kemanusiaan ini, ABS menyalurkan sejumlah bahan pokok penting, di antaranya […]

  • PCNU - PATI Ilustrasi (freepik.com)

    Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya. Rabiah al-Adawiyah […]

  • PCNU-PATI

    Sepanjang Tahun 2022 LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS Mencapai Rp15,6 Miliar

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, telah mengelola dana sebesar Rp15,6 miliar.  Adapun dana itu terdiri atas Rp. 2,087,913,520 dana Zakat, Rp. 742,254,261 penerimaan dana Infak non Koin, Rp. 5,180,900,204 dana Koin NU, dan Rp. 7,603,488,020 yang bersumber dari dana lainnya.  Jika dibandingkan tahun […]

  • Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

    Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

      PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, meluncurkan program Koin 5.000. Program ini dijalankan guna mendukung layanan kesehatan. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa program Koin 5.000 adalah wujud nyata gerakan kepedulian warga Nahdliyyin dalam membantu sesama. Melalui program ini, infak […]

  • PCNU-PATI

    Dosen Inisnu Sebar Artikel Jurnal Scopus, 75 Persen Menggunakan Aplikasi

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Bertempat di gedung Pascasarjana Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung menggelar Diskusi Bareng Ramadan & Buka Bersama dengan tema “Membuat Analisis dan Visualisasi Data Kualitatif dengan Open Knowledge Maps, Mendeley, VOSviewer, NVIVO, dan ATLAS.ti” pada Kamis […]

expand_less