Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini, wawasan dan pemahaman siswa-siswi tentang zakat dan wakaf bertambah dan melahirkan kesadaran berzakat yang dimulai dari kegiatan bersedekah sebagai manifestasi berbagi dan peduli kepada orang lain, utamanya mereka yang membutuhkan, seperti fakir-miskin.
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA, Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengatakan, zakat sudah dirintis Nabi sejak di Mekkah dengan nama ajaran tolong menolong. Nabi membangun persaudaraan yang erat antar sesama umat Islam. Satu dengan yang lain seperti satu bangunan yang saling menguatkan. Secara formal, zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah di Madinah, setelah posisi Islam kuat. Ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan zakat membutuhkan intervensi Negara dengan kekuatan strukturalnya dan aparat penegak hokum yang tegas dan disiplin. “Tanpa peran Negara, potensi besar zakat tidak bisa digali secara maksimal” tegas Dr. Jamal.
Sekarang ini, potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun, namun yang tergali baru 4,5 trilyun, baik yang dihimpun oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di seluruh Indonesia. Ini tentu sebuah ironi untuk Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Untuk menggalakkan penghimpunan zakat, maka tidak ada jalan kecuali meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS dan LAZ. Manajemen yang diterapkan harus berbasis transparansi, akuntabilitas, partisipasi aktif, totalitas dan profesionalitas. Jangan sampai lembaga zakat dikelola secara amburadul dan hanya menggunakan waktu sisa. Zakat bisa tegak sebagaimana haji jika dikelola dengan prinsip all-out, totalitas, sehingga pikiran dan usaha dikerahkan untuk mengelola zakat dari perencanaan, pembagian kerja, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan intensif. Semua amil zakat harus sosok orang yang mempunyai integritas moral (jujur-tanggung jawab) dan kapabilitas memadai (visioner-komunikatif).
Ah. Luthfi selaku Sekretaris Prodi dan narasumber kedua menyatakan, dibutuhkan tata kelola zakat yang kreatif-inovatif dengan program yang menarik, sehingga mampu menarik muzakki (orang yang wajib berzakat). Amil zakat harus proaktif menggali zakat, tidak pasif menunggu muzakki. Haryanto selaku narasumber ketiga menyatakan, pentingnya menerapkan strategi fundraising yang jitu sehingga mendapatkan hasil maksimal. Sedangkan Naimah selaku narasumber keempat menekankan pentingnya akuntansi zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga semua proses bisa termonitoring dengan baik dan mencegah terjadinya penyelewengan harta zakat. Dengan akuntansi zakat yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat akan naik, sehingga penghimpunan zakat akan meningkat tajam.


Shofii selaku Kepala Sekolah MA NU Miftahul Huda menyampaikan banyak terima kasih kepada Prodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA yang berkenan memberikan bekal ilmu dan skills manajemen kepada siswa-siswi tentang zakat dan wakaf. Khusus tentang zakat, di OSIS akan dibentuk LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah), sehingga ada wahana aktualisasi dalam berzakat, tidak hanya berkutat dengan teori
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    WEDARUJAKSA-Momen Hari Santri Nasional yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh para peserta didik Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Pagerharjo, Wedarijaksa. Peserta didik yang tergabung dalam Himpunan Siswa Bustanul Ulum ini menggelar diskusi publik pada Senin (28/10) kemarin. Acara bertajuk Forum Diskusi Santri (Santri Indonesia untuk Perdamaian Bangsa) tersebut menghadirkan para praktisi dari berbagai latar […]

  • Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

      Para Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong setelah menjalani Oruentasi All Pengurus GEMBONG – Minggu (26/12/2021) lalu, Pengurus Harian PAC IPNU IPPNU Gembong telah melaksanakan Orientasi All Pengurus. Kegiatan yang berlangsung di MI Hidayatul Islam Sentul diawali dengan pembekalan materi yang bersifat umum, seperti menganalisis potensi bagi PAC IPNU IPPNU Gembong dalam satu periode ke […]

  • Tim KKN IAIN Kudus Beri Pelatihan Pembuatan Es Krim Sayuran

    Tim KKN IAIN Kudus Beri Pelatihan Pembuatan Es Krim Sayuran

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Tiga mahasiswi IAIN Kudus sedang mensimulasikan pembuatan es krim sayuran di hadapan warga WEDARIJAKSA – Tim KKN IAIN Kudus di Kecamatan Wedarijaksa mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan es krim sayuran pada hari Sabtu, (2/10) di Balai Desa Jetak. Kegiatan yang bertajuk “Inovasi Pembuatan Ice Cream dari Sayuran,” tersebut diikuti oleh seluruh anggota PKK Desa Jetak.  Matsna […]

  • Sekretaris PCNU dan Dua Perwakilan Garfa Pati Ikuti Geladhen Hageng Jemparingan Nasional di Kulon Progo

    Sekretaris PCNU dan Dua Perwakilan Garfa Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional di Kulon Progo

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.767
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kulon Progo, ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Alun-Alun Wates untuk mengikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional, sebuah ajang panahan tradisional bergaya Mataram. Turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah delapan peserta dari Kabupaten Pati. Di antaranya lima anggota Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) […]

  • Persipa Pati Launching Tim dengan Berselawat Bareng Rijalul Ansor

    Persipa Pati Launching Tim dengan Berselawat Bareng Rijalul Ansor

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Persipa Pati secara resmi mengenalkan skuat tim dan jersey baru untuk mengarungi Liga 2 Indonesia musim 2023/2024.  Peluncuran tim dan jersey yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan pada Jumat (15/9/2023) malam itu dikemas dalam acara “Persipa Bersholawat”. Dalam selawatan ini managemen Persipa menghadirkan Habib Abdillah Alaydrus dan Gus Abdul Warits, dengan […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

expand_less