Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Interaktif sebagai Bentuk Merajut Kerukunan Antar Umat Beragama

Dialog Interaktif sebagai Bentuk Merajut Kerukunan Antar Umat Beragama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
  • visibility 415
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Jepara-Segenap Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yangsedang melakukan Kuliah Kerja Nyata di Desa Tempur Kecamatan Keling kabupaten Jepara melakukan kegiatan dialog interaktif kampung moderasi beragama, dengan tema “Merajut Kerukunan antar Umat Beragama”. Senin (04/09/23).

Kegiatan yang dimulai dari sambutan Perangkat Desa oleh Bapak Mahfudh mengapresiasi adanya dialog interaktif antar umat beragama, karena menurutnya kegiatan ini baru pertama kali diadakan antar umat beragama.

“Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa di Desa Tempur umat beragama baik Islam maupun non-muslim (Kristen) hidup berjejeran dan saling mengayomi satu sama lain. Bahkan uniknya ketika ada salah satu warga Tempur yang meninggal, justru umat Kristen memakai sarung dan peci, sedangkang umat Islam memakai celana dan kaos, sehingga dari situ banyak orang yang menilai kalau yang ikut takziyah adalah umat islam semua, melainkan juga umat Kristen ikut menghadiri untuk memberikan penghormatan. Begitulah indahnya toleransi antar umat beragama.”

Selain itu juga saat dialog interaktif dimulai dari perspektif agama yang disampaikan oleh Miftahul Munif menjelaskan bahwa dalam sejarahnya Nabi Muhammad saw tidak melarang jamaah umat Kristen kala itu melakukan kebaktian di Masjid Nabawi. Hal ini menurut beliau merupakan bentuk toleransi yang sudah ada di zaman Rasulluahi saw.

Sedangkan menurut Nur Salam selaku tokoh umat Islam menjelaskan dalam perspektif kearifan lokal mencontohkan bahwa, di Tempur baik umat Islam dan umat Kristen sudah biasanya hidup saling berdampingan dan saling bahu-membahu dalam mengikuti kegiatan baik diselenggarakan dari umat Islam maupun umat Kristen. Misalnya dalam hal ini adalah saat melakukan istighosah di masjid yang jamaahnya meludak sampai ke jalan dan rumah warga. Dari umat Kristen membuka selebar-lebarnya teras Gereja untuk dipakai jamaah umat Islam, kata beliau.

Adapaun menurut  Suwadi selaku tokoh umat Kristen menjelaskan bahwa bentuk toleransi yang terjalin Ketika Pembangunan Gereja umat Islam tidak ikut sumbangsih dalam bentuk tenaga saja, melainkan juga ikut membelikan material.

Selain itu juga saat umat Kristen merayakan Hari Natal yang bertugas menjadi keamaan adalah dari Ansor dan Banser untuk menertibkan keamanan di lokasi. Dan Ketika jamaah umat Kristen meludak teras atau serambi masjid juga diperbolehkan untuk ditempati oleh Umat Kristen. Tambahnya.

Dan perlu diingat di Desa Tempur tidak hanya dalam bentuk toleransinya tinggi juga yang unik letak antar masjid dan gereja hanya berjarak lima meter, sehingga dari situ banyak dari pengunjung luar negeri maupun dari akademisi untuk melakukan penelitian di desa tempur.

Adapun kedepannya, harapannya dengan adanya dialog ini desa Tempur bisa menjadi desa percontohan dalam bentuk toleransi antar umat beragama.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Manas Taneja

    Hukum Minum Air Yang Berada di Masjid

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 729
    • 0Komentar

          Ada seorang melakukan perjalanan pada saat dia berpuasa.Ketika waktu maghrib tiba,dia mampir ke masjid untuk melakukan solat.karena seharian berpuasa,dia haus,maka dia sekalian minum air dari kulah masjid. Pertanyan: Bagaimana hukum minum air yang berada di masjid? Jawaban : Boleh apabila dilokasi tersebut  tidak ada larangan tertentu Referensi : Al Fatawiy Al Fiqhiyyah Al Kubro […]

  • Seribuan Jemaah Haji Pati Sampai di Kampung Halaman

    Seribuan Jemaah Haji Pati Sampai di Kampung Halaman

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.946
    • 0Komentar

    Pati – Seribuan jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah telah sampai di kampung halaman. Mereka dari kloter 43, kloter 49, kloter 50, kloter 51 dan kloter 52. Rinciannya kloter 43 yang berjumlah 2 jemaah sampai di Kabupaten Pati pada Selasa(16/6/2026) malam lalu, 143 jemaah haji Kloter 49 pulang pada Kamis (18/6/2026) malam, 348 jemaah […]

  • Sosok Arief, Guru MI Mantan Loper Koran Raih Doktor UIN Walisongo

    Sosok Arief, Guru MI Mantan Loper Koran Raih Doktor UIN Walisongo

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.137
    • 0Komentar

    Semarang – Moh. Miftahul Arief, guru MI Miftahul Akhlaqiyah Ngaliyan, Semarang, resmi meraih gelar Doktor Studi Islam dari UIN Walisongo Semarang setelah berhasil mempertahankan disertasinya, dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi S-3 Studi Islam Pascasarjana UIN Walisongo, Rabu 30 September 2026. Ujian terbuka yang dipimpin langsung Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag. […]

  • Bangun Kemandirian Ekonomi, PC IPNU IPPNU Pati Luncurkan Kedai Pelajar - PCNU PATI

    Bangun Kemandirian Ekonomi, PC IPNU IPPNU Pati Luncurkan Kedai Pelajar

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati melalui Lembaga Ekonomi, Kewirausahaan, dan Koperasi (Lekas) meluncurkan Kedai Pelajar. Upaya ini untuk membangun kemandirian ekonomi dalam berorganisasi. Direktur Lekas Muhammad Azka mengatakan, Kedai Pelajar merupakan usaha bisnis yang dibangun untuk mewujudkan kemandirian secara keuangan dalam Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati. “Kedai Pelajar ini berpeluang untuk […]

  • Peringati Harlah ke-92, PC GP Ansor Pati Sukses Gelar Turnamen Futsal Antar-PAC

    Peringati Harlah ke-92, PC GP Ansor Pati Sukses Gelar Turnamen Futsal Antar-PAC

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12.849
    • 0Komentar

      PATI — Memperingati Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor ke-92, Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pati sukses menggelar Turnamen Futsal Antar-Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pati. Kompetisi yang berlangsung di GOR Pesantenan pada 28–30 April 2026 ini menjadi ajang unjuk sportivitas sekaligus penguat solidaritas kader. ​Turnamen ini diikuti oleh perwakilan PAC dari berbagai […]

  • Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    Gus Rozin: Santri Harus Menjadi Pelopor Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.652
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id SEMARANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menjadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat prestasi, bukan sekadar euforia perayaan. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan rangkaian puncak Hari Santri 2025 PWNU Jateng di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, […]

expand_less