Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
img-20211120-wa0048-7401794
Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa

MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 dan dihadiri lebih dari 250 mahasiswa. Turut hadir Rektor Ipmafa, KH. Abdul Ghofarrozien, beserta pimpinan dan civitas akademika Ipmafa. 

Acara SG ini merupakan kegiatan yang sasaran utamanya mahasiswa baru untuk mengenalkan dunia akademik kampus. Harapannya akan tertanam karakter entrepreneur dari tiap mahasiswa santri di Ipmafa. Ke depan, karakter entrepreneur inilah yang akan sangat menentukan masa depan. Oleh karena itu, tema Santripreneur dipilih supaya lahir entrepreneur yang santri. 

Rangkaian kegiatan SG diawali sambutan Rektor Ipmafa yang menyambut baik kehadiran Pak Dahlan selaku narasumber. Gus Rozien, sapaan Rektor Ipmafa, mengawali dengan penjelasan bahwa “kampus Ipmafa bukan perguruan tinggi yang lahir dari pesantren atau berara di lingkungan pesantren. Akan tetapi kampus yang berbasis pesantren sebagaimana pesan Kiai Sahal beberapa tahun silam”. 

Gus Rozien menekankan pentingnya entrepreneur yang merupakan bagian dari spirit ipmafa bersama nilai pesantren dan riset. Tiga hal ini adalah basis aktivitas di kampus yang diinisiasi oleh Kiai Sahal. “Entrepreneur bukan persoalan duit atau monetisasi. Entrepreneur adalah spirit, perjuangan, keberanian, visi, dan berpikir out of the box untuk melangkah ke depan”, terangnya. 

Pada inti acara, Pak Dahlan mengawali dengan mengatakan bahwa gerakan kemajuan yang akan datang, ditentukan oleh dua hal, yaitu anak muda dan wanita. “Makanya saya senang ketika mayoritas mahasiswa di sini adalah perempuan, karena saya percaya kemajuan ditentukan oleh dua hal ini”. Ia juga percaya bahwa banyaknya orang pintar Indonesia yang memilih tinggal di luar negeri, masih banyak gantinya di sini. “Justru hal itu menjadi kekayaan tersendiri, yakni kekayaan network. Network ini tidak kalah pentingnya dengan kekayaan aset/materi”, imbuhnya. 

Mantan menteri BUMN ini juga memaparkan beberapa hal terkait entrepreneur. Menurutnya entrepreneur adalah orang yang pintar dan biasanya orang pintar itu orang yang selalu gelisah memikirkan masa depan dan lingkungan sekitarnya. “Tidak ada pelatihan menjadi entrepreneur, anda boleh ikut pelatihan atau seminar menjadi pengusaha sukses tetapi setelah selesai anda tidak bisa langsung menjadi pengusaha”. Ia menambahkan juga bahwa jika ditanya tips menjadi entrepreneur maka saya jawab ‘saya tidak tahu dan memang tidak bisa memberikan tips’. 

Dalam SG kali ini, Pak Dahlan menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan entrepreneur. Diantaranya ialah niat atau kemauan, setelah mau kemudian bisa, lalu peduli kepada lainnya. Jadi kemauan dan kemampuan merupakan hal penting dalam jiwa entrepreneur. “Belajar jadi pengusaha tidak harus menunggu lulus, ada modal, ataupun lancar. Mulai saja!” ucapnya. 

Pada kesempatan ini, Pak Dahlan memanggil beberapa mahasiswa untuk maju ke panggung. Mahasiswa yang maju harus sesuai pertanyaan yakni siapa yang sudah berbisnis? Mengapa berbisnis? Dan siapa yang pernah tertipu? Hasilnya ternyata banyak mahasiswa yang sudah berbisnis dengan beragam motif bisnisnya. Menariknya, mereka yang pernah tertipu justru semakin terpacu untuk mengembangkan bisnisnya. 

Dahlan Iskan kemudian menyatakan bahwa berbisnis itu seperti naik sepeda. “pernahkah anda mengikuti pelatihan naik sepeda? Tidak ada. Yang ada kita belajar naik sepeda dari memegangnya, mendorongnya, menaikinya. Jika terjatuh, bangkit lagi hingga akhirnya lancar bersepeda”. Yang terjadi ketika kita kapok belajar naik sepeda adalah kita tidak akan pernah bisa, begitu pula entrepreneur.(shofyan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bimtek Sisnu di aula PCNU Pati bersama tim Sensus warga NU dari PW-NU Jateng PATI-PC NU Kab. Pati bersama PW NU JATENG, melaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) mengenai sensus warga NU berbasis SISNU di Aula PCNU Pati, Sabtu (22/8).  Sedikitnya 21 orang delegasi MWC NU se-kabupaten Pati beserta perwakilan oprator dari ranting NU di masing-masing MWC […]

  • Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan peserta didik Yayasan Tarbiyatul Banin memadati komplek pemakaman Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pemandangan ini selalu terjadi setiap kali menjelang peringatan sedekah bumi dan Haul Ki Ageng Rante Kencono Wulung yang diselenggarakan setiap bulan Dzulqo’dah dalam kalender hijriyah. Para peserta didik sedang berkumpul di Makam Ki Ageng Rante Kencono Wulung Hadirnya rombongan peserta […]

  • PCNU-PATI

    Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi.  Hadir sebagai pemantik acara bertajuk “Santri Milenial dan Tantangan Global” Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz.  Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua […]

  • Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim saat menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menaati peraturan pemerintah terkait pemutusan mata rantainpenyebaran covid-19 KOTA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dicanangkan oleh Pemerintah berdampak besar bagi masyarakat. Sektor ekonomi, pendidikan hingga sosial keagamaan merupakan sektor yang menerima pengaruh langsung dari PPKM. Pengaruh yang didapatkan kebanyakan merupakan efek […]

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • NU Online Ulang Tahun Hari Ini

    NU Online Ulang Tahun Hari Ini

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kiriman kue ulang tahun untuk NU Online dari Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU HongKong JAKARTA-Media massa sangat diperlukan sebaagai corong berita. Seiring berkembangnya zaman, media massa bukan hanya tempat menimba berita, namun juga bisa menjadi tempat yang menyediakan berbagai informasi bahkan hiburan dalam berbagai bentuk. Media cetak juga sudah mulai bertransformasi dalam bentuk yang mengikuti […]

expand_less