Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
img-20211120-wa0048-7401794
Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa

MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 dan dihadiri lebih dari 250 mahasiswa. Turut hadir Rektor Ipmafa, KH. Abdul Ghofarrozien, beserta pimpinan dan civitas akademika Ipmafa. 

Acara SG ini merupakan kegiatan yang sasaran utamanya mahasiswa baru untuk mengenalkan dunia akademik kampus. Harapannya akan tertanam karakter entrepreneur dari tiap mahasiswa santri di Ipmafa. Ke depan, karakter entrepreneur inilah yang akan sangat menentukan masa depan. Oleh karena itu, tema Santripreneur dipilih supaya lahir entrepreneur yang santri. 

Rangkaian kegiatan SG diawali sambutan Rektor Ipmafa yang menyambut baik kehadiran Pak Dahlan selaku narasumber. Gus Rozien, sapaan Rektor Ipmafa, mengawali dengan penjelasan bahwa “kampus Ipmafa bukan perguruan tinggi yang lahir dari pesantren atau berara di lingkungan pesantren. Akan tetapi kampus yang berbasis pesantren sebagaimana pesan Kiai Sahal beberapa tahun silam”. 

Gus Rozien menekankan pentingnya entrepreneur yang merupakan bagian dari spirit ipmafa bersama nilai pesantren dan riset. Tiga hal ini adalah basis aktivitas di kampus yang diinisiasi oleh Kiai Sahal. “Entrepreneur bukan persoalan duit atau monetisasi. Entrepreneur adalah spirit, perjuangan, keberanian, visi, dan berpikir out of the box untuk melangkah ke depan”, terangnya. 

Pada inti acara, Pak Dahlan mengawali dengan mengatakan bahwa gerakan kemajuan yang akan datang, ditentukan oleh dua hal, yaitu anak muda dan wanita. “Makanya saya senang ketika mayoritas mahasiswa di sini adalah perempuan, karena saya percaya kemajuan ditentukan oleh dua hal ini”. Ia juga percaya bahwa banyaknya orang pintar Indonesia yang memilih tinggal di luar negeri, masih banyak gantinya di sini. “Justru hal itu menjadi kekayaan tersendiri, yakni kekayaan network. Network ini tidak kalah pentingnya dengan kekayaan aset/materi”, imbuhnya. 

Mantan menteri BUMN ini juga memaparkan beberapa hal terkait entrepreneur. Menurutnya entrepreneur adalah orang yang pintar dan biasanya orang pintar itu orang yang selalu gelisah memikirkan masa depan dan lingkungan sekitarnya. “Tidak ada pelatihan menjadi entrepreneur, anda boleh ikut pelatihan atau seminar menjadi pengusaha sukses tetapi setelah selesai anda tidak bisa langsung menjadi pengusaha”. Ia menambahkan juga bahwa jika ditanya tips menjadi entrepreneur maka saya jawab ‘saya tidak tahu dan memang tidak bisa memberikan tips’. 

Dalam SG kali ini, Pak Dahlan menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan entrepreneur. Diantaranya ialah niat atau kemauan, setelah mau kemudian bisa, lalu peduli kepada lainnya. Jadi kemauan dan kemampuan merupakan hal penting dalam jiwa entrepreneur. “Belajar jadi pengusaha tidak harus menunggu lulus, ada modal, ataupun lancar. Mulai saja!” ucapnya. 

Pada kesempatan ini, Pak Dahlan memanggil beberapa mahasiswa untuk maju ke panggung. Mahasiswa yang maju harus sesuai pertanyaan yakni siapa yang sudah berbisnis? Mengapa berbisnis? Dan siapa yang pernah tertipu? Hasilnya ternyata banyak mahasiswa yang sudah berbisnis dengan beragam motif bisnisnya. Menariknya, mereka yang pernah tertipu justru semakin terpacu untuk mengembangkan bisnisnya. 

Dahlan Iskan kemudian menyatakan bahwa berbisnis itu seperti naik sepeda. “pernahkah anda mengikuti pelatihan naik sepeda? Tidak ada. Yang ada kita belajar naik sepeda dari memegangnya, mendorongnya, menaikinya. Jika terjatuh, bangkit lagi hingga akhirnya lancar bersepeda”. Yang terjadi ketika kita kapok belajar naik sepeda adalah kita tidak akan pernah bisa, begitu pula entrepreneur.(shofyan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Lesbumi PCNU Pati Terbitkan Buku Berjudul 'Jabrik'

    Ketua Lesbumi PCNU Pati Terbitkan Buku Berjudul ‘Jabrik’

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

      Pati – Ketua Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Pati, Arif Sutoyo,  membuat sebuah buku kumpulan cerita pendek yang diberi nama “Jabrik”. Ia mencipkatan buku ini karena terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu). Arif mengatakan, cerita Jabrik mengambil sudut pandang yang sederhana tetapi membawa pesan  mendalam. Jabrik menjadi tokoh utama yang digambarkan sebagai sosok cerdik dan mampu […]

  • PCNU-PATI Photo by Sincerely Media

    Kasus Penulis Muda dan Redaktur Lulusan Rusia: Urgensi Basa-Basi Komunikasi

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Oleh : Akhmad Idris Baru-baru ini, dunia kepenulisan kembali dibuat gaduh. Jika kegaduhan sebelumnya disebabkan oleh ulah seorang penulis veteran yang mengirimkan cerpen karya ‘muridnya’ dengan atas nama dirinya, maka kegaduhan teranyar kali ini disulut oleh unggahan tangkapan layar di media sosial seorang penulis muda dan redaktur lulusan Rusia yang berisi teks percakapan mereka berdua. […]

  • PCNU-PATI

    Akhiri Kepengurusan dengan Gemilang, Kiai Sukahar Tuai Pujian

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Setelah menyelesaikan masa jabatan dengan gemilang, Ketua MWC-NU Tambakromo menuai pujian. Salah satunya datang dari Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat dalam pembukaan Konferensi MWC-NU Tambahromo, Ahad (6/8).  “Meski banyak kendala, teruta covid 19, namun NU dibawah pimpinan Kiai Sukahar sangat luar biasa,” ungkap dia dalam forum bertajuk ‘Sinergi Bergerak Menrawat Jagad’ tersebut.  Mirza menambahkan […]

  • Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Tayu – Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial. Mereka mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako sebanyak 550 bungkus kepada para dhuafa se-Kecamatan Tayu dengan distribusi per ranting 22 orang. “Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan PAC Fatayat NU kecamatan Tayu, dimulai dari kegiatan khatmul Qur’an yang […]

  • PCNU-PATI

    Santun(an)

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Menjelang hari kemenangan. Berbagai macam kegiatan banyak dilakukan. Mereka mengatakan memburu pahala; berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan kegiatan tersebut seringkali dengan embel-embel mengentaskan kesedihan serta berbagi kebahagiaan terdahap mereka yang dalam menjalani hidup dan kehidupan belum mendapatkan keberuntungan. Dalam tanda kutip mereka yang sendari kecil telah ditinggalkan orang tuanya baik dari […]

  • PCNU-PATI

    Imam Sumali Duduki Kursi GP Ansor 1 Kecamatan Gembong 

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    GEMBONG – Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Gembong telah usai. Kegiatan yang dilakukan di Gedung MWC NU Gembong pada Jumat (30/9) tersebut berjalan relatif singkat.  Sedikitnya, ada sembilan Ranting yang memberikan Rekomendasi kepada Imam Sumali. Secara singkat, pria asal Klakahkasian itu pun terpilih sebagai ketua PAC GP Ansor Kecmatan Gembong masa khidmat 2022-2024.  “Saya mengajak […]

expand_less