Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Berkesadaran

Berkesadaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pernahkah kalian merasa bahwa apa yang dilakukan orang tua kita justru malah membuat kita semakin tak bahagia? Meski dalilnya itu didasarkan untuk kebaikan kita? Atau pernahkah kalian merasa terbebani dengan permintaan-permintaan orang tua karena menganggap kita sudah dewasa dan seharusnya bisa mengabulkan segala keinginan tersebut?

Salah satu yang menurut saya beban adalah dengan pertanyaan kapan menikah. Saya sendiri sempat heran. Yang menikah dan menjalaninya siapa, yang grusa-grusu dan ingin cepat-cepat siapa. Bapak, Ibu dan semua keluarga, bahkan teman-teman dan beberapa rekan kerja menginginkan saya untuk segera menikah. Sebenarnya saya pun tak keberatan dengan permintaan itu, namun jika sudah memaksa itu yang saya tak suka.

Mereka selalu memakai alasan tunggu apalagi, usia kita sudah beranjak tua. Nanti kamu kalau tak bisa punya anak gimana. Dan sebagainya. Selalu begitu. Kadang saya sampai merasa risih. Memang, apa yang mereka sampaikan tersebut tak sepenuhnya salah, tetapi mbok ya jangan memaksakan kehendak pribadi terus menerus to.

Jika saya diberikan kesempatan bertanya, apakah posisi saya saat ini menjadi beban untuk mereka? Apakah mereka merasa malu karena masih menampung dan berinteraksi dengan seorang gadis yang tak kunjung menikah, terlebih gadis-gadis seumuran lainnya sudah menikah? Atau apakah mereka bisa menjamin jika menuntut saya untuk segera melepas masa lajang tersebut nantinya akan bisa membuat saya lebih bahagia?

Saya yakin jawabannya tentu tidak. Mereka hanya menempatkan dan memaksa saya untuk memenuhi standarisasi yang telah dibentuk oleh masyarakat tanpa bertanya tentang dan bagaimana kondisi serta keinginan saya. Mereka lebih melihat saya sebagai seorang anak perempuan yang tak bisa apa-apa dan harusnya tunduk saja pada standarisasi tersebut. Mereka tak melihat saya sebagai manusia pada umumnya yang boleh memiliki kesempatan untuk memilih sendiri jalan hidup yang saya inginkan.

Hari ini saya bahagia menikmati perjalanan hidup dengan lebih banyak berlatih berkesadaran. Sebab melalui latihan-latihan tersebut saya merasa tenang, dan menemukan sebuah kebahagiaan. Meski jalan yang saya pilih ini berbeda dari apa yang kebanyakan teman-teman saya lalui, tapi itu nyatanya tak membuat saya putus asa.

Bagi saya hidup berkesadaran tanpa menuntut dan memaksa diri harus sesuai standarisasi masyarakat yang ada adalah bentuk syukur dari apa yang diberikan gusti Allah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

      Pati. Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Jawa Tengah KH Aniq Muhammadun mengatakan bahwa saat ini pengelolaan manajemen penanganan jenazah Covid-19 masih perlu diperhatikan sehingga bisa ditangani sesuai dengan syariat Islam.       Ia menyampaikan hal ini pada kegiatan rutinan Istighotsah dan Pembacaan Ratibul Haddad bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

  • MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Suasana khidmat menyelimuti halaman Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, pada Senin (1/9/2025), saat lebih dari seribu siswa dan tenaga pendidik menggelar istighosah dan doa bersama demi keselamatan bangsa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian spiritual dan ikhtiar kebangsaan di tengah dinamika situasi nasional saat ini. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Masrukhan, […]

  • PN Dukuhseti Sumbang Air Bersih

    PN Dukuhseti Sumbang Air Bersih

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Luar biasa. Kata itu yang pertama meluncur dari mulut Andif Prasetyo, salah satu Pengurus Cabang Pagar Nusa (PN) Pati melihat kekompakan PAC Pagar Nusa Dukuhseti. Hari ini, Jumat (25/10) pagi anak-anak PN Dukuhseti melakukan Bhakti Sosial (Bhaksos) donasi air bersih. Ketua PAC PN Dukuhseti, Muhammad Faqih menegaskan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan inisiatif dari […]

  • Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SEMARANG–Pengurus Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, di akhir tahun 2019 akan menggelar Sekolah Menulis Sastra (SMS) #1. Penanggungjawab acara, Hamidulloh Ibda, mengatakan bahwa kegiatan itu diperuntukkan guru dan umum dari semua unsur. “Program ini merupakan bagian dari tindaklanjut Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) yang sudah kami launching pada bulan ini. Menulis dan […]

  • Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    TAYU-Pengurus MWC-NU Tayu menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Pengurus Ranting se-Kecamatan Tayu, Jumat (20/9). Setidaknya, ada 23 perwakilan Ranting NU yang menghadiri Rakor di gedung MTs. PIA lantai 2 tersebut. “Ada 23 utusan Ranting yang hadir ditambah dengan beberapa pengurus MWC” ungkap Ulum Sholeh, sekretaris MWC NU Tayu. gedung MTs. PIA Tayu, lokasi Rakor […]

expand_less