Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Pentol dan Es Puter Gratis Saat Konferancab Ansor Juwana

Ada Pentol dan Es Puter Gratis Saat Konferancab Ansor Juwana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Konferancab Ansor Juwana telah usai Minggu (4/7) kemarin. Namun ada banyak hal unik yang menjadi catatan para hadirin yang turut serta dalam acara yang diselenggarakan di Gedung IPHI Juwana tersebut.

Salah satu lapak Kemandirian Ekonomi Kader milik Dafiq Rizqa (kiri) berpose bersama Fikrul Umam, salah satu hadirin dalam Konferancab Ansor Juwana

Bukan hanya prosesi konferensi, animo peserta juga tertuju pada menu makanan ringan yang ada pada saat konferensi. Betapa tidak, jajanan yang diberikan kepada peserta meruapakan makanan dan minuman dari para pemgusaha kuliner yang tak lain adalah kader Ansor Juwana sendiri.

Istimewanya, semua makanan tersebut diberikan kepada para peserta secara cuma-cuma. Beberapa pengusaha kuliner yang turut andil diantaranya : Dafiq Rizqa Falachi dengan kopinya, Dimas Ali dengan es tebunya, Pipin dengan pentol baksonya, Ahmad Syaiful dengan es puternya dan masih banyak lagi.

Hadirnya para kader Ansor pengusaha kuliner ini sebenarnya merupakan wujud ekonomi mandiri yang digagas oleh PAC Juwana. Semua lapak tersebut berjajar dengan rapi di sisi Kemandirian Ekonomi Kader Corner.

Hal ini tentunya menjadi inspirasi bagi para pengurus PAC se-Kabupaten Pati yang juga hadir sebagai undangan dalam agenda tersebut. Hal ini senada dengan yang dikatakan Fikrul Umam, salah satu tamu undangan yang hadir.

Fikrul menilai bahwa Kemandirian Ekonomi Kader Corner yang sengaja disediakan oleh panitia adalah bukti keseriusan generasi muda untuk menggarap aspek ekonomi. Pasalnya, dalam hal ekonomi kreatif, NU masih tertinggal dengan ormas-ormas sejawat.

“Ini bentuk kampanye terselubung untuk meningkatkan ekonomi kaum muda nahdliyyin. Kami mengapresiasi, bahwa pemuda harus bergerak di segala sektor, terutama ekonomi” ungkapnya sambil terkekeh.

Fikrul menambahkan dengan cara meningkatkan ekonomi kader, maka organisasi menjadi bisa benar-benar menjadi tempat berjuang.

“Kalo kadernya mapan secara ekonomi, insya allah bisa menghidupi organisasi, bukan malah mencari hidup dari organisasi” pungkasnya.

Al hasil, acara yang digelar Minggu (4/7) pagi tersebut sukses tanpa kendala. Forum tersebut kemudian menghasilkan nama Afif Imam Ansory dari Desa Ketip sebagai ketua PAC Ansor Juwana masa khidmat 2019-2021.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mendarat di Tebuireng,  Habib Umar bin Hafidz Singgung LGBT

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Tour Habib Umar bib Hafidz Yaman telah sampai ke Jawa Timur. Ponpes Tebu Ireng Jombang menjadi destinasi pertama setelah terbang dari Jakarta.  Dalam acara Multaqo’ Ulama bersama Habib Umar bin Hafidz, Selasa (22/8), Ulama asal Tarim itu menyinggung banyak hal. Dengan diterjemahkan oleh santrinya, Habib Jindan, Habib Umar bahkan berbicara soal karma yang menimpa […]

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • Menjadi Penulis  Yang Seksi

    Menjadi Penulis Yang Seksi

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

      Menulis fiksi itu bukan perkara mudah. Karena menulis fiksi tak ubahnya menulis dengan hati, mengombinasikan antara pengalaman dan pikiran menjadi sebuah karya yang enak dibaca dan syarat akan pesan-pesan penuh makna. Namun kesulitan semua itu akan menjadi mudah tatkala sudah membaca buku karya Presiden Cerpen Indonesia Joni Ariadianata.             Buku yang bertajuk Aku Bisa […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Haji dan Transformasi Manajemen Kerumunan Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag. _Rektor UIN Walisongo Semarang_ Haji merupakan ibadah multidimensional, dan multisektoral. Secara multidimensional, haji merupakan ibadah yang utuh, melibatkan hati dalam menata niat, emosi, dan spiritual; optimalisasi fisik dalam ibadah yang membutuhkan mobilitas seperti tawaf, sai,  mabit dan jumrah. Dalam perkembangannya, dimensi ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan tiga […]

  • LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Arwani, M.Pd., Ketua LTN-NU Pati (Sumber : dokumen PCNU Pati) KOTA-Media online kini telah bisa dinikmati oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Internet menjadi moda baru dalam mengakses segala informasi. Inilah yang disebutkan oleh Arwani, ketua LTN-NU Kabupaten Pati.  Menurut Arwani, media belajar dan mengakses informasi saat ini sudah bertransformasi dari cetak ke digital. Perubahan ini, […]

  • A calculator sitting on top of a pile of money

    Menaikkan Pajak, Adilkah?

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Pemimpin adalah sosok yang mempunyai peran dominan-determinan dalam perjalanan bangsa. Oleh sebab itu, seorang pemimpin menurut KH. MA. Sahal Mahfudh, harus mempunyai keunggulan di bidang intelektualitas (nadhari) dan aktivitas (ekonomi) (KH. Sahal Mahfudh, 2003:487). Keunggulan ini digunakan pemimpin untuk mengambil kebijakan yang harus berorientasi kepada kemaslahatan rakyat yang dipimpinnya dengan mendatangkan […]

expand_less