Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
  • visibility 549
  • comment 0 komentar

Oleh : Laily N A

Sebagai warga negara baik, kita perlu melestarikan budaya yang ada. Istilah jawanya “nguri-nguri budaya”, merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga warisan leluhur Jawa dikemas dalam bentuk tata cara, nilai-nilai atau selebrasi Jawa. Salah satunya yaitu tradisi sedekah bumi. Sedekah bumi adalah dua kata yang tak asing ditelinga para masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Pati.

Tradisi sedekah bumi diadakan setiap setahun sekali adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt atas anugerah yang diberikan melalui hasil panen bumi yang melimpah, bumi subur dan indah. Kali ini tradisi sedekah bumi menampilkan beberapa pagelaran, ketoprak Tepos Kuncoro dan ospek community bersama “New Bintang Yenila”.

Warga berbondong-bondong untuk memeriahkan dan menikmati tasyakuran sedekah bumi ini desa Kedalon, Margomulyo Juwana Pati. Selain ramai para penonton, juga diramaikan oleh para penjual sekaligus wahana permainan anak-anak.

Sementara itu, acara sedekah bumi ini ditutup dengan pengajian umum dan dikemas dengan bersholawat bersama Sayyid Syauqi Bilfaqih dari Jepara dan diiringi oleh rebana Nurist (Nurul Istiqomah) dari Kedalon Margomulyo.

“Segemuk-gemuk ikan pasti ada durinya dan sekurus-kurusnya ikan pasti ada dagingnya”, tutur KH. Samu’in Wage, M.Pd.I dalam mauidhoh hasanahnya.

“Sebaik-baiknya manusia pasti ada kurangnya, dan sejelek-jeleknya manusia pasti ada kebaikannya”, lanjutnya lagi.

“Jika ada anak nakal, maka yang disalahkan siapa?,” tanya beliau kepada para jama’ah yang hadir.

“Bapak e, Yi,” serentak ibu-ibu menjawab dengan suara lantang.

Kyai Samu’in pun menggeleng-geleng kepala sambil tersenyum.

“Al ummu madrasatul ula. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Sepiro sholih e anak, sepiro sholihah e ibu (Seberapa sholihahnya seorang ibu maka di situlah yang menentukan sholihnya seorang anak),” jelasnya dengan tegas. 

Kemudian, “Jika kamu bersholawat, maka Nabi Muhammad SAW akan memberi syafaa’t. Jika kamu bersholawat, maka niat dan do’a akan diijabah oleh Allah,” imbuhnya diakhir sebelum ditutup dengan do’a.

Ya tradisi, ya sholawat Nabi. Karena kita bukan siapa-siapa dan akan celaka jika tak mendapat syafa’at Nabi. Beliau juga ngendikan bahwasanya dengan adanya kegiatan ini mengandung nilai-nilai positif, selain melestarikan tradisi budaya kita, juga mampu mengangkat perputaran ekonomi masyarakat.

Maka dari itu kita perlu melestarikan tradisi dan memperbanyak sholawat Nabi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STAINU Purworejo Gelar Wisuda Sarjana ke-29

    STAINU Purworejo Gelar Wisuda Sarjana ke-29

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S1) ke-29 Tahun 2023, pada Sabtu (29/7/23).Wisuda kali ini mengusung tema “Harmoni dan Sinergi: Peran LPT-PBNU dalam Membangun STAINU Purworejo Menuju Perguruan Tinggi Bereputasi”, sebagai representasi dari gerak transformatif STAINU Purworejo merealisasikan PTNU Unggulan baik dalam skala regional, nasional […]

  • Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf. […]

  • PCNU PATI - LAZISNU Pati Luncurkan Program Beasiswa

    LAZISNU Pati Luncurkan Program Beasiswa

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Pati- Program beasiswa kembali diluncurkan oleh PC Lazisnu Pati untuk membantu anak bangsa untuk meraih pendidikan pada jenjang perguruan tinggi yang ada di salah satu kampus di Pati. Teguh santoso, selaku sekretaris PC Lazisnu Pati yang diberi tanggung jawab atas program ini mengatakan bahwa program ini merupakan kali kedua setelah peluncuran program beasiswa yang pertama.“Kami […]

  • Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025. Acara yang digelar melalui […]

  • 5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Pati. Perayaan  Kirab Hari Santri Nasional di Pati tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena di sebabkan  diikuti ribuan warga lintas agama. Mereka mulai berjalan dari depan Markas Kodim 0718/Pati di Jalan P Sudirman menuju Alun-alun, Minggu, 22/10. Jamal Makmur mengatakan, Kirab Hari Santri Nasional di Pati diikuti sekitar 5.000 peserta. Mereka berasal dari santri, […]

  • Ramadan itu Bulan Produktif!

    Ramadan itu Bulan Produktif!

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Gambaran kita pasti selama Ramadan itu nglemprek, lemes, lemah, letih, lesu, lunglai, letoi, dan sejenisnya. Ada yang demikian, ada yang tidak. Tapi bagi saya, Ramadan itu bulan produktif.   Bulan Ramadan sering kali dipandang sebagai bulan yang penuh dengan ibadah dan refleksi diri dengan “lemahnya” fisik kita. Namun, lebih dari […]

expand_less