Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

Oleh : Laily N A

Sebagai warga negara baik, kita perlu melestarikan budaya yang ada. Istilah jawanya “nguri-nguri budaya”, merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga warisan leluhur Jawa dikemas dalam bentuk tata cara, nilai-nilai atau selebrasi Jawa. Salah satunya yaitu tradisi sedekah bumi. Sedekah bumi adalah dua kata yang tak asing ditelinga para masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Pati.

Tradisi sedekah bumi diadakan setiap setahun sekali adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt atas anugerah yang diberikan melalui hasil panen bumi yang melimpah, bumi subur dan indah. Kali ini tradisi sedekah bumi menampilkan beberapa pagelaran, ketoprak Tepos Kuncoro dan ospek community bersama “New Bintang Yenila”.

Warga berbondong-bondong untuk memeriahkan dan menikmati tasyakuran sedekah bumi ini desa Kedalon, Margomulyo Juwana Pati. Selain ramai para penonton, juga diramaikan oleh para penjual sekaligus wahana permainan anak-anak.

Sementara itu, acara sedekah bumi ini ditutup dengan pengajian umum dan dikemas dengan bersholawat bersama Sayyid Syauqi Bilfaqih dari Jepara dan diiringi oleh rebana Nurist (Nurul Istiqomah) dari Kedalon Margomulyo.

“Segemuk-gemuk ikan pasti ada durinya dan sekurus-kurusnya ikan pasti ada dagingnya”, tutur KH. Samu’in Wage, M.Pd.I dalam mauidhoh hasanahnya.

“Sebaik-baiknya manusia pasti ada kurangnya, dan sejelek-jeleknya manusia pasti ada kebaikannya”, lanjutnya lagi.

“Jika ada anak nakal, maka yang disalahkan siapa?,” tanya beliau kepada para jama’ah yang hadir.

“Bapak e, Yi,” serentak ibu-ibu menjawab dengan suara lantang.

Kyai Samu’in pun menggeleng-geleng kepala sambil tersenyum.

“Al ummu madrasatul ula. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Sepiro sholih e anak, sepiro sholihah e ibu (Seberapa sholihahnya seorang ibu maka di situlah yang menentukan sholihnya seorang anak),” jelasnya dengan tegas. 

Kemudian, “Jika kamu bersholawat, maka Nabi Muhammad SAW akan memberi syafaa’t. Jika kamu bersholawat, maka niat dan do’a akan diijabah oleh Allah,” imbuhnya diakhir sebelum ditutup dengan do’a.

Ya tradisi, ya sholawat Nabi. Karena kita bukan siapa-siapa dan akan celaka jika tak mendapat syafa’at Nabi. Beliau juga ngendikan bahwasanya dengan adanya kegiatan ini mengandung nilai-nilai positif, selain melestarikan tradisi budaya kita, juga mampu mengangkat perputaran ekonomi masyarakat.

Maka dari itu kita perlu melestarikan tradisi dan memperbanyak sholawat Nabi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat

    Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat Sab’ah

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya Alquran diturunkan dalam tujuh huruf, Maka bacalah apa yang mudah darinya menurutmu.” (al-Hadits) Diskursus tentang ragam membaca Alquran tentunya banyak sekali jenisnya. Hal ini tentunya sangat menarik untuk dikaji dan diteliti. Sebagaimana lazimnya diskursus ragam membaca Alquran sudah disepakti oleh para jumhur ulama yang jumlahnya ada tujuh ragam bacaan. Hal ini juga ditegaskan oleh […]

  • Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP […]

  • PWNU Sebut Kinerja Ma'arif NU Jateng Super Cepat dan Ramai

    PWNU Sebut Kinerja Ma’arif NU Jateng Super Cepat dan Ramai

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

          Pcnupati.or.id-Semarang – Dalam agenda Rapat Koordinasi Pengurus dan Buka Bersama, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr Ghufron Hamzah menegaskan bahwa kinerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah super cepat dan ramai. Hal itu diungkapkan di Hotel MG Setos Jl. Inspeksi, Kembangsari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang pada Kamis (20/3/2025) setelah dipaparkan […]

  • Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.201
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) mengadakan Kelas Advokasi Non Litigasi yang bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama tiga hari, Rabu, Jumat dan Sabtu (5,7,8/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta ini menghadirkan lima narasumber yang punya pengalaman di bidangnya. Salah satu materi pada acara […]

  • PCNU-PATI Photo by nisfal desmianda

    Petualang Kopi

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.838
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

expand_less