Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
  • visibility 463
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak cara atau tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari plagiasi maupun similarity dalam proses penulisan artikel ilmiah, maupun tugas akhir seperti skripsi, tesis maupun disertasi. Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda dalam Tadarus Literasi Mahasiswa di aula lantai 3 kampus INISNU Temanggung, Senin (17/4/2023).

Pada kesempatan sesi pertama itu, Ibda yang juga Wakil Rektor INISNU Temanggung menyampaikan materi tentang teknik parafrasa, menghindari plagiasi dan pemilihan jurnal ilmiah. Salah satu tekniknya adalah melakukan parafrasa, karena hakikatnya plagiasi dan similarity itu beda tipis. “Plagiasi itu menjiplak, mencuri tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber. Sedangkan similarity itu tingkat kesamaan tulisan kita dengan teks yang ada di sumber aslinya, baik jurnal, prosiding, buku, makalah, dan lainnya,” kata Ibda yang juga Reviewer di sejumlah jurnal internasional yaitu Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi, International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, International Journal of Social Learning, dan Reviewer Cogent Education – Taylor & Francis.

Menurut saya, kata Ibda, similarity itu intinya kemiripan atau kesamaan tulisan artikel kita dengan artikel di blog, jurnal online, media online, majalah online, koran online, atau di website ketika dicek melalui aplikasi. “Mulai dari kata, frasa, kalimat, hingga paragraf yang secara umum disebut orang atau menurut aplikasi sebagai plagiasi meski kita menyadur dan memiliki buku yang kita sadur,” tegas dia.

Untuk bebas dari similarity itu, kata Ibda, maka harus dilakukan parafrasa. Dalam paparannya, Ibda menjelaskan bahwa menurut Kamus Oxford Advanced Leaner’s Dictionary, disebutkan parafrasa merupakan cara mengekspresikan apa yang telah ditulis dan dikatakan oleh orang lain dengan menggunakan kata-kata yang berbeda agar membuatnya lebih mudah untuk dimengerti.

“Sedangkan menurut KBBI V, kalau frasa itu adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif, misal aku sayang. Sayang siapa tidak jelas. Sedangkan parafrasa merupakan pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi tuturan yang lain tanpa mengubah pengertian. Parafrasa juga disebut sebagai penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk (susunan kata-kata) yang lain, dengan maksud untuk dapat menjelaskan. Simpelnya, parafrasa adalah menulis kembali ide/gagasan penulis lain dengan menggunakan bahasa perspektif sendiri makna yang tersembunyi,” kata Ibda yang pernah jadi Juara I Lomba Artikel Tingkat Nasional Kemdikbud 2018 dan Juara I Lomba Esai Tingkat Nasional Fakultas Filsafat UGM 2018 tersebut.

Untuk bebas similarity, lbda memberikan sejumlah tips, yaitu baca sumber asli dan pahami intinya, rekam sesuai pemahaman lalu ditulis, menulis dengan pemahaman sendiri jangan segelondong ditulis sama persis, baca kutipan dan menulis tanpa menulis teks aslinya, setelah ditulis, bandingkan dengan teks asli sumber kutipan. “Terakhir yaitu baca berulang kali, edit, edit, edit, sampai 100 persen tidak sama perkata, frasa, dan kalimat,” kata dia

Sedangkan larangan dalam mengutip, Ibda menjelaskan jangan sampai ada niat plagiasi, jangan malas membaca, jangan buru-buru menulis dalam satu waktu, jangan mengutip dengan kutipan langsung, jangan malas membaca, menulis, mengedit, membaca, menulis, mengedit sampai bosan. “Terakhir adalah jangan berhenti mengulangi baca-edit tulisan, dan jangan lupa endapkan,” kata dia

Pihaknya juga membagikan aplikasi berbasis website untuk membantu parafrasa yaitu Quillbot, RepostSEO, Rephrase, SEO Magnifier dan lainnya. “Dibanding keuntungannya, melalukan plagiasi itu banyak ruginya. Kalau ketahuan, kita akan malu dan nama kita selamanya akan buruk, apalagi di era digital saat ini dengan mudah banyak rekam jejak digital yang tidak bisa dibohongi,” tegas Pjs Direktur Utama LPPL Temanggung TV tersebut.

Sementara itu pihaknya juga mengatakan banyak penyebab mahasiswa atau dosen melakukan plagiasi, bisa dimulai karena malas, stres, instan, sistem kebut semalam, menyepelekan, tidak tahu, bodoh, tidak fokus, sengaja, tidak punya gagasan, tidak punya etika, tidak menghargai karya orang lain, kepepet dan mentok. “Terakhir adalah ingin masuk neraka, karena plagiator itu hukumnya sama seperti mencuri, yaitu haram,” tegas dia.

Untuk itu, pihaknya membagikan sejumlah aplikasi untuk cek similarity setelah karya ditulis lengkap sebelum disubmit di jurnal, yaitu aplikasi berbasis online (website) yang dapat digunakan untuk mengecek similarity artikel Anda, baik secara utuh dalam bentuk file atau per halaman. Ada yang gratis, ada yang berbayar. “Ada banyak, namun saya lebih menyarankan yang familiar adalah Turnitin dan Grammarly,” kata peraih penghargaan Dosen of the Year tahun 2023 bidang penelitian tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda membagikan tips melakukan parafrasa dan praktik secara langsung dengan memberikan contoh sebanyak tiga model teknik parafrasa agar mahasiswa bisa bebas tulisannya dari similarity maupun plagiasi. “Bagi pemula, sejelek apapun tulisan kita akan lebih puas daripada bagus tapi hasil plagiasi,” tukas dia.

Setelah penyampaian materi tahap pertama, materi dilanjutkan oleh Dr Husna Nashihin yang menyampaikan materi manajemen referensi dan Sigit Tri Utomo dengan materi strategi penulisan dan submit artikel di jurnal ilmiah dengan sistem OJS yang dihadiri puluhan mahasiswa, alumni dan guru dari wilayah Kabupaten Temanggung dan Magelang. (ibd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Fatayat-Muslimat NU Dukuhseti Bikin Gebrakan, Libatkan 1400 Anggota

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id DUKUHSETI – Ribuan ibu-ibu berkostum hijau merubung Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Aydrus Jumat (3/2) pagi. Mereka adalah para anggota PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Dukuhseti.  Agenda tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Muslimat NU ke-77 dan Fatayat NU ke-73 yang dihelat di Ranting Desa Wedusan.  Bukan hanya sholawat bersama Habib Muhsin dan Hadroh […]

  • PAC ISNU Tirto Gelar Webinar Pendidikan, Bahas Peran Pendidik di Era AI

    PAC ISNU Tirto Gelar Webinar Pendidikan, Bahas Peran Pendidik di Era AI

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.971
    • 0Komentar

      Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. AI kini tidak hanya mampu membantu menulis, tetapi juga menjelaskan materi, memberikan umpan balik, mempersonalisasi pembelajaran, hingga melakukan asesmen awal terhadap peserta didik. Fenomena tersebut menjadi pokok pembahasan dalam Webinar Pendidikan yang diselenggarakan PAC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan […]

  • Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.263
    • 0Komentar

      PATI – Sebuah langkah besar untuk mengangkat khazanah intelektual Islam dimulai dari serambi Masjid Kajen, Margoyoso, Pati. Pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang bernaung di bawah Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan forum ilmiah bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini dikemas lewat seminar bertajuk Suluk Kajen #1 dengan mengangkat tema “Pamoring Kawula Gusti: […]

  • Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.281
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Setelah diundur beberapa waktu, akhirnya PCNU Pati resmi menggelar Rapat Pleno, Sabtu (18/4) pagi di SMKN Jateng, Pati. Acara yang tersebut sekaligus menjadi ajang halal bi halal. bagi perwakilan dari 21 satu MWCNU se-Kabupaten Pati, Pengurus Harian Syuriyah, Jajaran Tanfidziyah beserta lembaga dan Banom. “Seharusnya acara (Rapat Pleno) ini kami adakan di […]

  • Lulus Doktor UIN Jogja, Fatmawati Sungkawaningrum Senyum-senyum

    Lulus Doktor UIN Jogja, Fatmawati Sungkawaningrum Senyum-senyum

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Berteman di aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Fatmawati Sungkawaningrum berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Determinan Keputusan Masyarakat Meminjam Uang ke Renternir” pada Senin (13/1/2025). Fatmawati lulus sebagai doktor  dalam bidang […]

  • PCNU Pati Gelar Rapid Test Gratis Untuk Santri Lirboyo

    PCNU Pati Gelar Rapid Test Gratis Untuk Santri Lirboyo

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    NU Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati gelar Rapid Test gratis bagi Himpunan Santri Pati Lirboyo (Hispal), bertempat di halaman gedung PCNU, Sabtu (4/7/2020). Kegiatan rapid test gratis untuk santri Pondok Pesantren Lirboyo yang diikuti oleh 93 santri ini terlaksana atas inisiatif PCNU Pati Peduli Covid-19 dan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU […]

expand_less