Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak cara atau tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari plagiasi maupun similarity dalam proses penulisan artikel ilmiah, maupun tugas akhir seperti skripsi, tesis maupun disertasi. Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda dalam Tadarus Literasi Mahasiswa di aula lantai 3 kampus INISNU Temanggung, Senin (17/4/2023).

Pada kesempatan sesi pertama itu, Ibda yang juga Wakil Rektor INISNU Temanggung menyampaikan materi tentang teknik parafrasa, menghindari plagiasi dan pemilihan jurnal ilmiah. Salah satu tekniknya adalah melakukan parafrasa, karena hakikatnya plagiasi dan similarity itu beda tipis. “Plagiasi itu menjiplak, mencuri tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber. Sedangkan similarity itu tingkat kesamaan tulisan kita dengan teks yang ada di sumber aslinya, baik jurnal, prosiding, buku, makalah, dan lainnya,” kata Ibda yang juga Reviewer di sejumlah jurnal internasional yaitu Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi, International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, International Journal of Social Learning, dan Reviewer Cogent Education – Taylor & Francis.

Menurut saya, kata Ibda, similarity itu intinya kemiripan atau kesamaan tulisan artikel kita dengan artikel di blog, jurnal online, media online, majalah online, koran online, atau di website ketika dicek melalui aplikasi. “Mulai dari kata, frasa, kalimat, hingga paragraf yang secara umum disebut orang atau menurut aplikasi sebagai plagiasi meski kita menyadur dan memiliki buku yang kita sadur,” tegas dia.

Untuk bebas dari similarity itu, kata Ibda, maka harus dilakukan parafrasa. Dalam paparannya, Ibda menjelaskan bahwa menurut Kamus Oxford Advanced Leaner’s Dictionary, disebutkan parafrasa merupakan cara mengekspresikan apa yang telah ditulis dan dikatakan oleh orang lain dengan menggunakan kata-kata yang berbeda agar membuatnya lebih mudah untuk dimengerti.

“Sedangkan menurut KBBI V, kalau frasa itu adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif, misal aku sayang. Sayang siapa tidak jelas. Sedangkan parafrasa merupakan pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi tuturan yang lain tanpa mengubah pengertian. Parafrasa juga disebut sebagai penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk (susunan kata-kata) yang lain, dengan maksud untuk dapat menjelaskan. Simpelnya, parafrasa adalah menulis kembali ide/gagasan penulis lain dengan menggunakan bahasa perspektif sendiri makna yang tersembunyi,” kata Ibda yang pernah jadi Juara I Lomba Artikel Tingkat Nasional Kemdikbud 2018 dan Juara I Lomba Esai Tingkat Nasional Fakultas Filsafat UGM 2018 tersebut.

Untuk bebas similarity, lbda memberikan sejumlah tips, yaitu baca sumber asli dan pahami intinya, rekam sesuai pemahaman lalu ditulis, menulis dengan pemahaman sendiri jangan segelondong ditulis sama persis, baca kutipan dan menulis tanpa menulis teks aslinya, setelah ditulis, bandingkan dengan teks asli sumber kutipan. “Terakhir yaitu baca berulang kali, edit, edit, edit, sampai 100 persen tidak sama perkata, frasa, dan kalimat,” kata dia

Sedangkan larangan dalam mengutip, Ibda menjelaskan jangan sampai ada niat plagiasi, jangan malas membaca, jangan buru-buru menulis dalam satu waktu, jangan mengutip dengan kutipan langsung, jangan malas membaca, menulis, mengedit, membaca, menulis, mengedit sampai bosan. “Terakhir adalah jangan berhenti mengulangi baca-edit tulisan, dan jangan lupa endapkan,” kata dia

Pihaknya juga membagikan aplikasi berbasis website untuk membantu parafrasa yaitu Quillbot, RepostSEO, Rephrase, SEO Magnifier dan lainnya. “Dibanding keuntungannya, melalukan plagiasi itu banyak ruginya. Kalau ketahuan, kita akan malu dan nama kita selamanya akan buruk, apalagi di era digital saat ini dengan mudah banyak rekam jejak digital yang tidak bisa dibohongi,” tegas Pjs Direktur Utama LPPL Temanggung TV tersebut.

Sementara itu pihaknya juga mengatakan banyak penyebab mahasiswa atau dosen melakukan plagiasi, bisa dimulai karena malas, stres, instan, sistem kebut semalam, menyepelekan, tidak tahu, bodoh, tidak fokus, sengaja, tidak punya gagasan, tidak punya etika, tidak menghargai karya orang lain, kepepet dan mentok. “Terakhir adalah ingin masuk neraka, karena plagiator itu hukumnya sama seperti mencuri, yaitu haram,” tegas dia.

Untuk itu, pihaknya membagikan sejumlah aplikasi untuk cek similarity setelah karya ditulis lengkap sebelum disubmit di jurnal, yaitu aplikasi berbasis online (website) yang dapat digunakan untuk mengecek similarity artikel Anda, baik secara utuh dalam bentuk file atau per halaman. Ada yang gratis, ada yang berbayar. “Ada banyak, namun saya lebih menyarankan yang familiar adalah Turnitin dan Grammarly,” kata peraih penghargaan Dosen of the Year tahun 2023 bidang penelitian tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda membagikan tips melakukan parafrasa dan praktik secara langsung dengan memberikan contoh sebanyak tiga model teknik parafrasa agar mahasiswa bisa bebas tulisannya dari similarity maupun plagiasi. “Bagi pemula, sejelek apapun tulisan kita akan lebih puas daripada bagus tapi hasil plagiasi,” tukas dia.

Setelah penyampaian materi tahap pertama, materi dilanjutkan oleh Dr Husna Nashihin yang menyampaikan materi manajemen referensi dan Sigit Tri Utomo dengan materi strategi penulisan dan submit artikel di jurnal ilmiah dengan sistem OJS yang dihadiri puluhan mahasiswa, alumni dan guru dari wilayah Kabupaten Temanggung dan Magelang. (ibd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Porsema NU Jateng Berbasis Aplikasi untuk Jaga Mutu dan Sportiviatas

    Porsema NU Jateng Berbasis Aplikasi untuk Jaga Mutu dan Sportiviatas

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Semarang – Bertempat di aula Monumen PKK Jawa Tengah, Jl. Letjend Suprapto, Ungaran, Genuk, Unggaran, Kabupaten Semarang, Panitia Porsema XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi yang mengundang semua koordinator juri seni dan olahraga, Kamis sore (9/2/2023). Ketua Panitia Porsema XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Abdullah Muchib mengatakan […]

  • Pelajaran Penting dari Ronaldo. Photo by Colin + Meg on Unsplash.

    Pelajaran Penting dari Ronaldo

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bintang itu bernama Ronaldo. Paska piala dunia, dirinya bak tebu yang sepahnya dibuang  secara hina setelah manisnya habis dihisap Real Madrid dan Juventus. Akibat kualitas permainannya jauh dari ekspektasi fans (yang tentunya banyak faktor yang berkontribusi), citra Ronaldo semakin terjun bebas paska pulang dari hajatan piala dunua. Tenggelamnya nama besar bintang […]

  • Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Banyak cara untuk memeriahkan malam takbiran Idul Adhha 1444 H. Salah satunya adalah pawai takbir keliling. Kegiatan ini pula yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Baitussalam dan MI Miftahul Huda, Tapen, Kertomulyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Bukan sekadar takbir keliling, namun pihak penyelenggara mengadakan agenda ini khusus diikuti oleh anak-anak. Hal ini disampaikan […]

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • PCNU-PATI

    Diklatsar Garda Fatayat NU Digelar di Lereng Gunung Muria

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Garda Fatayat NU (Garfa) Kabupaten Pati baru saja melaksanakan apel pembukaan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) pada Sabtu (12/11) pagi tadi. Agenda ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya, Ketua PCNU Pati, Perwakilan Kapolresta Pati dan Ketua PC Fatayat NU Pati.  Agenda yang rencanya akan berakhir pada Ahad (13/11) esok ini digelar di […]

  • Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan. Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. […]

expand_less