Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Suara Azan

Suara Azan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 26 Des 2022
  • visibility 513
  • comment 0 komentar

“… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. Padahal saya adalah seorang muslim yang begitu akrab dengan suara azan.

Apa mungkin karena saking seringnya mendengar azan sehingga di telinga menjadi terbiasa dan tidak ada lagi kekhusyukan untuk mendengarkannya? Mungkin. Bisa jadi. Ya, karena biasanya segala sesuatu yang menjadi kebiasaan memang akan kehilangan makna. Sebaliknya, bagi orang yang belum terbiasa mendengar atau melakukan sesuatu akan terasa indah dan mampu menangkap pesan terdalam dari hal yang dialaminya. Tidak heran jika kemudian Gede Prama mampu menangkap pesan indah dari suara azan tersebut.

Soal azan saya jadi teringat dengan seorang kawan yang mempunyai suara emas. Dia seorang qari (pelantun Al-Quran) yang mampu menggetarkan hati bagi yang mendengarnya. Beberapa kali saya pernah mendengarnya. Subhanallah, indah sekali. Hati saya tentram dibuatnya. Saya kadang berpikir bagaimana caranya agar suara saya juga sebagus dia tatkala mengaji Al-Quran. Ah, tinggal latihan saja, kata dia. Iya juga sih. Tapi, tidak semudah itu untuk latihan. Dia sendiri merasa suaranya masih kalah dengan qari lainnya tatkala para qari itu berlatih yang diselenggarakan oleh kemenag kanwil Yogyakarta. Kalau dia sendiri masih belum bagus, apalagi dengan suaraku? Oh my God.

Pada bulan Ramadhan kerap kali dia mendapat jadwal mengaji di RRI Pro 2 Yogyakarta. Selain mengaji dia juga sering menjadi muazin di beberapa masjid, seperti masjid Gede Kauman, Yogyakarta. Pada tahun 2012 dia pernah mengikuti lomba azan yang diadakan oleh TVRI Yogyakarta. Dari sekian puluh yang ikut, dia masuk 5 besar. Sayangnya, dari 5 besar itu untuk mendapatkan juara pertama, kriteria penjuriannya berdasarkan poling sms. Dia kalah. Tapi, 5 besar se-provinsi DIY sudah luar biasa.

Saya juga teringat juga seorang sosok sepuh di kampung halaman. Wadullah, namanya. Dia adalah aktivis masjid, dalam arti sebenarnya. Betapa tidak, selama 5 waktu shalat wajib, yang azannya adalah beliau. Suaranya begitu khas. Saya masih ingat pas kecil dulu, bersama teman-teman seringkali kami meniru suara beliau yang khas itu. Aullahu akbar, aullahu akbar… begitu kami menirunya. Setelah itu kami tertawa girang, menertawakan keunikan beliau azan.

Nahas bagi saya, dari dua orang itu saya tidak pernah memperhatikan pesan yang disampaikan mereka lewat azan itu. Saya memang tahu arti dari isi azan, mulai dari Allahu akbar hingga La ilaha illallah, tapi saya tidak pernah berusaha meresapi makna di dalamnya. Padahal kalau diresapi dan diperhatikan setiap lafaznya terdapat makna dan pesan yang besar, yang dapat memberi kesadaran hidup setiap saatnya. Salah satunya sebagaimana yang disebut Gede Prama dia atas, yakni memberi bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam.

Saya jadi malu setelah saya menggali hikmah dan pesan azan. Malu tatkala saya selama ini masih saja cuek dengan suara azan. Saya masih saja melakukan aktivitas duniawi dan tidak berusaha mendengarkannya secara saksama. Padahal, muazin (orang yang mengumandangkan) itu tengah berusaha agar kita tidak boleh terlena dengan kehidupan fana ini. []

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Sejarah Tuhan

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Karen Amstrong terkenal sebagai penulis dunia yang banyak menghasilkan banyak buku laris tentang agama. Buku berjudul ‘Sejarah Tuhan’ menjadi salah satu buku Karen yang menjadi buku terlaris berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada buku ini ia menuliskan tentang sejarah tiga agama besar, Islam, Kristen dan Yahudi (Yudaisme). Layaknya sebuah ensiklopedia, tiap-tiap agama dipaparkan Karen dengan sudut […]

  • Hahdirkan Karina Moudy, MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Pelatihan Literasi Digital

    Hahdirkan Karina Moudy, MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Pelatihan Literasi Digital

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.462
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menggelar training motivasi bertema “Membudayakan Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial”, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan Karina Moudy, None Jakarta 2024, sebagai narasumber. Acara yang diikuti para siswa itu berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian […]

  • Kunjungi PBNU, Menteri HI China Dukung Kiprah NU

    Kunjungi PBNU, Menteri HI China Dukung Kiprah NU

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Liu Jianchao, Menteri HI China menyambangi PBNU, Sabtu (18/1) lalu. Dalam kunjungan kali ini, ia menjajaki kemungkinan kerjasama antara PBNU dengan pemerintah Tiongkok. “Kami harap komunitas agama di Indonesia juga berkontribusi dalam hubungan kuat antara Tiongkok dan Indonesia,” terangnya. Di Jakarta, Jianchao ditemui langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

    LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.616
    • 0Komentar

    SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global. Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian […]

  • Sambangi Pati, Khofifah Pamer Progam Muslimat NU

    Sambangi Pati, Khofifah Pamer Progam Muslimat NU

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

      Pati – Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyambangi Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2025). Ia pun memamerkan program unggulan Muslimat NU. Khofifah menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pati. Acara itu juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi yang […]

  • Puasa dan Produktivitas Kerja

    Puasa dan Produktivitas Kerja

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pasa-pasa kok nglemprek le le. Ya, ungkapan ini sering kita dengarkan dari para orang tua kita saat memberikan nasihat kepada anak-anaknya. Sebab, meski berpuasa, kita dituntut untuk produktif bekerja, belajar, sekolah, kuliah, beribadah, beraktivitas sesuai dengan tupoksi masing-masing, di lembaganya masing-masing. Puasa di bulan Ramadan adalah ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam, […]

expand_less