Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kebijakan Full Day School Membingungkan

Kebijakan Full Day School Membingungkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

Pemerintah melalui kementerian pendidikan dan budaya mengeluarkan peraturan baru lewat permen no. 20 tahun 2017, tentang kebijakan sekolah 5 hari alias full day school yang banyak menuai kontra di kalangan madrasah dan pesantren. Kebijakan yang kurang tepat sasaran tentunya, karena menuai banyak kontroversi dan kritikan di kalangan akademisi.
Suara keras juga dari PBNU tentunya, secara tegas Rois Aam PBNU, DR. KH. Ma’ruf Amin, MA menolak kebijakan tersebut dan menemui Presiden RI untuk mengkaji ulang permendikbud tersebut. Perjalanan selanjutnya, NU semakin gencar mengkritik baik dari birokrat pemerintah, DPR maupun kalangan akademisi. Sedikit ketakutan tentunya pihak mendikbud yang was-was dengan posisi yang serba salah.
Pendidikan secara umum
Pendidikan yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, harus berorientasi terhadap pengembangan intelektual peserta didik, juga sekarang bertujuan mencetak generasi qur’ani, berorientasi pada akhlaq, moral, mental, spiritual sehingga tercapai dalam pendidikan karakternya, membentuk pribadi yang bermoral, dan berkarakter. Pada dasarnya manusia saat ini, butuh perhatian terhadap masalah agama, kenakalan remaja yang berkembang, karena disorientasi terhadap perkembangan akhlaq peserta didik, diharapkan dengan kurikulum baru melahirkan output yang baik, dengan digalakkannya pendidikan karakter.
Secara umum pendidikan berpengaruh terhadap masa depan anak, proses penemuan jatidiri siswa menjadi pelajar yang mampu mandiri, bersikap sopan, dan mampu mengembangkan intelektualnya ke jenjang yang lebih tinggi. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945 bahwa kehidupan bangsa harus lahir generasi-generasi cerdas dan mumpuni dalam segala hal bukan suatu yang dadakan, butuh proses panjang.
Makanya kalau kebijakan tidak memihak, terkesan mementingkan golongan tertetu, maka kebijakan tersebut sangatlah kacau, bukan waktu yang dadakan untuk memperbaruhi dan mengembangkan cita-cita pendidikan yang luhur, tapi secara pasti harus ada terobosan-terobosan yang jitu dari pemerintah untuk kebijakan secara menyeluruh demi kepentingan bersama, untuk bangsa, agama, dan negara.
Menciptakan kehidupan sosial
Pendidikan juga bertujuan untuk saling tolong-menolong dalam kehidupan, kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam hal ini pendidikan yang berkarakter juga harus mampu berdiri di tengah masyarakat banyak. Juga diharapkan lulusannya mampu bermanfaat bagi kehidupan sosial, ikut membangun desa, dan menjadi pelopor yang baik, sehingga pembangunan merata baik di kota dan di desa.
Pendidikan bertujuan pada perubahan agent of change, bahkan harus mampu agent of social change, merupakan agen perubahan sosial yang harus mampu menciptakan peluang gerakan-gerakan sosial yang menyentuh akar rumput secara langsung. Kehidupan bermasyarakat sangatlah penting, banyak lulusan akademik yang sekarang dipertanyakan. Kenapa lulus kuliah banyak yang menganggur, ini pertanyaan mendasar. Karena lulusannya dicetak secara instan, tidak pandai bersosial, juga mengandalkan melamar pekerjaan alias lulusan kuliah sekarang ini yang paling penting adalah menciptakan lapangan kerja, daripada menjadi pekerja pabrikan alias menjadi budak asing.
Pendidikan di Indonesia masih harus dibenahi, kurangnya profesor dibidang akademik juga menjadi kendala, banyak universitas-universitas yang kekurangan profesor, bayangkan untuk ukuran dengan malaysia perbandingan kita 1:5 untuk kemenangan malaysia, lebih banyak profesor malaysia yang mampu mendidik dan berpengaruh dalam dunia pendidikan. Dulu dosen-dosen di Malaysia banyak yang mengambil di Indonesia, tapi sekarang kebalikan banyak mahasiswa dari Indonesia yang berguru alias kuliah di Malaysia.
Diharapkan dengan perbaikan secara simultan dan bersama-sama, dari kemendikbud dan kementerian agama mampu membenahi pendidikan secara baik, berpikir positif jangan saling menylahkan tapi berusaha keluar dari akar masalah dengan memperbaiki kebijakan yang keliru dengan mengkaji bersama kebijakan full day school, apakah masih layak diteruskan.
Diharapkan kemendikbud memperhatikan pendidikan di madrasah dan pesantren, pola-pola pendidikan yang diajarkan di madrasah berbeda dengan pendidikan sekolah umum, dengan melihat langsung proses pendidikan madrasah, diharapkan kemendikbud menjadi pelopor untuk tujuan good oriented, yaitu kepentingan bersama bukan kebijakan yang memihak terhadap golongan tertentu, dan kepentingan tertentu.
Kita juga wajib berusaha bagaimana pendidikan madrasah untuk lebih baik, lebih baik madrasah adalah slogan kementerian agama yang wajib dijawab oleh para pendidik madrasah dan lembaga madrasah untuk bekerja lebih keras lagi demi menciptakan lulusan yang kompetensinya mampu bersaing dengan lulusan dari sekolah alias pendidikan umum.
*FIKRUL UMAM, M.Si penulis adalah pengurus LAKPESDAM PCNU PATI. Penulis buku pendidikan karakter dengan judul; Kenakalan remaja dan tantangan pendidikan madrasah.  
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • Pelantikan Ranting  NU Sukobubuk Kec Margorejo

    Pelantikan Ranting NU Sukobubuk Kec Margorejo

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati secara resmi melantik Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sukobubuk Kecamatan Margorejo, bertempat di Mushola An-Nasir Desa Sukobubuk, Ahad 5/6 kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan agar kordinasi dari tingkat Ranting hingga Cabang akan terus terjalin. “Maka sejak tahun ini pengurus cabang akan datang ke ranting-ranting NU untuk memperbarui para pengurusnya,”ujar Ali […]

  • Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin meminta seluruh kader Ansor dan Banser untuk turun ke desa-desa. Itu untuk merespon kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. “Teruslah bergerak dan berjuang melakukan yang terbaik untuk organisasi. Turunlah ke desa-desa, ke masyarakat, bantulah mereka dengan perangkat kita, baik […]

  • Sambut Hari Santri 2026, PCNU Kabupaten Semarang Gelar Jalan Sehat Massal diikuti 12.000 Peserta

    Sambut Hari Santri 2026, PCNU Kabupaten Semarang Gelar Jalan Sehat Massal diikuti 12.000 Peserta

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.251
    • 0Komentar

    UNGARAN, 4 Oktober 2026 — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang mengawali rangkaian peringatan Hari Santri 2026 dengan menggelar Jalan Sehat Bersama pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, tersebut berlangsung meriah dan diikuti kurang lebih 12.000 peserta. Peserta kegiatan berasal dari berbagai […]

  • Puasa Sunnah yang Sebaiknya Dikerjakan di Bulan Muharram

    Puasa Sunnah yang Sebaiknya Dikerjakan di Bulan Muharram

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Bulan Muharram menjadi bulan yang penuh keutamaan yang salah satunya adalah ibadah puasa sunnah. Bahkan di bulan Muharram ini terdapat beberapa amalan puasa sunnah yang dapat dikerjakan. Hal ini wajar, mengingat bulan Muharram merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT sehingga disebut sebagai syahrullah (bulan Allah). Keutamaan melaksanakan puasa sunnah pada bulan Muharram didasarkan pada hadits […]

  • Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.615
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Hari Santri 22 Oktober 2025 menjadi salah satu momen paling membahagiakan bagi Menteri Agama dan kalangan pesantren. Sebab pada Rabu (22/10), Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subiyanto telah resmi menyetujui Direktorat Jendral (Ditjen) Pesantren.   Hal ini juga diamini oleh Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama. Dirinya mengaku mendengar kabar […]

expand_less