Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Anak Bukan Boneka

Anak Bukan Boneka

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Des 2022
  • visibility 338
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan sebuah kisah. Tentang pengabdian seorang anak perempuan kepada ibunya. Pengabdian menurut saya sangat berlebihan, hingga membuatnya tak berani bahkan takut untuk bertindak atas pilihannya sendiri.

Awal kisah bermula saat anak ini masih duduk di bangku SMA. Ia dipaksa untuk menikah oleh sang ibu dengan laki-laki yang telah dipilihkan. Ia sama sekali tak menolak, apalagi membela haknya yang masih menyandang gelar seorang siswa. Ia hanya tunduk pada perintah ibunya.

Alhasil menikahlah mereka berdua, dan tinggal satu atap dengan sang ibu. Suatu ketika dia yang kini telah menyandang status sebagai seorang istri, diajak suaminya untuk pergi keluar. Kalau bahasa gaulnya sekarang, quality time. Mereka pulang agak larut. Dan sesampainya dirumah, sang ibu marah besar. Barangkali ibunya telah lupa bahwa anaknya sudah menikah dengan laki-laki tersebut. Atau bisa jadi karena alasan lain.

Laki-laki yang telah menjadi menantunya itu masih menjajaki dunia pekerjaan sehingga ekonomi masih belum stabil. Dan karena pertengkaran hebat malam itu, hubungan si anak perempuan dengan suaminya mulai renggang. Hingga pada saat itu suami memutuskan untuk pergi merantau. Sedangkan si anak perempuan tak diajaknya karena masih harus sekolah.

Selama suami ditempat perantauan, ia tak henti-hentinya memberikan kabar kepada istrinya. Namun yang dia dapat malah justru penghindaran. Istrinya menghindar dan tak bisa dihubungi. Hingga akhirnya suami meminta bantuan kepada salah satu teman istrinya untuk menyampaikan sebuah pesan kerinduan.

Bukan balasan menyenangkan yang ia dapatkan. Justru malah pengkambinghitaman dari ibu mertuanya. Ia dituduh berselingkuh dengan teman yang menyampaikan pesan tersebut kepada istrinya. Akhirnya si ibu meminta untuk anaknya bercerai dengan suaminya, di usia pernikahan yang baru menginjak tiga tahun tersebut.

Ini bukan dongeng atau kisah yang fiktif. Ini nyata dan terjadi di kota tempat saya dilahirkan. Miris mendengarnya. Saya sempat bertanya kepada seseorang yang berbagi kisah tersebut. Mengapa bisa terjadi seperti itu. Mengapa si ibu ikut andil dalam urusan rumah tangga anaknya. Bukankah pernikahan itu terjadi atas kehendaknya sendiri. Mengapa seegois itu?

Saya percaya jika setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Namun jika keinginan itu dilakukan dengan penuh paksaan dan keegoisan, hal itu seharusnya dihindari. Anak pun boleh menentukan apa yang mereka mau. Mereka punya kebebasan. Mereka berhak menentukan jalan mana yang ia pilih tanpa harus mendapatkan intervensi dari pihak manapun, termasuk ibunya.

Hak untuk meraih pendidikan, hak untuk berpendapat dan hak untuk memilih pasangan adalah beberapa dari sekian banyak hak yang dimiliki setiap manusia. Semoga kisah tadi dapat memberikan pelajaran, dan terimakasih sudah membaca.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.761
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- NU PEDULI Kabupaten Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir dengan mendirikan Posko Kesehatan di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Posko ini disiapkan untuk melayani warga yang mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat banjir, seperti gatal-gatal, flu, demam, masuk angin, dan gangguan kesehatan lainnya. Peresmian Posko Kesehatan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PCNU […]

  • Menghadiri Undangan

    Menghadiri Undangan

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikium warohmatullohi wabarokatuh, Pak kiai,karena kebiasaan setiap bakda isya’ sudah bersiap-siap untuk tidur,maka saya tidak pernah mendatangi undangan ba’da isya’ yang ada jamuan makan,yang ini bisa membuat begadang yang tidak perlu yang sangat saya hindari,karena menurut saya undangan bakda isya’ adalah undangan yang hukumnya makruh yang kita hukumnya sunnah tidak menghadirinya,karena kanjeng nabi sendiri tidak […]

  • NU Pati Hadir Setiap Jumat

    NU Pati Hadir Setiap Jumat

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Kabar NU. Pengurus Cabang Nadlatul Ulama Kabupaten Pati telah bekerjasama dengan Pati Pos untuk menyuarakan kegiatan-kegiatan warga Nahdliyin seluruh Kabupaten Pati. Pati Pos termasuk Jawa Pos Group. Silahkan di nikmati di setiap hari Jumatnya.

  • Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Bertempat di Madrasah Abadiyah dan  SMP NU Karaban Pagar Nusa melakukan ujian tingkat. Pada Senin (15/2/2016) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui prestasi sejauh mana kemampuan para siswa yang belajar di Pencak silat Pagar Nusa.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu […]

  • PCNU-PATI

    Ribuan Santri Meriahkan Silahul Ulum Bersholawat

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-TRANGKIL – Yayasan Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati menggelar Silahul Ulum Bersholawat dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilangsungkan di halaman Gedung MI-MTs Silahul Ulum, Sabtu (28/10/2023). Sholawatan dipimpin oleh Habib Nabil bin Naqib Assegaf dari Kudus dengan iringan grun rebana Khoirul Amilin. Sementara Maidhoh Hasanah diisi oleh KH. Ahmad Nadhif dari Tayu. […]

  • 3 September Habib Syech Hadir di Alun-Alun Pati

    3 September Habib Syech Hadir di Alun-Alun Pati

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    PATI – Selasa, 3 September 2019 mendatang, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf akan hadir di alun-alun Pati untuk memimpin acara Pati Bersholawat 1441 H. Kepastian kehadiran Habib kondang asal Surakarta ini disampaikan oleh Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si, saat memberikan sambutan dalam acara Istighosah Ulama dan Umara se-Kabupaten Pati, Kamis (22/08) malam di Pendopo […]

expand_less