Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Des 2022
  • visibility 562
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid.

Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. Karena gagasan fikih sosial Kiai Sahal berbeda dengan kebanyakan fikih di pesantren. Dimana gagasan fikih sosial Kiai Sahal memberikan solusi normatif dari konsep agama.

Kiai Sahal melakukan lompatan pemikiran yang tajam dan cepat dari mainstream fikih pesantren. Ia mengintrodusir konsep kemaslahatan secara mantap dan meyakinkan, mengenalkan teori-teori sosial dalam kajian fikih, dan mengadopsi kajian filsafat dalam merespons aspek sosial dan budaya.

Oleh karena itu, fikih sosial Kiai Sahal berpijak pada lima landasan utama, yaitu kontekstualisasi doktrin fikih (beralih dari mazhab qouli menuju manhaji, verifikasi doktrin yang ashal (fundamental-permanen) yang tidak bisa berubah dan far’u (instrumen) yang bisa berubah, menghadirkan fikih sebagai etika sosial, dan mengenalkan pemikiran filosofis, terutama dalam masalah sosial budaya. 

Landasan epistemologi di atas menjadikan fikih sosial Kiai Sahal sebagai bangunan keilmuan yang mantap dan siap berdiskusi dan berkompetisi dengan wacana dan gerakan pemberdayaan sosial lainnya.

Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Di sinilah peran penting Kiai Sahal dalam mengembalikan semangat Islam sebagai agama kaffah yang menyelaraskan aspek teologis dan sosial dalam memanusiakan manusia dari keterbelakangan dan kemiskinan.

Dalam hal ini beberapa langkah yang dilakukan oleh Kiai Sahal dalam mengangkat harkat dan derajat manusia dari keterbelakangan dan keterbelangguan sosial antara lain yaitu;

Pertama, melakukan kontekstualisasi definisi agama. Karena agama adalah ketentuan-ketentuan Tuhan yang mendorong makhluk yang berakal untuk mencapai prestasi yang lebih baik di dunia dan akhirat.

Agama juga tidak anti dunia, justru agama mendorong pemeluknya untuk menjadi sukses di dunia dan akhirat. Agama yang anti dunia pasti akan dijauhi manusia, karena tidak sesuai dengan sifat dasar manusia. Dalam konteks ini, Kiai Sahal juga meluruskan pengertian yang salah tentang zuhud, qana’ah, wira’i, dan tawakal yang selama ini dimaknai sebagai ajaran yang anti dunia. Maka, yang bisa zuhud, qana’ah, wira’i,dan tawakal tidak hanya orang miskin, orang kaya pun bisa. Orang kaya justru jauh lebih bermanfaat untuk orang lain jika hartanya digunakan untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak miskin, dan menciptakan lapangan kerja para pengangguran, serta melatih keterampilan hidup kepada para remaja.

Kedua, melakukan revilitalisasi definisi fikih. Karena fikih adalah untuk mengetahui hukum syara’ praktis (‘amali) yang digali dari dalil-dalilnya secara terperinci. Kiai Sahal menggarisbawahi dua hal dalam definisi ini. Pertama, ilmu fikih adalah ilmu yang berkaitan dengan persoalan manusia, karena ia bersifat praktis. Persoalan manusia meliputi aspek ekonomi, perdata, pidana, poitik, kebudayaan, dan lingkungan. Kedua, fikih adalah ilmu yang rasional, dinamis, dan progresif. Karena ia adalah hasil pemikiran manusia yang digali dengan metodologi ilmiah. Sehingga fikih banyak dipengaruhi oleh pengetahuan mujtahid, kebudayaan, tradisi masyarakat, dan situasi politik yang sedang terjadi.

Oleh karena itu di sinilah pentingnya menggalakkan kajian fikih terus-menerus untuk merespon dinamika zaman yang berkembang dengan cepat. Agar teercapainya tujuan kehidupan manusia yang saaddaturrain.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komeng hingga Ustaz Subki Meriahkan Puncak Haul ke-104 Mbah KH. Abdurrahman dan HUT ke-94 YAPIM

    Komeng hingga Ustaz Subki Meriahkan Puncak Haul ke-104 Mbah KH. Abdurrahman dan HUT ke-94 YAPIM

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

      PATI – Puncak peringatan Haul ke-104 Simbah KH. Abdurrahman bin Yahya yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-94 Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM) berlangsung khidmat. Ribuan jemaah tampak memadati kompleks Masjid Baiturrahman, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, pada Rabu (1/7/2026) malam. ​Ketua Panitia Haul, Ahmad Habib, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam […]

  • Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

    Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Foto bersama K. Yusuf Hasyim (kepala MTs Tarbiyatul Banin) dengan salah satu kepala MI yang menyepakati MoU Sahabat Sains Banin sedang menunjukkan piagam MoU didampingi Pengawas Madrasah Kecamatan Winong. WINONG – MTs Tarbiyatul Banin Winong yang merupakan salah satu madrasah unggulan sains, mulai mengembangkan jaringan ke beberapa madrasah ibtidaiyah. Berlokasi di BLK Tarbiyatul Banin, Rabu […]

  • PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.339
    • 0Komentar

      Pati – Program Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan sanjungan dari berbagai pihak. Salah satunya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati. Ratusan anak yatim menghadiri santunan anak yatim PT Sukun di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (26/2/2026). Ratusan anak yatim ini merupakan anak yatim binaan Lazisnu dan Lazismu. Sebenarnya, 1000 anak yatim […]

  • Mantapkan Kepengurusan, PC IPNU IPPNU Pati Selenggara Orientasi

    Mantapkan Kepengurusan, PC IPNU IPPNU Pati Selenggara Orientasi

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Suasana organisasi pengurus PC IPNU IPPNU di SMK NU Pati PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati menggelar orientasi bagi semua pengurus di SMK NU Margorejo, Sabtu-Minggu (9-10/10).  Ahmad Khoirul Anam, Ketua Panitia Orientasi mengatakan, terdapat tiga tema yang dibahas dalam orientasi kali ini. Diantaranya, penguatan kemistri, penguatan organisasi, dan tantangan IPNU IPPNU saat ini. […]

  • Photo by Panatagama

    Pernikahan Kritis Part I

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?” “Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.” “Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.” “Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. […]

  • PCNU-PATI

    Menuju Kesempurnaan Diri

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar
expand_less