Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin.
Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara historis, pesantren memiliki pengalaman yang luar biasa dalam membina dan mengembangkan (karakter) masyarakat. Bahkan, pesantren mampu meningkatkan perannya secara mandiri dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat di sekelilingnya.
            “Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang khas. Kegiatannya terangkum dalam “Tri Dharma Pesantren” yaitu: 1) Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt; 2) Pengembangan keilmuan yang bermanfaat; dan 3) Pengabdian kepada agama, masyarakat, dan negara. Dalam pengantarnya di buku ini, Siradj (2014:xi) menegaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang genuin dan tertua di Indonesia. Eksistensinya sudah teruji oleh zaman, sehingga sampai saat ini masih survive dengan berbagai macam dinamikanya,”jelas Abdullah Hamid
Farid Abbad sebagai narasumber kedua menjelaskan, “Pesantren memiliki posisi strategis untuk turut mengawal pengembangan pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia dalam praktik kehidupan dalam masyarakat. Dalam proses pendidikan, internalisasi nilai-nilai budaya dan karakter merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya degradasi etika dan moral di kalangan remaja.”
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah penting dalam membangun moral dan kepribadian bangsa. Pendidikan karakter seyogyanya ditempatkan sebagai landasan untuk mewujudkan visi pembangunan nasional, yaitu mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila. Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang holistik integratif. Internalisasi pendidikan karakter di pesantren ditekankan untuk menanamkan kebiasaan (habituation) tentang hal yang baik sehingga peserta didik menjadi paham (kognitif) tentang mana yang benar dan salah, mampu merasakan (afektif) nilai yang baik dan biasa melakukannya (psikomotor). Pungkas Farid Abbad
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Mahasiswa PMI IAIN Kudus, PR IPNU IPPNU Krandan Adakan Pelatihan Public Speaking

    Gandeng Mahasiswa PMI IAIN Kudus, PR IPNU IPPNU Krandan Adakan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Krandan Kecamatan Trangkil mengadakan kegiatan Pelatihan Public Speaking pada Jum’at, (18/11/2022). Acara ini diikuti oleh Pimpinan Ranting (PR) se-Kecamatan Trangkil. Kegiatan yang mengusung tema “Kembangkan Potensi Tingkatkan Percaya Diri” ini digelar di TPQ Al Hikmah Desa Krandan. Acara ini […]

  • Photo by Madrosah Sunnah

    Menghitung Mundur

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Kita sedang menghitung mundur, 10 malam terakhir Ramadan. Setiap detik yang berlalu semakin mendekatkan kita pada penghujung bulan suci ini, bulan yang telah memberikan kita banyak pelajaran, dan kesempatan untuk introspeksi diri. Dalam diam, kita mengingat kembali hari-hari yang telah dilewati, penuh dengan ibadah, doa, dan kebersamaan. Hari-hari terakhir ini […]

  • AKSI GERAK CEPAT GALANG DANA PELAJAR NU KAYEN

    Aksi gerak cepat galang dana Pelajar NU Kayen

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Kayen (1/12) Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ Kecamatan Kayen (PAC IPNU IPPNU KAYEN) Melaksanakan aksi gerak cepat Galang Dana Peduli Korban Bencana Alam di Pati. Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang di lakukan atas dasar rasa kemanusiaan. PAC IPNU IPPNU kecamatan Kayen sukses melaksanakan Kegiatan Galang […]

  • Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    KH. Zainuddin Djazuli, Pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri sekaligus Mustasyar PBNU KEDIRI-Kabar duka datang dari Kediri, Jawa Timur. Masyayikh salah satu pondok ternama di kota tersebut dikabarkan meninggal dunia.  KH. Zainuddin Djazuli yang merupakan pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri, berpulang Sabtu (10/7). Kabar duka ini telah menyebar ke berbagai grup whatsapp dan media […]

  • Photo by Ankit Rathore

    Membaca Sekitar

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Millatul A. Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus […]

  • Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.614
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani KH. Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur, kemarin dianugerahi Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Tentu sangat layak Gus Dur mendapat gelar Pahlawan Nasional karena pemikiran dan perjuangannya yang luar biasa. Dalam konteks pemikiran, banyak sekali gagasan besar yang dilahirkan Gus Dur. Antara lain: Pertama, pribumisasi Islam. Islam adalah doktrin […]

expand_less