Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Dakwah Partisipatif Ala Kiai Sahal Mahfudh

Dakwah Partisipatif Ala Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

Oleh :  Siswanto

Dakwah dalam pengertian bahasa merupakan mengajak, menyeru, dan memanggil. Dakwah juga bisa diartikan sebagaikan ajakan ke jalan yang baik dengan cara sopan-santun dan penuh hikmah kebijaksanaan.

Berangkat dari pengertian itu, lalu dihubungkan dengan nash Alquran dan hadist yang berkaitan dengan dakwah islamiyah. Syaikh Ali Mahfudh dalam kitabnya hidayah al-mursyidin menetapkan definisi dakwah sebagai berikut:

“Mendorong (memotivasi) untuk berbuat baik, mengikuti petunjuk Allah, menyuruh orang mengerjakan kebaikan, melarang mengerjakan kejelekan, agar dia bahagia di dunia dan akhirat.”

Definisi di atas menunjukkan, dakwah adalah usaha sadar yang disengaja untuk memberikan motivasi kepada orang atau kelompok yang mengacu kepada tercapainya tujuan yang sudah direncanakan sejak awal.

Dalam ilmu manajemen disebutkan salah satu syarat keberhasilan usaha motivasi adalah terpenuhinya kebutuhan kelompok sasaran. Dengan demikian, melakukan kegiatan dakwah yang pada dasarnya adalah memberikan motivasi kepada orang lain perlu memperhatikan kebutuhan kelompok sasaran. Apalagi muara dakwah tidak lain dari tercapainya kesejahteraan dunia dan akhirat (sa’adatuddarain). Sesungguhnya dakwah dalam pengertian ini adalah memberdayakan masyarakat atau rakyat.

Pelaku dakwah tentunya harus mengetahui secara persis, menggali kebutuhan kelompok, menggali potensi (manusia, alam, dan teknologi) yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kelompok dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kemampuan penggalian kebutuhan tidak saja diharapkan bisa mengetahui kebutuhan yang mendesak dan mendasar, tetapi juga kemampuan mengantisipasi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang, atas dasar kebutuhan sekarang, atas dasar kebutuhan perkembangan sosial budaya, perkembangan teknologi, dan lingkungan di masyarakat.

Dalam Paradigma pemberdayaan adalah paradigma pembangunan yang berpusat pada rakyat merupakan proses pembangunan yang mendorong prakarsa masyarakat berakar dari bawah.  Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat dari golongan masyarakat yang sedang kondisi miskin, sehingga mereka dapat melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan.

Tujuan pengembangan masyarakat adalah pemberdayaan (empowerment) masyarakat dan peningkatan kualitas hidup manusia atau peningkatan harkat dan martabat manusia. Pemberdayaan berarti mengembangkan kekuatan atau kemampuan (daya), potensi, sumber daya manusia agar mampu membela dirinya sendiri.

Dari teori pemberdayaan di atas sangat jelas bahwa betapa luas dan besar sasaran dakwah bil hal yang dilakukan oleh Kiai Sahal di dalam masyarakat. Oleh karena itu banyak cara yang bisa diaplikatifkan di masyarakat, dalam rangka membangun dan menggerakkan masyarakat melalui kegiatan yang mengarah kepada keandirian dan kesjahteraan.

Penting untuk diperhatikan, bila dakwah berorientasi pada pemenuhan kebutuhan kelompok, maka perlu pendekatan yang partisipatif, bukan pendekatan teknokratis. Dengan pendekatan itu, kebutuhan digali oleh motivator dakwah (kader) bersama kelompok sasaran yang akan diberdayakan. Pemecahan masalah direncanakan akan dilaksanakan bersama oleh kader dan kelompok. bahkan kegiatan pun dinialai bersama, untuk memperbaiki aktivitas selanjutnya. Pendekatan macam ini, perlu sistem monitoring dalam pelaporan yang up to date,yang lebih kita kenal dengan sebutan aksi riset.

Dengan demikian dakwah tidak dilakukan dengan perencanaan global yang turunan dari atas (top down) yang kadang-kadang sampai di bawah tidak menyelesaikan masalah. Perencanaan model top down sering mengabaikan pemetaan masalah, potensi, dan hambatan spesifik berdasarkan wilayah atau kelompok. Tipe salah satu kelompok masyarakat di satu desa, tidak akan sama dengan kelompok lain di tempat yang berbeda.

Oleh karena itu, dakwah model partisipatif yang sekarang disebut dengan dakwah bil hal atau juga disebut dakwah pembangunan sangat tepat dibutuhkan di lingkungan masyarakat. Supaya masyarakat sadar akan potensi yang dimilikinya serta mampu mengaplikasikannya di tengah-tengah lingkungan masyarakat. Karena dakwah bil-hal merupakan metode tindakan riil dimasyarakat bukan penyampaian secara lisan. Sehingga dengan adanya tindakan secara konkret dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,harapanyya masyarakat bisa mencapai taraf kesejahteraan dunia dan akhirat ((sa’adatuddarain).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting NU Pasucen Mengawali Gerakan Wakaf Uang dengan Menggelar Seminar

    Ranting NU Pasucen Mengawali Gerakan Wakaf Uang dengan Menggelar Seminar

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.072
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Ranting NU Wonokerto Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati memggandeng BPR Artha Mas Abadi menyelenggarakan seminar bertajuk ‘Wakaf Uang: Instrumen Kemajuan Ummat’. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (19/10) di halaman Kantor Ranting NU Wonokerto Pasucen dalam rangka menyongsong hari santri 2025. Mumu Mubarok, Direktur Utama Artha Mas Abadi menegaskan bahwa, kegiatan semacam ini diharapkan […]

  • LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Reboisasi Pegunungan Kendeng 2025 sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Reboisasi ini berlangsung di wilayah Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Ahad (19/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai elemen lembaga dan komunitas sosial di Pati, termasuk LPPNU Pati, Peduli Kendeng […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – NU Care-LAZISNU Pati tasarufkan program zakat produktif berupa kambing bergulir tahap ke 2, pada Rabu (21/5/2025). Adapun penerima manfaatnya adalah Moh. Supriyanto, warga desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Ketua LAZISNU Pati, Edi Kiswanto mengatakan, program kambing bergulir ini disalurkan kepada warga wilayah di UPZIS MWC Kayen. “Karena UPZIS MWC Kayen sudah […]

  • Dosen Inisnu Bagikan Tips Metodologi Riset Penulisan Artikel Jurnal Scopus

    Dosen Inisnu Bagikan Tips Metodologi Riset Penulisan Artikel Jurnal Scopus

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Semarang – Bertempat di Gedung N, Journal Corner Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo mengadakan Workshop Substansi Artikel Jurnal bertajuk Metodologi Penelitian dengan menghadirkan narasumber dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda pada Rabu (18/9/2024). Ketua Jurnal Corner FITK UIN Walisongo Daviq Rizal melaporkan bahwa kegiatan itu dalam rangka peningkatan […]

  • Program Beasiswa Pendidikan dari Lazisnu Pati

    Program Beasiswa Pendidikan dari Lazisnu Pati

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 727
    • 0Komentar

     Pati- Program beasiswa yang akan diluncurkan oleh PC Lazisnu Pati siap membantu anak bangsa khususnya yang berdomisili di Pati untuk meraih pendidikan pada jenjang strata dan diploma di Perguruan tinggi yang ada di wilayah Pati.   Teguh santoso, selaku pengurus PC Lazisnu Pati yang diberi tanggung jawab atas program ini mengatakan bahwa program ini sudah […]

  • SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Semarang – SD Negeri Petompon 02 Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Penyusunan RPP Pembelajaran Mendalam” pada Selasa (23/9/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Kelas 6 C ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan dasar, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini […]

expand_less