Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Setiap Anak Unik

Setiap Anak Unik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Oleh :Inayatun Najikah

Kemarin, saat saya makan siang bersama kawan, saya mendapat cerita yang cukup menarik tentang dunia anak. Dalam hati saya berkata, cocok nih buat ide tulisan. Sambil menyelam saya minum airnya. Kawan saya bercerita soal dirinya dan adiknya yang menginjak usia remaja.

Kawan saya mempunyai  adik laki-laki usianya kurang lebih sebelas tahun. Sekarang ia mengenyam pendidikan dikelas lima MI dan berada di pondok pesantren. Saat dirumah, ia dan adiknya selalu bertengkar layaknya Tom and Jerry. Jika suasana rumah sedang ayem tentrem, maka kedua kakak beradik ini selalu mencari cara agar kembali ramai seperti pemerintah yang menaikkan harga bbm hingga membuat ramai publik.

Cerita itu bermula saat adik laki-lakinya, Aris (nama disamarkan) tengah melakukan video call dengan orang rumah. Ketika kedua orang tuanya memberi nasihat, Aris malah bercanda menggoyangkan handphone. Otomatis layar handphone kawan saya tak nyaman untuk dipandang. Kawan saya, sebut saja Anggrek, mencoba menyampaikan pendapatnya.

“Mbok handphonenya itu diletakkan ben anteng.”

Lantas Aris mengikuti instruksi kakaknya dengan meletakkan handphone di lantai begitu saja. Secara langsung kamera handphone menghadap ke atap pondok pesantren. Anggrek, dan kedua orang tuanya lalu saling tertawa melihat apa yang dilakukan Aris tersebut.

Anak-anak memang lucu. Lugu dan polos adalah ciri khas mereka. Kita tak boleh membantah dan marah jika apa yang kita ucapkan pada mereka tak lantas mereka kerjakan. Atau bisa juga tetap dikerjakan, namun tak seperti yang kita harapkan. Apa yang dilakukan Aris tadi sesuai dengan apa yang disampaikan dr. Aisyah, seorang praktisi neuparenting. Bahwa anak laki-laki usia balita hingga delapan belas tahun, yang berkembang terlebih dahulu adalah otak kanan. Artinya otak yang menstimulus perasaan santai, rileks, dan asyik bermain.

Mengasuh dan mendidik anak haruslah sabar. Meski saya percaya setiap orang tua pasti memiliki cara tersendiri untuk mengajarkan pada anaknya, namun yang terpenting adalah setiap orang tua juga mesti selalu belajar dalam mendampingi tumbuh kembang sang anak. Terkadang polah anak sangat menggemaskan dan diluar pikiran kita. Out of the box. Tapi ya begitulah anak-anak. Unik dan menarik. Seperti halnya negeri ini selalu menggelitik ketika memberikan kebijakan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    Apologi Non-Muslim untuk Merumat Persatuan

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Luthfi Karim* Foto : NU Online Craig Considine, pendeta Nasrani berkebangsaan Amerika sempat berprasangka negatif terhadap islam. Bagaimanapun, citra islam terbentuk dari media massa yang menggiring opini publik untuk melakukan penilaian sepihak, terorisme. Di barat, kecenderungan islamophobia telah berhasil mengintegrasi atau setidaknya menyejajarkan antara islam dengan ISIS, islam dengan Bin Leiden, dan […]

  • PCNU- PATI Photo by Yoyo Hins

    Lahir untuk Sepakbola

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami “Saya dilahirkan untuk sepakbola, seperti Beethoven yang dilahirkan untuk musik atau Michelangelo yang dilahirkan untuk seni rupa,”kata Pele melalui situs resmi FIFA. “Kalau begitu, saya adalah paduan Ron Wood, Keith Richards, dan Bono (ketiganya adalah musisi dunia). Sayalah wujud dari gairah sepak bola,” kata Maradona tak mau kalah. Dua orang […]

  • Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) perdana, Ahad (3/6). Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati ini dihadiri oleh seluruh Ketua atau pengurus yang mewakili Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-kabupaten Pati. Rapimcab […]

  • Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Hari Raya Idul Adha merupakan momentum bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, terlebih bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Banyak hikmah yang bisa kita petik dari peringatan Hari Raya Idul Adha ini, agar kita semua senantiasa meneladani Nabi Ibrahim AS atas ketaatannya menjalankan perintah Allah SWT. Ada tiga keistimewaan yang […]

  • IKA PMII PATI Gelar Silaturahim dan Ngopi Bareng Lintas Generasi

    IKA PMII PATI Gelar Silaturahim dan Ngopi Bareng Lintas Generasi

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (kiri), berada di barisan depan dalam acara Sulaturrahim dan Ngopi Bareng IKA PMII yang dilangsungkan di warung kopi Perko PATI – Senin (14/03), Pengurus Cabang Ikatan Alumni (IKA) PMII Kabupaten Pati mengadakan Silaturahim dan Ngopi Bareng bersama Alumni Lintas Generasi. Agenda langka ini bertempat di Sebuah Cafe, Pati.  Ketua […]

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

expand_less