Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan ibadah haji, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaksanakan bentuk amalan-amalan di bulan Dzulhijjah yang pahalanya tidak kalah penting dengan ibadah haji.

Dalam hal ini beberapa bentuk ibadah yang bisa dilakukan dalam bulan Dzulhijjah, antara lain adalah ibadah kurban, ibadah puasa Tarwiyah, dan ibadah puasa Arafah. Adapun bentuk amalan yang sangat bisa dilakukan di sini adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Oleh karena itu, bentuk amalan yang kedua ini sangat mungkin kita lakukan dan dianjurkan untuk menjalankan ibadah sunah puasa tarwiyah dan Arafah.

Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu bertepatan pada tanggal 8 Dzulhijjah, satu hari sebelum dilaksanakannya wukuf Arafah. Sedangkan puasa Arafah merupakan puasa yang dilakukan pada hari Arafah, yakni bertepatan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau bertepatan pada saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.

Baik puasa Tarwiyah dan puasa Arafah hukumnya adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya ibadah seperti yang dirasakan oleh para jemaah haji. Oleh karena itu, ada beberapa keistimewaan dalam menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah dan Arafah.

Keistimewaan Puasa Tarwiyah

Dalam hal ini, salah satu bentuk keistimewaan dalam menjalankan ibadah puasa Tarwiyah adalah dapat membersihkan dan menghapus dosa tahun lalu. Selain itu juga, keutamaan lainnya adalah untuk mendapatkan keberkahan hidup dan akan dilipatgandakan segala bentuk amal ibadah kita. Adapun hadist yang menguatkan dalam hal ini, di antaranya adalah:

Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari Tarwiyah, seperti puasa setahun. (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibn Abbas).  

Dari hadist di atas sangat jelas, bahwa keutamaan menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah adalah akan dilipatgandakan pahalanya dan dapat menghapus dosa selama satu tahun yang akan datang. Sehingga dari hadist ini juga dapat menjadikan penyemangat bagi umat muslim untuk senantiasa dalam menjalankan segala bentuk ritual ibadah yang berdampak pada kehidupan kita, serta untuk meningkatkan ketakwaan kita dihadapan Allah.

Adapun niat puasa tarwiyah 8 Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala. Yang artinya; Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Keistimewaan Puasa Arafah

Bentuk keistimewaan dalam menjalankan ibadah sunah puasa Arafah adalah dihapuskannya segala dosa selama satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Dalam hal ini, hadist yang menjelaskan tentang keistimewaan puasa arafah adalah:

Barangsiapa yang berpuasa pada hari arafah, maka ia akan diampuni dosa-dosanya setahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR. Ibnu Majah).

Keutamaan dari hadist di atas juga diperkuat dari hadist yang diriwatkan oleh Abu Qatadah al-Anshar.

Dan Rasulullah saw. ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Imam Muslim).

Adapun niat dari ibadah puasa sunah Arafah 9 Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma ‘arafata sunnatan lillahi ta’ala. Yang Artinya: Saya berniat puasa sunah ‘Arafah karena Allah Ta’ala.”

Oleh karena itu, dari keistimewaan di atas baik dari ibadah puasa Tarwiyah dan ibadah puasa Arafah. Pada intinya adalah, untuk menumbuhkan spirit ritual ibadah kita untuk senantiasa menjalankan perintah Allah dan mendekatkan diri kita kepada Allah, agar terhindar dari kemaksiatan dan kemungkaran. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    Gandeng KPI UNISNU, SMK Az Zahra Mlonggo Gelar Workshop Film Pendek

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Jepara – SMK Az Zahra Mlonggo Jepara menyelenggarakan Workshop Film Pendek yang berlangsung di aula SMK, Sabtu (20/8). Bekerja sama dengan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, kegiatan yang melibatkan 36 siswa jurusan Broadcasting itu bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana produksi film pendek dari mulai proses ide hingga pasca […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

  • Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

    Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jakenan – Fatayat NU dan Muslimat NU menggelar pelantikan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting bersama, Sabtu (25/01/2020) pagi ini. Bertempat di Gedung Haji Jakenan, PAC Muslimat NU Jakenan Masa Khidmat 2020 – 2024, bersama Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan berhasil dilantik. Pun dengan PAC Fatayat NU Kec. Jakenan beserta Pimpinan Ranting Fatayat se Kec. […]

  • Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    PATI-Seorang perangkat desa di Kecamatan Winong nyaris dipolisikan lantaran dianggap menghina Nahdlatul Ulama (NU). Itu buntut dari postingannya di media sosial facebook tentang Koin NU.Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Winong Sabar Halim mengemukakan, pria yang menjabat sebagai Kadus Botok, Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong sempat mengunggah foto kaleng Koin NU dengan narasi yang cenderung […]

  • Hukum Zakat Kopi

    Hukum Zakat Kopi

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Sebagian masyarakat di salah satu perdukuhanmayoritas adalah petani kopi. Mereka sempat merasa bingung mengenai perkataan yang telah disampaikan oleh seorang tokoh masyarakatnya .Dalam beberapa kali khotbah ia mengatakan “bahwa kopi termasuk tanaman yang wajib dizakati ketika sudah mencapai satu nishob seusai panen” .Ia mengatakan hal itu berdasarkan bahwa kopi adalah tanaman yang dibudidaya […]

  • PCNU-PATI Photo by Luke Stackpoole

    Cerita Tabatabaei House

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di Iran ada sebuah rumah yang sangat megah. Sebuah rumah yang mengandung nilai sejarah dan dibangun dengan keringat cinta dan kasih sayang. Afifah Ahmad, penulis asal Indonesia yang tinggal di Iran, suatu ketika mengunjungi rumah tersebut. Dia bercerita bahwa di balik kemegahan rumah itu, tersimpan cerita menarik. Konon, rumah tersebut […]

expand_less