Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Kredit

Kredit

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 330
  • comment 0 komentar

Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan dan segala keinginan.

Ingin selalu tampil di depan dengan segala penampilan. Hari kemenangan yang akan datang ini sebagai sebuah pertunjukan, mendapatkan pengakuan dari orang sekitar, dari tetangga dan kolega. Jika sekarang sudah sukses dalam hal materi yang dulunya ketika mudik naik angkutan umum, tahun ini sudah bisa membawa mobil sendiri.
Begitulah ritme kehidupan saat ini, jika ingin berkembang maka harus berani ambil hutang di bank, itulah fakta kehidupan saat ini. Tampilan luar lebih diprioritaskan ,lebih diutamakan. Ada sedikit ilustrasi terkait pembelian sepeda motor, dan apapun itu, baik pakaian atau sebangsanya.

Semisal kita beli sepeda motor dengan harga : Rp 19 juta, uang muka : Rp 2 juta. Masa angsuran: 3 tahun = 35 bulan. Angsuran/bulan : 867 ribu. Rincian hitungannya. 867,000 x 35 = 30,345,000 Di tambah uang muka 2 juta total jumlahnya 32,345,000, itu harga motor kalau di kredit. Padahal harga motor tadi cuma 19 juta.

Saya ber angan-angan, berpikir dan melamun pada diri sendiri. Beli motor yang harganya 19 juta dengan harga 32 juta…? Misal kita bayar lancar dan 3 tahun kedepan jadi hak milik . Seandainya itu motor dijual kira-kira laku berapa…? Paling tinggi 12 juta. Dari selisih harga cash dan kredit sudah rugi 13 juta di tambah lagi 7 juta dari penyusutan harga barang, total kerugian sudah 20 juta. Nah kita mau bayar 32,345,000 untuk sebuh barang yang harganya 12 juta di saat barang itu sah menjadi milikmu…?

Banyak dari kita yang lebih mengedepankan gengsi dalam memenuhi tuntutan gaya hidupnya. Parahnya gaya hidup itu terlalu dipaksakan. Sebenarnya kalau kita mau berfikir, sabar dan ikhtiar sedikit lebih keras pasti akan ada solusi. Jangan karena kita “kepanasan” oleh teman atau tetangga kita yang memiliki ini dan itu, kita jadi lupa akan kebutuhan kita yang sesungguhnya. Kebutuhan dan keinginan itu berbeda jauh. Bergayalah sesuai dengan isi dompet.

“Pa…jika nulis ya mbok rada dimasukkan akal gitu, kan yang kamu tulis itu sudah mayoritas dijalankan dan di amini oleh masyarakat umum dan khusus, lha wong ibadah umroh dan haji saja bisa dikreditkan apalagi motor dan mobil dan rumah, “

Selalu saja istri saya nyeletuk tak karuan dengan apa yang saya tulis. Memang fenomena kredit sudah mandarah dan mendaging dan menulang, tak dapat di pisahkan atau pun di tinggalkan. Hanya orang-orang penakut dan tak punya keberanian saja yang bisa menepis janji manis per kreditan.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

  • Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengingatkan ulang pesan KH. Ali Maksum Krapyak kepada pada pengurus MWCNU Kecamatan Jakenan, sesaat setelah dilantik (21/05). Pengurus MWCNU Kec. Jakenan masa khidmat 2023-2028 akhirnya resmi dilantik oleh PCNU Kabupaten Pati. Acara pelantikan berlangsung di Gedung NU Jakenan, Ahad pagi kemarin. Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten […]

  • Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ustadz Hanan Attaki menyatakan resmi menjadi warga NU di bawah baiat Ketua PW NU Jawa Timur, KH. Marzuqi Mustamar. Kejadian yang cukup menghebohkan dunia maya tersebut berlangsung pada Kamis (11/5) di Ponpes Sabilurrosyad, Malang. Proses baiat ini disaksikan ribuan santri Sabilurrosyad dan juga beberapa kiai yang hadir, seperti Gus Nadirsyah Hosen dan KH. Anwar Zahid. […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Pati Hadiri Peresmian Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati resmi dikukuhkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, di Halaman Mapolresta, Kamis (13/10/2022) pagi. Peningkatan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati tertuang dalam surat keputusan Kapolri Nomor Kep/1154/VIII/2022. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati beserta anggota DPR RI, Tokoh […]

  • Sambut Ramadhan, MWC NU Kayen: Ikut NU Tidak Bakal Kelaparan

    Sambut Ramadhan, MWC NU Kayen: Ikut NU Tidak Bakal Kelaparan

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Acara Megengan Bareng yang digelar oleh MWC NU Kayen, tepat pada malam nosfu Sya’ban KAYEN-Tradisi megengan telah melekat di sejumlah kalangan masyarakat di jawa. Upacara penyambutan bulan suci Ramadhan ini dilaksanakan dengan ragam cara.  “Intinya, megengan itu ekspresi kegembiraan akan datangnya Bulan Ramadhan,” tutur K. Saeku, Sekretaris PCNU Pati.  Salah satunya, kegiatan megengan dilaksanakan […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

expand_less