Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Reuni

Reuni

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
  • visibility 410
  • comment 0 komentar

Sebenarnya saya adalah termasuk orang yang malas untuk menghadiri acara acara yang melibatkan banyak orang. Salah satunya reuni atau halal bihalal, dan lain sebagainya. Lha kemarin saya terpaksa mengikuti acara reuni, sebab suatu hal yang tak bisa saya jelaskan disini, kenapa saya harus menghadiri? Kenapa tak izin saja, toh masih banyak segudang alasan untuk tak hadir dalam acara seremonial tersebut.

Acara reuni didesain sangat meriah, bertempat di gedung yang megah. Dengan mengundang manusia manusia yang punya strata sosial di masyarakat lebih tinggi. Dan juga mengundang orang biasa biasa saja, tak punya pengaruh dilingkungan sosial. Namanya juga biasa biasa saja.


Dari manakah saya bisa mengetahui perbedaan tersebut? Dari lokasi tempat kursi dimana kami duduk. Ketika saya datang diacara reuni tersebut, saya di suruh duduk di kursi paling belakang, saat petugas mengantarkan saya, saya melihat ada kursi kursi yang sudah ditulisi dengan nama nama orang penting dan maha penting.

Saya tak terlalu memperdulikan itu, mau orang penting mau super penting atau dengan status sosialnya lebih tinggi dimata manusia dan para kolega, saya tak pedulikan itu. Bahkan saya mendengar orang orang penting mengobrol yang dibahas tentang ke dunia an. Ada yang bercerita jika sarung yang dipakainya harganya tiga juta melangkah, dengan memakainya ia tampil lebih elegan dan terpandang. Wah pakaian yang dikenakan saja mewah apalagi kehidupannya.

Dari kalangan sederhana seperti saya ini, mau sarung merk apa saja, jika dipakai nyaman ya nyaman saja. Ketika acara makan makan tiba, tak ada yang memperdulikan saya, atau menyuruhnya untuk ikut nimbrung. Sebab saya sadar tempat duduk saya pun yang paling belakang dari kalangan manusia manusia sederhana dari segi apapun, baik sikap atau pun cara berpenampilan. Sederhana.

“Mas diacara seperti ini jika sungkan kau tak akan dapat makan, anggap saja sebagai rumah sendiri saja, cuek saja toh mereka juga cuek dengan kita” celetuk orang di samping saya

Namanya tak pernah mengikuti acara acara seperti ini ya maklum apabila saya sungkan dan lain sebagainya. Acara reuni seperti ini adalah ajang untuk memperlihatkan apa yang telah kita capai. Saling menonjolkan prestasi diri masing masing.

“Karena hidup di dunia ini adalah persaingan mas, jadi wajar saja ketika diacara reuni seakan akan kita diwajibkan untuk memperlihatkan capaian kita dalam urusan dunia,”


Kemudian saya baru sadar, jika acara reuni konsepnya seperti ini. Orang orang ingin di akui dan mementingkan diri sendiri, tak memperdulikan siapa yang di sekitarnya. Toh acara reuni seakan ada sekat sekat yang sengaja ditampakkan, antara orang sederhana dan orang penting. Dari tempat kursinya saja sudah dibedakan.


Dari situ saya berfikir, sejak kapan sesama manusia membeda bedakan status? Lha wong Tuhan saja tak membedakan bukan? Nah itu hebatnya manusia dari Tuhan, tega membeda bedakan lewat kalimat mulia, dan etika sopan santun.

“Wis go pak…ora usah nesu, mau penting dan tak penting mau biasa dan luar biasa, jarke ndak wis to,”

Suara istri saya mengagetkan lamunan saya tersebut, ia selalu hadir diwaktu yang tepat. Seharusnya ketika acara seperti ini tak sepantasnya ada sekat sekat. Sebab puncak dari manusia adalah memanusiakan manusia.

“Ayo pak mbalek muleh wae, wis bar acarane,”

Saya hanya mengikuti apa yang diomongkan istri saya, kenapa dalam dunia nyata dan dua karya ia selalu ada. Ternyata pria tak dapat lari jauh dari wanita.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • brown wooden chess piece on brown book

    Satu Banding Dua

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dalam kajian ushul fiqh ada bab naskh (revisi atau amandemen hukum). Naskh adalah menghilangkan hukum lama dengan hukum baru dengan dasar dalil. Naskh hanya ada pada era Nabi. Pasca Nabi tidak lagi ada naskh, namun jika hukum tidak berlaku itu karena konteks yang belum mendukung. Sebab naskh ini adalah karena hukum […]

  • Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma'arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh "Membajak" Hak Operasional Sekolah

    Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma’arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh “Membajak” Hak Operasional Sekolah

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.525
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

  • Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Wonosobo – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, panitia penyelenggara bersama pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama pada Selasa (9/9/2025) di Wonosobo. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para ulama dan tokoh pendidik NU […]

  • Perkuat Publikasi dan Informasi, LTN NU Temanggung Rapatkan Barisan

    Perkuat Publikasi dan Informasi, LTN NU Temanggung Rapatkan Barisan

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Temanggung – Bertempat di Lawoek Coffee Temanggung, jajaran calon pengurus Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Kabupaten Temanggung menggelar rapat perdana dalam rangka konsolidasi kelembagaan pada Selasa malam (15/4/2025). Dijelaskan Ketua LTN NU PCNU Kabupaten Temanggung Faiz Syauqi, bahwa LTN NU adalah lembaga Nahdlatul Ulama di bidang kepenulisan dengan tugas utama […]

  • PCNU-PATI

    Kekuatan Iman dan Karakter

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 864
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam buku “Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter”, Dr. Edi Sutarto mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita tangguh bernama Maihendrasmi Rachman, yang akrab dipanggil Uni Emi. Uni Emi lahir dan besar di lingkungan keluarga yang penuh disiplin dan kerja keras. Semasa kecil, orang tuanya menanamkan nilai-nilai ketertiban dan kemandirian yang […]

  • Photo by Silas Baisch

    Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada bulan Maret 2023, persentase penduduk miskin sebesar 9,36 persen, turun 0,21 persen poin dari September 2022 dan 0,18 persen poin dari Maret 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 adalah 25,90 juta orang, turun 0,46 juta orang dari September 2022 dan 0,26 juta orang […]

expand_less