Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » THR

THR

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
  • visibility 363
  • comment 0 komentar

Minggu terakhir menuju hari kemenangan saya sering bertanya pada diri saya sendiri, pada hati dan nurani juga saya tanyai. Mengapa setiap orang ketika akan datang hari kemenangan setelah satu bulan full di kekang. Selalu sibuk dan ributnya minta ampun, ada yang minta bagi bagi THR, ada pula yang berbagi rejeki, ada pula yang masih berfikir besok di hari kemengan apa yang akan dibeli.


Kegiatan tahunan tersebut selalu menimbulkan keramaian. Selain para dermawan banyak bermunculan. Meskipun setahun sekali tak apalah, daripada sembunyi sama sekali. Itulah potret hari kemenangan. Sehingga saya seringkali mendengar ungkapan dan permintaan dari teman, kolega, teman kantor yaitu tentang berbagi dihari kemenangan ini.


“Mas bagi bagi THR-nya..”


“Pak jangan lupa THR-nya ya,”


“Bos kau yang pegang uang, dan uangmu juga banyak di hari kemenangan ini berbagilah pada kita kita ini”


Ungkapan tersebut baik dengan candaan atau tak, sedikit banyak telah mewakili hati yang sesungguhnya. Bisa di ambil sebuah kesimpulan apabila orang sekarang lebih baik meminta dari pada memberi. Naluri sekali. Padahal jika kita mengingat ingat tentang pelajaran saat kita masih kecil dulu, saat di sekolah atau berada di rumah guru dan orang tua selalu mengulang-ulang nasihat yang sama yaitu “tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah”


Namanya seringkali bisa dijalankan dengan seksama dengan sebaik-baiknya, namun tak sedikit yang mendengarkan melalui telingan kanan dan keluar dari telinga kiri. Dari situlah nasihat/ pituah harus dilaksanakan dengan terus menerus berulang-ulang tanpa bosan.


Apabila orang memahami THR dengan seksama dan perenungan. Maka yang terjadi bukan peminta-minta melainkan sebaliknya. Toh sebenarnya THR itu kepanjangan dari Tebarkan Hikmah dan Rejeki.
Saat mengetahui kepanjangan dari THR saya teringat dengan teman saya, yang pekerjaannya tak tetap, berbaginya tetap setiap tahunnya. Dengan setiap bulan dia selalu menyisihkan pengasilannya untuk di simpan selama setahun penuh. Saat menjelang lebaran simpanan teman saya tersebut dibongkar dan dibelikan sembako dan jajanan untuk di bagikan kepada saudara dan para tetangga sekitar rumahnya. Meskipun tak seberapa akan tetapi sudah berbagi rejeki.


Dari kisah teman saya tersebut, dia sudah menebarkan hikmah dan rejeki kepada orang sekitar. Bisa jadi dia tak terkenal seantero jagat maya atau segala kebaikannya tersebar diberbagai media biar banyak orang menirunya. Dia tak melakukannya. Pernah saya bertanya, jika perjalanmu, kebaikanmu setiap tahun ini di sebarkan secara luas tentu akan banyak orang terinspirasi dengan yang kau lakukan.


Bukan mengiyakan atau menolak melainkan dengan sebuah kalimat sederhana. Jika mengispirasi kalau sebalaiknya bagaimana? Saya menjadi riya’ menjadi sombong dan lainnya. Apabila yang saya lakukan ini baik dan di ridhoi Tuhan, tentu Tuhan akan menggerakkan hati mahluk-mahluk-Nya untuk meniru apa yang saya jalani saat ini. Tanpa harus mencampurinya. Toh kita tahu semuanya yang menggerakkan hati manusia adalah Tuhan yang maha kuasa.


Saya diam tanpa Bahasa dengan apa yang diutarakan teman saya tersebut. Sambil berfikir keras, saya teringat teman, temannya teman saya yang sebagai managerial keuangan pada sebuah perusahaan teman temannya teman saya tersebut tahun ini tak mengeluarkan THR dengan dalih yang njlimet dan tak masuk akal. Ah…namanya orang beda-beda pemahanan dan pemikiran. Coba kau pikirkan, coba kau renungkan.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

  • Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Gedung NU lantai III Pengurus Cabang LP Ma’arif Pati mengadakan diskusi terkait pengembangan Guru Madrasah yang harus mengembangkan Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 60 guru madrasah dari berbagai jenjang mulai MI, MTs. dan MA di wilayah kabupaten Pati yang tergabung dalam LP Ma’arif, acara berlangsung selama sehari penuh antusias mengikuti kegiatan pengembangan diri […]

  • Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama'ah

    Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama’ah

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI-Gebyar perayaan Satu Abad Nahdlatul Ulama PCNU Pati banjir pengunjung. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Pati Rabu (22/2) malam tersebut dipadati para pecinta Sholawat. Pasalnya, dalam agenda tersebut, dihadiri oleh Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Zulfa Musthofa, Wakil Ketua PBNU. Bahkan, 3000 cup kopi yang dibagikan secara gratis oleh Lazisnu dan LPNU, habis […]

  • Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

     Strategi Diplomasi Fathul Qarib Setelah beberapa kali diadakan perundingan untuk menyelesaikan Irian Barat dan selalu gagal, Bung Karno menghubungi Kiai Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Bung Karno menanyakan bagaimana hukum orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat? Kiai Wahab menjawab tegas,”Hukumnya sama dengan orang yang ghasab.” “Apa artinya ghasab, kiai?” Tanya Bung […]

  • SMP IT Al-Anis Sukoharjo Konsisten Gelar Muhadhoroh

    SMP IT Al-Anis Sukoharjo Konsisten Gelar Muhadhoroh

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Ekstrakurikuler muhadhoroh yang diprkatikkan SMP IT Al-Anis Kartasura, Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu kegiatan untuk memerkuat karakter siswa. Sebagai SMP di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, SMP IT Al-Anis Kartasura secara konsisten melaksanakan muhadhoroh setiap seminggu sekali.   Ekstrakulikuler muhadharah di SMPIT Al – Anis Kartasura dilaksankan setiap hari Sabtu pada […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

expand_less