Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Genjot Kemandirian Ekonomi, Fatayat Dilatih Bikin Kosmetik

Genjot Kemandirian Ekonomi, Fatayat Dilatih Bikin Kosmetik

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
  • visibility 255
  • comment 0 komentar

PATI – Fatayat NU Pati baru saja memperoleh. Pasalnya, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Fatayat NU memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan Wira Usaha Baru (WUB) mulai Senin (30/5) hingga Kamis (2/6) esok.

Nining Sugiarti yang saat ini memegang tampuk PLT Fatayat NU Pati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Kemenprin dan bekolaborasi dengan Komisi VII DPR-RI serta Disdagprin Kabupaten Pati.

“Dalam hal ini pak Marwan Ja’far,” terang Nining.

Di wilayah pantura timur, ada 12 KUB yang memperoleh kesempatan ini. Pati memperoleh kuota terbanyak, yaitu 4 paket KUB. Sementara sisanya dibagi untuk Kabupaten Rembang, Blora dan Grobogan.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Safin tersebut, menghadirkan mentor yang benar-benar berpengalaman di bidang produk kecantikan.

Nining menegaskan, KUB Fatayat diikuti oleh 20 kader Fatayat NU dari masing-masing kecamatan.

“Ada informasi yang terhambat sehingga ada PAC yang tidak mengirimkan delegasi,” tandas dia.

Namun, keterhambatan tersebut tidak mengurangi semangat peserta. Ia menuturkan bahwa anggotanya yang mengikuti treatmen ini begitu antusias.

“Mungkin karena kosmetik itu dekat dengan ibu-ibu ya. Dan ini juga kesempatan yang langka,” tuturnya.

Nining juga menyampaikan bahwa banyaknya kader Fatayat NU yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan akan menciptakan peluang ekonomi yang belum banyak dijamah khalayak.

Momen Mahal

Di hari pertama, kegiatan ini diisi dengan pembukaan saja. Baru pada hari ke dua, Selasa (31/5) kemarin, para peserta menjalani treatmen pertama, yaitu praktik pembuatan sabun herbal dan Sabun Whitening.

“Pemateri pertama pak Arif Handoyo dan ke dua pak Dika Masrur. Keduanya Humble dan benar-benar menguasai bidang,” lanjut Nining.

Pada hari berikutnya, pelatihan dilanjutkan dengan materi pembuatan lulur dan lilin aromaterapi. Lagi-lagi, para peserta masih tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Mungkin karena motivasi dari mentor,” duga Nining.

Benar saja, Dika, yang mementori materi kedua, jelang pelatihan menandaskan bahwa kesempatan ini merupakan momen langka dan juga mahal. Menurutnya, untuk melakukan pelatihan produsi kosmetik, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Anda yang ada di sini adalah orang-orang yang beruntung karena difasilitasi oleh pemerintah. Kalau tidak, mungkin anda harus membayar jutaan rupiah untuk mengikuti pelatihan semacam ini,” tegas Dika.

Selain praktik produksi, peserta juga diajarkan untuk mengurus legalitas produk serta menjadi pengusaha yang profesional namun tetap santun.

Dukungan Pemerintah

Kepala Disdagprin Pati, Hadi, menegaskan bahwa pihaknya sangat bersyukur sebab ada empat KUB yang mendapatkan kesempatan bergabung dalam program Mendagprin ini.

Ia berjanji akan melakukan tindak lanjut setelah kegiatan ini berakhir Kamis (2/6) besok.

“Kami akan melakukan follow up untuk memberdayakan potensi yang telah diasah selama empat hari ini,” terang dia.

Bahkan, Hanafi, salah satu Kabag di Disdagprin Kabupaten Pati yang bertugas mengurus legalitas, berjanji akan mempermudah perijinan legalitas usaha. Bukan hanya itu, pihaknya juga akan memfasilitasi dalam bentuk mentoring lanjutan jika dibutuhkan.

Kegiatan ini akan berakhir pada Kamis (2/6) esok. Rencananya, di hari terakhir tersebutbakan dilakukan evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL).(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dari Kecerdasan Buatan

    Puasa dari Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Seperti tulisan sebelumnya berjudul “Puasa dari Media Sosial”, sebenarnya kecerdasan buatan atau AI pun sama. Apakah AI mengganggu puasa kita? Saya menjawab, jika kecandungan, mbangeti, ya berarti menganggu, dan kita harus berpuasa dari AI. Artinya, puasa itu tidak harus dari sesuatu yang merugikan, ngerusak, tapi memang dari sesuatu yang mengakibatkan […]

  • PCNU- PATI Photo by Bayu Syaits

    Karena Anak-anak, Saya Bahagia

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya […]

  • PCNU-PATI

    Dua Mahasiswa PPL IPMAFA Undur Diri Dari Lazisnu Pati

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati- Dua orang Mahasiswa IPMAFA pamit usai melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) selama kurang lebih satu bulan setengah di kantor PC Lazisnu Pati, selasa (05/12). Umar Faruq selaku kaprodi sekaligus dosen pembimbing lapangan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada PC Lazisnu Pati atas bimbingan dan kesediaan ditempati sebagai lokasi PPL. “Terimakasih kami sampaikan kepada […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.757
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

  • Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.388
    • 0Komentar

      Kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian yang diselenggarakan oleh Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah di Bumi Perkemahan (Buper) Candrabirawa, Ungaran, Kabupaten Semarang, berlangsung semarak. Salah satu agenda yang menyedot perhatian adalah pentas seni dari perwakilan kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, yang digelar pada Selasa (16/12/2025) malam. Sebanyak 700 peserta dari berbagai daerah menampilkan ragam […]

expand_less