Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

Sabtu, 31 Agustus 2019/ 30 Dzulhijjah 1440, warga Pati, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), kehilangan salah satu ulama yang dekat dengan umatnya.

Beliau adalah KH. Ali Mahmudan Dahlan asal Wedarijaksa, Pati. Santri ndalem KH. Maimun Zubair yang lama thalabul ilmi di Sarang ini meninggalkan banyak kenangan. Baca: Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

Beliau sosok yang senang melihat anak-anak muda maju dan berkembang. Penulis pernah mengajar di Madrasah Ihyaul Ulum Wedarijaksa atas restu KH. Ali Mahmudan Dahlan.

Anak-anak muda, khususnya lulusan pesantren salaf, diberi wahana aktualisasi potensi supaya cepat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

KH. Ali Mahmudan

Aktivis NU Tulen

KH. Ali Mahmudan adalah aktivis NU sejak dulu sampai akhir hayatnya. Berbagai jabatan kepengurusan, pernah beliau emban. Dulunya, beliau aktif di Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) bersama KH. Abdul Hadi Kurdi dan ulama-ulama lain.

KH. Ali Mahmudan Dahlan pernah aktif di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sebagai Wakil Katib Syuriyah PCNU Pati era KH. Ahmad Fayumi Munji. Sedangkan Katib Syuriyah, saat itu, dipegang oleh KH. Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen. Baca: Intelektual dan Karir Sosial KH. Ahmad Nafi’ Abdillah

Jabatan di NU yang paling lama diemban KH. Ali Mahmudan Dahlan adalah Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Wedarijaksa sampai akhirnya diteruskan oleh Kader beliau, KH. Ahmad Husnan Basuni.

Beliau Kiai yang aktif dalam forum bahtsul masail dan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk berani mengekspresikan ilmunya dalam forum tersebut.

Jabatan terakhir KH. Ali Mahmudan Dahlan adalah Mustasyar PCNU Pati. Beliau aktif menghadiri istighatsah yang diadakan Pemerintah Daerah Pati bekerjasama dengan PCNU Pati. Beliau sering memimpin tahlil, do’a, bahkan memberikan mauidhah hasanah.

Tokoh MUI Pati

Selain di NU, KH. Ali Mahmudan Dahlan adalah aktivis Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati. Sebagai Wakil Ketua, beliau setia mendampingi KH. Mujib Sholeh.

Keulamaan KH. Ali Mahmudan memang tidak diragukan. Oleh sebab itu jabatan di MUI ini menunjukkan KH. Ali Mahmudan bisa diterima kalangan birokrat.

Keluwesan bergaul dan cara pandangnya membuat KH. Ali Mahmudan Dahlan bisa belajar dan memberi manfaat dalam skala yang lebih luas.

Tokoh Madrasah Ihyaul Ulum

Kesibukan lain KH. Ali Mahmudan Dahlan adalah aktif sebagai Pengurus di Yayasan Madrasah Ihyaul Ulum Wedarijaksa.

Beliau masih terus menyempatkan diri mengajar di madrasah tersebut, meskipun kabar yang Penulis terima, akhir-akhir ini, beliau lebih banyak menjadi Pengawas para guru karena kesibukan dan memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk berkembang.

Beliau aktif mengembangkan madrasah tersebut, baik dari sisi infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, maupun relasi ke luar. Banyak kemajuan yang diraih saat KH. Ali Mahmudan memegang jabatan sebagai Pengurus Madrasah.

Muballigh NU yang Istiqamah

KH. Ali Mahmudan Dahlan sangat dekat dengan umat, khususnya warga NU yang ada di kampung-kampung karena aktivitas ngajinya yang tidak pernah mengenal kata akhir.

Sejak Penulis kecil, KH. Ali Mahmudan sudah mengisi pengajian selapanan (40 hari sekali) di Masjid Suwaduk Wedarijaksa, tempat Penulis sewaktu kecil menghabiskan waktu di rumah Sang Kakek.

Ketika Ada acara pengajian selapanan di Masjid Sirojul Anam Wonokerto Pasucen, KH. Ali Mahmudan Dahlan sering memberikan mauidhah hasanah. Bahkan dalam peresmian bangunan masjid yang baru digunakan kurang lebih 2 tahun yang lalu, KH. Ali Mahmudan Dahlan berkenan memberikan mauidhah hasanah.

Terakhir Penulis ketemu KH. Ali Mahmudan Dahlan adalah ketika beliau baru selesai operasi, namun KH Ali Mahmudan Dahlan masih menyempatkan mengaji di Masjid Luboyo Wedarijaksa. Penulis sempat bertanya, baru selesai operasi kok mboten istirahat? KH. Ali Mahmudan Dahlan menjawab, untuk mengaji akan beliau lakukan dengan sungguh-sungguh.

Saat Ramadhan 1440 Hijriyah kemarin, KH. Ali Mahmudan masih aktif mengaji kitab secara live streaming di SMPQT Yanbuul Qur’an Pati.

Tujuh Materi Dakwah

Materi Dakwah yang disampaikan KH. Ali Mahmudan Dahlan di tengah masyarakat banyak Sekali.

Beberapa materi yang Penulis ingat adalah:

1. Utamanya Jamaah

KH Ali Mahmudan sering mendorong warga NU untuk rajin berjamaah, utamanya di masjid. Berjamaah, utamanya di masjid pahalanya berlipat ganda Dan keutamaannya sangat banyak.

2. Pentingnya Mencari Ilmu

KH. Ali Mahmudan Dahlan mendorong warga NU, khususnya anak-anak muda untuk rajin menuntut ilmu karena ilmu adalah lentera kegelapan yang menerangi jalan menuju kesuksesan dan ridla Allah.

3. Jangan Memutus Silaturrahim

Orang yang memutus silaturrahim akan terhalangi masuk surga. Maka, jadilah orang yang selalu menyambung tali persaudaraan dan kekerabatan sekalipun kepada orang yang memutus tali silaturrahim.

4. Mensyukuri Nikmat

KH Ali Mahmudan mendorong warga NU untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah karena syukur menjadi kunci supaya nikmat bertambah. Justru jika nikmat diingkari, maka siksa Allah sangat pedih.

5. Fungsikan Masjid Secara Optimal

Masjid yang dibangun harus benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif di tengah kehidupan umat dengan menggalakkan jamaah, pengajian Al Qur’an, kajian kitab, dan forum silaturrahim dengan sesama umat Islam.

6. Senang Sedekah

KH. Ali Mahmudan mendorong warga NU untuk selalu menyisihkan sebagian rizkinya menuju jalan kebaikan, seperti membangun masjid, madrasah, dan tempat kebaikan yang lain.

Orang yang bersedekah, hartanya akan diganti Allah. Para Malaikat mendoakannya. Sedangkan orang yang bakhil dibenci Allah dan hartanya terancam diambil Allah dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Doa para Malaikat setiap hari:

اللهم أعط منفقا خلفا 
اللهم أعط مانعا تلفا

Wahai Allah berilah orang yang menginfakkan hartanya ganti 
Wahai Allah berilah orang yang melarang hartanya bersedekah kerusakan

7. Selalu Ingat Mati

KH. Ali Mahmudan Dahlan mengingatkan warga NU supaya selalu mempersiapkan diri menghadapi kematian. Ingat mati akan memperbaiki akhlak dan meningkatkan semangat beribadah.

Jika orang berperilaku baik, maka setelah wafatnya akan dikenang orang. Sebaliknya, jika berperangai jelek, maka akan dikenang jelek.

Memperbanyak ibadah dan bertakwa kepada Allah menjadi modal utama sowan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kiai Teladan Umat

Pemikiran dan perjuangan KH. Ali Mahmudan di NU, madrasah, dan di tengah masyarakat dengan jadwal pengajian selapanan di banyak tempat menjadi teladan bagi warga NU, khususnya kader-kader muda untuk selalu aktif dan rajin menuntut ilmu, mengamalkan ilmu tersebut, dan menyebarluaskannya kepada masyarakat.

Jangan sampai kegiatan dakwah di tengah masyarakat terhenti karena alasan apapun. Istiqamah dalam berdakwah menjadi ladang amal bagi alim (orang yang berilmu) supaya ilmunya bermanfaat dan membawa berkah bagi orang lain.

Selamat jalan Kiai, pengabdianmu akan selalu dikenang umat dan bangsa. Mauidhah hasanahmu menjadi lentera kegelapan umat. Ketulusanmu dalam membimbing umat akan selalu tertancap kuat di dada kami, santri-santrimu.

الي روح الشيخ العالم علي محمودان دحلان الفاتحة

امين يا رب العالمين

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة ولا تجعل قبره حفرة من حفر النيران امين يا رب العالمين

Madinah, Sabtu, 30 Dzulhijjah 1440 / 31 Agustus 2019 Pukul 18.11

Jamal Makmur Penulis:
Dr. Jamal Makmur, MA adalah Wakil Ketua PCNU Kab. Pati

*) Tulisan ini juga diterbitkan di facebook Jamal Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Kecerdasan Sayyidina Hasan Ar-Ridho

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan bahwa Abu Hayyan merupakan seorang guru dalam Ilmu Nahwu.Pada suatu malam, Abu Hayyan bermimpi melihat Sayyidah Fatimah Az-Zahra memenggam tangan kedua putranya yang masih kecil, yaitu Sayyidina Hasan Ar-Ridho dan Sayyidina Husein Al-Murtadho. Kemudian Sayyidah Fatimah Az-Zahra berkata kepadanya : “ Wahai Abu Hayyan, Tolong ajarilah kedua putraku ini tentang […]

  • Muballigh – Muballighah Berkumpul Bahas Masa Depan Dakwah Islam

    Muballigh – Muballighah Berkumpul Bahas Masa Depan Dakwah Islam

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Foto Bersama Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pati PATI-Lembaga Dakwah Nahdlatul ulama (LDNU) Cabang Pati, Minggu (14/7), mengadakan rapat konsolidasi dengan mengundang Lembaga Dakwah MWC NU se-Kabupaten Pati. Acara yang dihelat di kantor PCNU ini bertujuan agar seluruh informasi dan program LDNU Pati bisa diterima oleh LD MWC NU yang berbasis di setiap kecamatan. […]

  • PAC IPNU IPPNU Kayen Gelar Sosialisasi, Komisariat Pencetak Pelajar Hebat

    PAC IPNU IPPNU Kayen Gelar Sosialisasi, Komisariat Pencetak Pelajar Hebat

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI, – Menghadiri Peringatan Maulid Yayasan Pendidikan Islam Asyariyah Miftahul Falah Desa Talun Kecamatan Kayen, PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kayen mengadakan sosialisasi mengenai Ke-IPNU-IPPNU-an bertempat di Gedung yayasan tersebut. Minggu, (01/11/2020) “Saya berharap Madrasah Miftahul Falah dapat berdiri pimpinan komisariat IPNU IPPNU yang nantinya menjadi wadah pencetak generasi muda yang hebat dan unggul dalam agama […]

  • Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

    Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong   GEMBONG-Kaderisasi merupakan satu komponen penting dalam organisasi. Hanya dengan kader yang militan dan terdidik, sebuah organisasi bisa tumbuh subur dan eksis. itulah setidaknya yang diungkapkan oleh K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, Kamis (29/7). “Organisasi bisa panjang umur kalau pengkaderannya baik,” tuturnya. Namun, di masa pandemi ini, pengkaderan dalam […]

  • Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    JAKENAN – Komponen masyarakat di kecamatan Jakenan, Kamis (26/9/2019) pagi membentuk panitia peringatan Hari Santri Nasional 2019. Dengan prakarsa MWCNU Kecamatan Jakenan, pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jakenan itu akhirnya berhasil menyusun kepanitian Hari Santri 2019 yang terdiri atas berbagai komponen di Jakenan. Rais dan Ketua MWCNU Jakenan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, […]

  • LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI-Kepengurusan baru Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) menghelat rapat kerja Minggu siang (14/7). Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 itu berlangsung santai meskipun membahas program-program serius. Arwani, ketua umum LTN-NU menyampaikan pamdangan-pandangannya mengenai dunia penerbitan dan jurnalistik. Menurutnya, kegiatan jurbalistik di era modern saat ini harus terfokus pada media online. Langkah […]

expand_less