Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
  • visibility 541
  • comment 0 komentar

Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi.

Komplek Makam Mbah Mutamakkin Kajen
Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas

Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring kekuatan dan opini publik untuk mendiskreditkan posisi dan menghilangkan pengaruh Syaikh Ahmad Mutamakkin di masyarakat.

Usaha Ketib Anom berhasil. Syaikh Ahmad Mutamakkin akhirnya disidang di Solo oleh Raja Amangkurat IV.

Namun akhirnya rencana Ketib Anom dan kawan-kawan menjadi gagal total. Raja Amangkurat IV justru berbaiat menjadi santri thariqah Syaikh Ahmad Mutamakkin.

Benar dawuh Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj, bahwa orang besar melesat setelah banyak cobaan yang merintangi. Hadlratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari semakin berkibar setelah dipenjara pemerintah kolonial. Gus Dur semakin berkibar setelah didiskreditkan rezim Orde Baru.

KH MA Sahal Mahfudh semakin berkibar setelah program pemberdayaan ekonomi umat ditentang banyak pihak. Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj sendiri berkibar setelah kontroversi Sunni-Syiah dan aswaja sebagai Manhajul Fikri.

Popularitas dan pengaruh Syaikh Ahmad Mutamakkin pun semakin berkibar pasca lepas dari rencana busuk orang-orang yang membencinya. Keberadaan Syaikh Ahmad Mutamakkin justru menjadi penengah antar semua kekuatan yang ada. Birokrat, tokoh agama, dan masyarakat menjadikannya tokoh sentral yang menjadi rujukan semua masalah.

Penulis mencoba menelusuri geneologi ilmu dan sanad Syaikh Ahmad Mutamakkin dari sejarah keilmuan yang ditulis oleh Bapak Imam Sanusi, Mas Zaenul Milal Bizawie dan buku-buku lain yang relevan.

Dari penelusuran tersebut, Penulis menemukan bahwa Syaikh Ahmad Mutamakkin adalah tokoh Aswaja An-Nahdliyyah secara lengkap, baik dalam hal akidah, fiqh, dan lebih-lebih tasawuf.

Salah satu kitab yang dikaji Syaikh Ahmad Mutamakkin adalah Irsyadul Ibad yang sampai sekarang masih dikaji oleh generasi penerus. Salah satunya, KH Ahmad Zakki Fuad yang setiap malam Selasa mengkaji kitab ini di Masjid Kajen.

Orang alim yang dekat dengan Allah, semasa hidup sampai wafatnya, selalu menebar keberkahan kepada masyarakat sekelilingnya.

Begitu juga Syaikh Ahmad Mutamakkin. Beliau selalu menebarkan kemanfaatan dan keberkahan bagi orang lain sampai sekarang.

Pemikiran dan perjuangannya dikaji dan diteladani. Sedangkan makamnya yang senantiasa dipenuhi ribuan peziarah tentu saja membawa berkah bagi masyarakat sekelilingnya dari semua aspek.

Semoga kita mendapatkan keluberan berkah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Termasuk dalam menegakkan paham Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyyah yang merupakan manifestasi Islam rahmatan lil-alaminn.

Amiin Yaa Rabbal Alamiin

Wonokerto, 7 Dzulhijjah 1441
7 September 2019

Jamal Makmur Penulis:
Dr. Jamal Makmur, MA adalah Wakil Ketua PCNU Kab. Pati

*) Setiap tulisan opini yang dimuat dalam rubrik #NUKolom menjadi tanggung jawab penulis.
**) Tulisan ini juga diterbitkan di facebook Jamal Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Ayat Ayat Cinta

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekadar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target […]

  • Haul Bib Ja'far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    Haul Bib Ja’far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    KUDUS – Haul ke dua Habib Ja’far al Kaff Kudus dibanjiri ribuan jama’ah. Meski diguyur hujan, mereka tetap semangat mengikuti acara puncak haul yang digelar pada Rabu (28/12) malam. Berlokasi di halaman Ponpes Darul Qur’an Nurul Abidin, Demaan, Kudus, acara haul tersebut dihadiri oleh para ulama besar. Di antaranya, Gus Baha’, Gus Kautsar, Habib Ali […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menulis Kegiatan Menyenangkan.. Photo by lilartsy on Unsplash.

    Menulis, Kegiatan mengasyikkan

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Saya sedang menjajaki dunia tulis menulis. Menulis kisah dan cerita yang  familiar terjadi disekitar kita. Meski terlihat lucu dan aneh. Namun tak apa, saya berusaha menuangkan apa yang terlintas dipikiran. Apa yang terdengar dan terlihat; supaya tak mengganjal dalam akal. Meskipun sederhana dan alakadarnya. Saya sangat menyadari karena memang tak ada basic disitu awalnya. Bisa […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Pati. Pemerintah Desa Ketanggan dan KKN IPMafa beserta warga Nahdliyin setempat mengadakan ngaji budaya bersama KH. Umar Fayumi dari Kajen Putra KH. Fayumi Munji Ketua Tanfidziyah NU tahun 90-awal. Acara bertempat di Balai Desa Ketanggan 20/8 kemarin. “Semangat nasionalisme kita akan terus kuat apabila kita memahami tradisi lokal dan menjaga serta melestarikannya. Sebab tradisi lokal […]

expand_less