Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
  • visibility 563
  • comment 0 komentar

PATI-Lazisnu bersama dengan LPBI NU Cabang Pati akhir-akhir ini disibukkan dengan agenda bhakti sosial. Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati membuat LPBI NU sebagai lembaga yang mengurus penanggulangan bencana harus turun tangan.

Tercatat, puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Pati mengalami kekeringan. Saebagian besar desa tersebut berada di Kecamatan Pucakwangi, Kayen, Jaken, Jakenan, dan Tambakromo. Sementara di sisi utara, beberapa daerah juga mengalami hal sama, seperti sebagian desa di Tayu, Dukuhseti bahkan Margoyoso.

Pendistribusian air bersih oleh Lazisnu dan LPBI NU di beberapa daerah kekeringan yang ada di Kabupaten Pati

Bencana kekeringan ini membuat kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah tersebut menjadi sangat ssulit terpenuhi. Oleh sebab itu, NU melalui Lazisnu dan LPBI NU merasa memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan dan menyediakan air bersih.

“Lazisnu sebagai kantung pendanaan, sementara LPBI NU bertugas di lapangan” ungkap Niam Sutaman, ketua Lazisnu Cabang Pati.

Sutaman melanjutkan bahwa Lazisnu menyediakan wadah khusus bagi masyarakat yang hendak berkontribusi menyalurkan air bersih. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, setiap harinya, sedikitnya lima tangki air bersih berkapasitas 8000 liter selalu disalurkan Lazisnu dan LPBI NU untuk wilayah-wilayah kekeringan.

“Untuk teman-teman yang hendak ikut menyalurkan bantuan, bisa mentransfer dana ke rekening Lazisnu Pati. Masing-masing tangki air seharga dua ratus ribu rupiah” lanjutnya.

Flyer donasi air bersih Lazisnu Pati

Sementara, Edi Fitranto, ketua LPBI NU Pati mengungkapkan bahwa jumlah yang disalurkan oleh Lazisnu dan LPBI NU Pati masih jauh dari kata cukup. Kebutuhan air bersih di musim kemarau panjang ini sangatlah banyak.

“Dengan mengirimkan rata-rata lima sampai sepuluh tangki (air bersih) setiap hari itu belum cukup untuk memasok kebutuhan air bersih di daerah kekeringan di Pati” tuturnya.

Oleh sebab itu, Edi menyuarakan keluh kesah masyarakat melalui pcnupati.or.id. Ia beranggapan bahwa masyarakat yang mengalami kekeringan sangat membutuhkan uluran tangan. Pria bertubuh gempal ini juga mengajak warga untuk membantu meringankan beban mereka.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Ma'arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Ketua Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani menyatakan, dana BOS Madrasah tidak jadi dipotong. “Alhamdulillah, Juknis sudah keluar, BOS tidak jadi dipotong!” tegasnya saat penutupan Diklat Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jumat (14/3/2025). Untuk diketahui, sebelumnya beredar surat dari Kementerian Agama, tentang tindak lanjut efisiensi rekonstruksi belanja Ditjen Pendidikan […]

  • Bupati Pati Apresiasi Inovasi Pupuk Organik MTs Tarbiyatul Banin

    Bupati Pati Apresiasi Inovasi Pupuk Organik MTs Tarbiyatul Banin

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Pati – Bupati Pati Sudewo, hadir dalam momen akhirussanah siswa kelas IX MTs Tarbiyatul Banin di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati pada Kamis (15/5/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati Pati mengapresiasi hasil inovasi pupuk organik yang dikembangkan MTs Tarbiyatul Banin. Dalam bungkus pupuk itu bertuliskan Berkah 60, Pupuk Cair Hayati dan Pestisida Nabati dengan beberapa komposisi […]

  • Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ajang pencaksilat Muria Raya Open II tahun 2024 Kembali dibuka, Kamis (26/12). Berlokasi di Gor Pesantenan Pati, ajang bergengsi ini rencananya akan berakhir Ahad (29/12) mendatang. Dalam kompetisi ini, para atlet silat dari beragam perguruan berkesempatan untuk meraih medali dari kategori seni maupun tanding. Juara Usia Dini Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa […]

  • Surat Kehidupan

    Surat Kehidupan

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

      Jostein Gaarder  selalu memberikan pengalaman yang  berbeda setiap kali kita membaca karya-karyanya. Penulis yang satu ini tidak perlu di ragukan kualitasnya, Dunia Shopie, Misteri Soliter, The Magic Library, Dunia Anna. Setiap buku mempunyai makna yang berbeda. Kali ini Jostein Gaarder  hadir kembali dengan novel bertajuk The Orange Girl atau lebih mudahnya yaitu Gadis Jeruk. […]

  • Di Tiga Kabupaten, Sakomanu Dirikan Lima Tenda Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran

    Di Tiga Kabupaten, Sakomanu Dirikan Lima Tenda Sambut Arus Mudik dan Balik Lebaran

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Melalui Satuan Komunitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu), Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam menyambut pemudik Lebaran Idulfitri 1446 H tahun 2025. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Posko Mudik pada Rabu (26/4/2025) melalui Zoom Meeting. Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani mengatakan bahwa giat […]

  • PCNU- PATI Photo by image4you

    Recehan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan. Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan […]

expand_less