Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

PATI – Lembaga Perekonomian PCNU Kabupaten Pati Kemarin ( Minggu, 04/10/2020) mensosialisasikan konsep ritel modern Kios Warga NU (WarNU) di gedung PCNU Pati Lantai 3 yang dihadiri oleh ketua PCNU Pati K. Yusuf Hasyim, S.Ag, M.Si dan calon-calon mitra Kios WarNU Se-Kabupaten Pati.


Yusuf Hasyim menyebutkan usaha ritel sebagai salah satu usaha yang paling diminati di masyarakat maupun pesantren. Sebab, usaha ini dapat dijalankan oleh siapa saja baik warga NU, Alumni Pesantren maupun masyarakat umum.

“Konsep Kios WARNU ini merupakan konsep toko modern dengan sistem digital yang bisa dijalankan dengan modal yang lumayan kecil dengan memanfaatkan ruangan yang ada atau menggunakan rumah sebagai toko retail sehingga menjadi penghasilan tambahan bagi warga NU,” ujarnya

Yusuf berharap dengan adanya program Kios WarNU ini menjadikan pengusaha Nadliyin selain berjamaah juga berjamiyah karena selain untuk kemandirian warga NU juga secara beriringan akan menuju kemandirian organisasi tentunya.

Program kios warga NU (warNU) digital ini nantinya akan menjual produk kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan alat transaksi pintar berbasis digital dengan berbagai keunggulan. Penataan kios yang menarik dan tertata rapi, dengan pemanfaatan lahan yang ada, bisa di rumah atau di lahan yang setidaknya memiliki minimal ukuran 2,5 x 2,5 m persegi dengan pendampingan dari Kios WarNU ini menjadikan para pelaku usaha tidak lagi kebingungan saat menghadapi kendala dari segi pemasaran, penjualan maupun yang lainnya karena bisa konsultasi langsung dengan Kios WarNU.

Program Kios WarNU ini bukan konsep bisnis waralaba sehingga para peserta program kemitraan ini tidak membayar biaya waralaba serta tidak ada bagi hasil keuntungan kepada Kios WarNU. Keuntungan menjadi milik pemilik toko sepenuhnya.

Selain itu, kios warNU digital  juga menawarkan biaya pengiriman gratis dengan beragam produk pilihan yang paling laku dengan minimal belanja 1,5 Juta per transaksi.

“Kios WarNU ini ada pojok warga yang digunakan untuk menjual produk-produk UMKM lokal milik warga NU. Artinya keberadaan kios warNU ini sebagai tempat untuk berjualan tetangganya,’ Jelas Dimar Kios WarNU

Pada masa pandemi seperti saat ini, program kios warNU ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan penghasilan baru yang bersumber dari rumah atau bagi yang sudah memiliki bisnis retail dapat meningkatkan omset penjualannya.

“kami berharap di Pati ini nantinya bisa mencapai minimal 100 kios WarNU sehingga bisa didirikan Distribusi Center (DC) Kios WarNU di Pati. Dengan berdirinya DC di Pati minimal order lebih berkurang dan pengiriman bisa seminggu dua sampai tiga kali dan ini berbeda saat DC masih dijakarta, karena pengiriman dari Jakarta hanya bisa dilakukan order satu minggu sekali.” tandasnya

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

  • Ratusan Potong Masker Ludes Sekejap

    Ratusan Potong Masker Ludes Sekejap

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Proses briefing yang disampaikan oleh Maulana Luthfi Karim, ketua Kader Penggerak NU Gembong dan pihak kepolisian sebelum pembagian masker GEMBONG-Kader Penggerak NU (KPNU) Kecamatan Gembong menggelar aksi solidaritas. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Gembong, Rabu (15/4) pagi tadi. Aksi yang dilakukan adalah membagi sejumlah masker kepada para pengunjung dan pedagang pasar. Sedikitnya ada 400 potong […]

  • PCNU- PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila Sebagai Pilar Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Baru-baru kita digegerkan dengan adanya aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung. Aksi bom bunuh diri ini, sebagai dikutip melalui detik.news setidak memakan 12 korban. Adapun korban yang meninggal dunia pertama, atas nama Agus sujatno (pelaku), kedua, anggota polisi atas nama Sofyan Didu, dan 10 korban lainnya mengalami luka-luka […]

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • Kamis Sore, Waktunya Menentukan Arah Qiblat

    Kamis Sore, Waktunya Menentukan Arah Qiblat

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI -Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LF-NU) baru-baru ini membagikan informasi tentang penentuan arah kiblat. Dalam istilah agama, momen ini biasa disebut dengan rashdul kiblat.  Lembaga yang bergerak di bidang astronomi tersebut, menyatakan bahwa Kamis, (15/7) sekira pukul 16.27 WIB adalah waktu penentuan kembali arah kiblat. “Pada saat itu, matahari berada tepat di atas ka’bah, jadi […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

expand_less