Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

PCNU Pati Sosialisasikan Program Kios WarNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

PATI – Lembaga Perekonomian PCNU Kabupaten Pati Kemarin ( Minggu, 04/10/2020) mensosialisasikan konsep ritel modern Kios Warga NU (WarNU) di gedung PCNU Pati Lantai 3 yang dihadiri oleh ketua PCNU Pati K. Yusuf Hasyim, S.Ag, M.Si dan calon-calon mitra Kios WarNU Se-Kabupaten Pati.


Yusuf Hasyim menyebutkan usaha ritel sebagai salah satu usaha yang paling diminati di masyarakat maupun pesantren. Sebab, usaha ini dapat dijalankan oleh siapa saja baik warga NU, Alumni Pesantren maupun masyarakat umum.

“Konsep Kios WARNU ini merupakan konsep toko modern dengan sistem digital yang bisa dijalankan dengan modal yang lumayan kecil dengan memanfaatkan ruangan yang ada atau menggunakan rumah sebagai toko retail sehingga menjadi penghasilan tambahan bagi warga NU,” ujarnya

Yusuf berharap dengan adanya program Kios WarNU ini menjadikan pengusaha Nadliyin selain berjamaah juga berjamiyah karena selain untuk kemandirian warga NU juga secara beriringan akan menuju kemandirian organisasi tentunya.

Program kios warga NU (warNU) digital ini nantinya akan menjual produk kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan alat transaksi pintar berbasis digital dengan berbagai keunggulan. Penataan kios yang menarik dan tertata rapi, dengan pemanfaatan lahan yang ada, bisa di rumah atau di lahan yang setidaknya memiliki minimal ukuran 2,5 x 2,5 m persegi dengan pendampingan dari Kios WarNU ini menjadikan para pelaku usaha tidak lagi kebingungan saat menghadapi kendala dari segi pemasaran, penjualan maupun yang lainnya karena bisa konsultasi langsung dengan Kios WarNU.

Program Kios WarNU ini bukan konsep bisnis waralaba sehingga para peserta program kemitraan ini tidak membayar biaya waralaba serta tidak ada bagi hasil keuntungan kepada Kios WarNU. Keuntungan menjadi milik pemilik toko sepenuhnya.

Selain itu, kios warNU digital  juga menawarkan biaya pengiriman gratis dengan beragam produk pilihan yang paling laku dengan minimal belanja 1,5 Juta per transaksi.

“Kios WarNU ini ada pojok warga yang digunakan untuk menjual produk-produk UMKM lokal milik warga NU. Artinya keberadaan kios warNU ini sebagai tempat untuk berjualan tetangganya,’ Jelas Dimar Kios WarNU

Pada masa pandemi seperti saat ini, program kios warNU ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan penghasilan baru yang bersumber dari rumah atau bagi yang sudah memiliki bisnis retail dapat meningkatkan omset penjualannya.

“kami berharap di Pati ini nantinya bisa mencapai minimal 100 kios WarNU sehingga bisa didirikan Distribusi Center (DC) Kios WarNU di Pati. Dengan berdirinya DC di Pati minimal order lebih berkurang dan pengiriman bisa seminggu dua sampai tiga kali dan ini berbeda saat DC masih dijakarta, karena pengiriman dari Jakarta hanya bisa dilakukan order satu minggu sekali.” tandasnya

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 613
    • 0Komentar
  • Islam Agama Nurani. Photo by Mubashir Ahmet on Unsplash.

    Islam Agama Nurani

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Malam takbir Idul Qurban mengingatkan pelajaran Fiqih di madrasah tempo dulu. Seorang guru menjelaskan binatang yang sah digunakan qurban, di antaranya, genap usianya dan tidak cacat fisik. Step berikutnya, kalau bisa ya yang jantan, berbadan besar dan lain sebagainya. Intinya, carilah binatang terbaik di kelasnya. Kalau domba ya domba terbaik, kalau […]

  • Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama'ah

    Perayaan Satu Abad NU di Alun-Alun Pati Dibanjiri Jama’ah

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI-Gebyar perayaan Satu Abad Nahdlatul Ulama PCNU Pati banjir pengunjung. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Pati Rabu (22/2) malam tersebut dipadati para pecinta Sholawat. Pasalnya, dalam agenda tersebut, dihadiri oleh Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Zulfa Musthofa, Wakil Ketua PBNU. Bahkan, 3000 cup kopi yang dibagikan secara gratis oleh Lazisnu dan LPNU, habis […]

  • Sholawat Kepada Kanjeng Nabi Sebagai Solusi

    Sholawat Kepada Kanjeng Nabi Sebagai Solusi

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

      الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، […]

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

  • Mbah Maimun Zubair Sarang

    Mbah Maimun Zubair Sarang

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik […]

expand_less