Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Zuhdi Ketuai Ulama-Ulama se-Kecamatan Gembong

KH. Zuhdi Ketuai Ulama-Ulama se-Kecamatan Gembong

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
Suasana pembukaan musyawarah pengurus MWC NU Gembong untuk menentukan pengisian jabatan beberapa pengurus yang wafat dalam masa jabatan

GEMBONG – Sejumlah ulama Kecamatan Gembong berkumpul di Aula MTs Al Ma’arif Gembong, Jumat (8/10) siang. Mereka adalah jajaran Syuriyah dan pengurus harian MWC NU Kecamatan Gembong. 

Para kiai tersebut sedang bermusyawarah untuk mengisi posisi kepengurusan NU yang kosong. Seperti dikabarkan sebelumnya, dalam paruh pertama 2021 ini, NU gembong kehilangan 5 orang pengurus. 

Satu ulama dari Mustasyar, yaitu KH Husain Abdullah, dua orang dari jajaran Syuriyah (KH. Ahmad Djaelani Al Hafidz dan KH. Arwan Kholil) serta dua orang pengurus harian MWC NU Gembong, yaitu KH. Chudlori Kesuma (wakil ketua) dan M. Subhan (bendahara). Jumlah tersebut masih ditambah dengan satu orang yang menjabat sebagai Kasatkoryon Banser Gembong, M. Halim. 

Dalam musyawarah yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB sampai dengan 15.45 WIB tersebut, para musyawirin berhasil memutuskan beberapa nama untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. 

“Beberapa kami ambilkan nama-nama baru, dan beberapa dari orang lama. Supaya sinkron antara pengalaman organisasi dan kaderisasi,” jelas KH. Nur Hasyim, Sekretaris MWCNU Gembong.

Para pengganti tersebut diantaranya, K. Masruron Al Hafidz (Mustasyar) menggantikan KH. Husein Abdullah. Sementara jabatan Ro’is dan wakilnya yang semula dipegang oleh KH. Djaelani dan KH. Arwan, disepakati digantikan oleh KH. Zuhdi dan KH. Mahfudz Anas. 

Namun, dalam forum tersebut, para ulama sepuh menghendaki untuk menambah dua nama di papan Syuriyah. Akhirnya, KH. Abdul Wahid dan KH. Juwadi Al Hafidz didapuk sebagai Wakil Ro’is II dan III. 

Sementara di ranah Pengurus Tanfidziyah, wakil ketua yang semula dijabat oleh KH. Chudlori Kesuma, digantikan oleh K. Abdul Jalil. Sedangkan bendahara M. Subhan, digantikan oleh Tarmuji dari Kader Penggerak NU. 

“Untuk Ketua Banser tidak kita bahas di sini karena itu ranah Banom. Jadi kami biarkan teman-teman Ansor untuk memusyawarahkannya,” lanjut KH. Nur Hasyim.(lut/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Wedarijaksa mengadakan Festival Ramadhan yang ke-13 bertempat di Madrasah Diniyah Tibyanul Falah, Desa Sidoharjo Kecamatan Wedarijaksa. Pagelaran ini dibuka dan dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah, Kiai Nabhan Ulinnuha MWC NU Wedarijaksa, Majelis IPNU-IPPNU Wedarijaksa, juga tampak hadir Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pati. Acara yang berlangsung 26-28 April 2022, […]

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.077
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

  • Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

    Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    H. Suwarno (tengah), Pengawas Madrasah tengah mensimulasikan penggunaan media elektronik, smartphone untuk menunjang media pembelajaran didampingi moderator, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan pemateri kedua, Suroningsih.  GEMBONG – KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati yang melaksanakan tugasnya di MI Hidayatul Islam (MHI) Gembomg kembali melakukan gebrakan. Bertempag di Gedung MHI, Kamis (11/11) lalu, enam punggawa mahasiswa Stai […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

expand_less