Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fakhruddin Karmani Raih Doktor, Teliti Integrasi Islam Nusantara dalam Kurikulum Merdeka

Fakhruddin Karmani Raih Doktor, Teliti Integrasi Islam Nusantara dalam Kurikulum Merdeka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 8.933
  • comment 0 komentar

 

Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, resmi meraih gelar doktor dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang digelar Rabu, 25 Februari 2026, di Ruang Theater Fakultas Kedokteran Kampus 2 Unwahas, Semarang.

Dalam sidang tersebut, ia mempertahankan disertasi berjudul “Integrasi Nilai-Nilai Islam Nusantara dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5PPRA) pada Kurikulum Merdeka Madrasah di Jawa Tengah.”

Penelitian ini menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Islam Nusantara sebagai ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penguatan karakter peserta didik yang moderat, toleran, dan berwawasan kebangsaan.

Disertasi ini dinilai relevan dengan tantangan pendidikan Indonesia saat ini, terutama dalam menghadapi pergeseran budaya dan isu intoleransi. Integrasi nilai Islam Nusantara dalam Kurikulum Merdeka dipandang sebagai langkah strategis membangun sistem pendidikan yang membumi, kontekstual, dan tetap adaptif terhadap dinamika global.

Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transmisi pengetahuan, tetapi proses pembentukan karakter yang menyatu antara nilai keislaman dan kebangsaan.

Ujian promosi doktor tersebut dipimpin oleh para penguji, yakni Dr. H. Iman Fadilah, S.H.I., M.SI (Ketua Sidang/Penguji), Dr. Ifada Retno Ekaningrum, M.Ag (Sekretaris Sidang/Penguji), Prof. Dr. H. Mahmudarroh HR, S.H., M.H (Penguji/Promotor), Prof. H. Abu Hapsin, M.A., Ph.D (Penguji), Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T (Penguji), Dr. Hj. Sari Hernawati, S.Ag., M.Pd (Penguji/Co-Promotor), dan Dr. H. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd (Penguji).

Dalam kesempatan itu, hadir Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU H. Harianto Oghie, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr. Ghufron Hamzah, S.Th.I., M.S.I., Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, MA., Kabid PD Pontren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Moch Fatkhuronji, S.Ag., M.Pd.I., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., Rektor Universitas Ivet (Unisvet) Semarang Dr. Luluk Elyana, S.Pd.I., M.Si., Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung sekaligus Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam Univesitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Dr. Agus Irfan, S.H.I., M.P.I., Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang H. Suyatno, Lc., M.Si., Rektor Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora KH. Ahmad Zaki Fuad, S.Th.I., M.Ag. Hadir juga jajaran pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Ketua dan Sekretaris LP Ma’arif PCNU Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah, keluarga, dan tamu undangan.

‎Novelty dari temuan disertasi ini, dijelaskan Fakhruddin bahwa secara keseluruhan, integrasi Islam Nusantara dalam Kurikulum Merdeka menjadi upaya menghadirkan sistem pendidikan yang kontekstual, membumi, serta mampu melahirkan generasi yang religius, toleran, dan adaptif terhadap dinamika global tanpa kehilangan jati diri keindonesiaannya sebagai mana tergambar dari hasil temuan dan model yang ditemukan. Pertama, adanya model integrasi yang berbasis Tipologi Sosial Pedesaan sebagaimana tergambar dalam temuan di SMA NU 1 Kradenan Blora dan MAN 1 Blora dan model integrasi yang berbasis Tipologi Sosial Perkotaan sebagaimana yang tergambarkan dalam hasil penelitian di SMK NU Ungaran dan MA NU Nurul Huda Mangkang Semarang. Kedua, rekonstruksi integrasi nilai Islam Nusantara dalam P5RA tidak seragam atau sama dalam impelemnetasinya. Temuan peneliti menyebutkan bahwa ada konseptualisasi atau karakteristik yang berbeda pada sekolah dan madrasah yang di teliti.

‎Fakhruddin Karmani dinyatkan lulus sebagai doktor ke 24 dari Prodi S3 PAI Fakultas Agama Islam Unwahas dengan masa studi 4 tahun 4 bulan 20 hari. Ia dinyatakan lulus dengan IPK 3.81 predikat cumlaude.

Sidang terbuka tersebut menjadi momentum akademik penting bagi penguatan wacana pendidikan Islam berbasis moderasi dan kearifan lokal. Dengan capaian ini, Fakhruddin Karmani diharapkan dapat berkontribusi lebih luas dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam Nusantara di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    PAC IPNU Trangkil Bentuk Komesariat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Trangkil sukses membentuk Pimpinan Komisariat (PK) Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum Tegalharjo pada Sabtu (3/9/2022) yang bertempat di MA Khoiriyatul Ulum Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa dan siswi Madrasah Aliyah Khoiriyatul Ulum […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.380
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

  • Pingin Syahid kok Pakai Syahwat. Photo by Everton Vila on Unsplash.

    Pingin Syahid kok Pakai Syahwat

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Agama mana yang memperbolehkan pertumpahan darah sebagai media syiar? Pertanyaan ini tampak klise, tapi nyatanya hingga sekarang, masih banyak kekerasan atas nama agama. Syi’ar katanya! Memusuhi para pembangkang agama. Lantas seperti apa kriteria pembangkang yang dimaksud? Apa itu thaghut? Apakah semua kafir layak dibunuh? Semua serba abu-abu. Aksi terorisme dengan kedok […]

  • Berikan Dukungan Penuh, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein Apresiasi Penyelenggaraan PORSEMA XIII Wonosobo

    Berikan Dukungan Penuh, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein Apresiasi Penyelenggaraan PORSEMA XIII Wonosobo

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Wonosobo – Kegiatan Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII 2025 pada 10-13 September -2025 telah selesai. Berbagai apresiasi kesuksesan disampaikan oleh berbagia pihak di antaranya disampaikan oleh Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein. “Saya bersyukur Wonosobo dipercaya menjadi tuan rumah Porsema XIII. Alhamdulillah, kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kunjungan wisata. Semoga Wonosobo […]

  • Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    Bulan Depan PCNU Pati Turba ke Tiap Kawedanan

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Bulan September besok, PCNU Kab. Pati mengagendakan melakukan turba (turun bawah) ke masing-masing MWC NU di Kabupaten Pati. Meski, untuk efektivitas pelaksanaannya, turba tersebut dilakukan per-eks kawedanan. Kepastian pelaksanaan turba pengurus cabang NU Kabupaten Pati ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara PCNU dengan MWC NU se kabupaten Pati, Ahad (25/08) siang kemarin. Wakil […]

expand_less