Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 6.539
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar seminar bertema “Kupas Tuntas Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Dunia Pendidikan Seksual” di Auditorium kampus setempat, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Forum Diskusi Mahasiswa PMI (Fordismi) yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai urgensi pencegahan kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Selain itu juga untuk menambah wawasan pengetahuan serta memberikan informasi lebih luas kepada publik,” ujar Dewi Erza Arasta, selaku ketua panitia.

Sebagai narasumber, Dr. Siti Malaiha Dewi, menegaskan bahwa Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) memiliki landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis yang kuat dalam memberikan perlindungan bagi korban serta menjamin proses hukum yang adil.

Ia juga menyampaikan bahwa kekerasan seksual sering kali tidak diakui sebagai kejahatan serius akibat adanya stigma, relasi kuasa, dan ketimpangan gender yang masih kuat di masyarakat. Korban kerap menyimpan kasus sebagai aib, bahkan tidak mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. Menurutnya, kehadiran UU TPKS sangat penting untuk memastikan korban memperoleh pendampingan, perlindungan, pemulihan, serta akses terhadap keadilan secara menyeluruh

“Di dunia pendidikan, relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa atau senior dan junior sangat rentan menciptakan ruang terjadinya kekerasan seksual. Karena itu, kampus wajib hadir sebagai pelindung,” tegasnya.

Langkah Pencegahan dan Peran Mahasiswa
Dalam pemaparannya, Dr. Siti Malaiha juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah berkewajiban melakukan pencegahan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan layanan bagi korban.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam membangun edukasi moral, komunikasi yang sehat, serta kontrol terhadap akses informasi yang berpotensi negatif. Lingkungan sosial yang suportif, menurutnya, menjadi kunci memutus mata rantai kekerasan seksual.

“Mahasiswa memiliki peran penting dengan meningkatkan kesadaran, berani bersuara, dan aktif melaporkan jika menemukan tindakan kekerasan seksual di sekitar mereka,” tambahnya.

Melalui pemaparan materi, peserta diajak memahami berbagai bentuk kekerasan seksual, mulai dari catcalling, pelecehan verbal, tindakan fisik, hingga kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Narasumber juga memaparkan mekanisme pendampingan korban, prinsip keamanan (safety), psychological first aid, serta peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di perguruan tinggi.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kerangka hukum, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan sosial yang aktif dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.

Adapun acara ini dipandu oleh Syeha Asmatun Ni’mah, selaku moderator dan diikuti oleh perwakilan berbagai pesantren di Kajen, mahasiswa lintas prodi, serta peserta dari kampus eksternal. Secara keseluruhan berjalan lancar dan penuh khidmat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Dalam konteks Indonesia, Ramadan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Artinya, tidak sekadar berpuasa dan beribadah, tetapi juga karena adanya berbagai tradisi yang menyertainya, termasuk Tunjangan Hari Ramadan (THR) dan Tunjangan Hari Raya (THR). Singkatan sama, tapi kepanjangannya berbeda. Kok isa ya? Namun mengapa kita hanya fokus pada Tunjangan Hari Raya? […]

  • Masih Sementara, Pendaftar OSKANU IV 2026 Capai 3.254 Peserta

    Masih Sementara, Pendaftar OSKANU IV 2026 Capai 3.254 Peserta

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.896
    • 0Komentar

    SEMARANG — Antusiasme satuan pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dalam menyambut ajang Olimpiade Sains & Keagamaan Ma’arif NU (OSKANU) IV Tahun 2026 menunjukkan grafik peningkatan yang pesat. Berdasarkan rekapitulasi data resmi per Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB, tercatat sebanyak 3.254 peserta dari […]

  • PCNU-PATI

    Margorejo Gelar Madrasah Amil, Ini Proyeksi di Masa Depan

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO-Jajaran Pengurus Lazisnu MWC-NU Margorejo, Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Madrasah Amil, Ahad (5/3). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Akrom 3 Banyuurip, kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari pengurus Lazisnu MWC Margorejo, Upzis Ranting se Kecamatan Margorejo, JPZIS Masjid Se Kecamatan Margorejo. Pengurus Lazisnu dari luar MWC Margorejo pun juga banyak yang turut […]

  • Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Ucapan selamat terlontar dari berbagai pihak atas terpilihnya KH. M. Faishol dan KH. Ahmad Mustain sebagai Ketua Tanfidziyah dan Ro’is Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gunungwungkal. Turut memberikan selamat adalah Habib Ali Zainal Abidin (Jepara) dan K. Yusuf Hasyim, ketua PC NU Pati yang hadir dalam acara pelantikan pada Senin (15/7) malam. Acara […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Kehidupan Bernegara

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagai organisasi sosial kemasyarakat terbesar di Indonesia atau ada yang mengatakan terbesar di dunia Nahdlatul Ulama (NU) menjadi bagian tak terpisahkan dari keseluruhan bangsa Indonesia. NU senantiasa menyatukan diri dengan perjuangan Nasional bangsa Indonesia. NU juga secara sadar mengambil peran aktif dalam proses perjuangan mencapai dan memperjuangkan kemerdekaan dan turut serta […]

  • Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – PCNU Pati menggelar Rapat Pleno I pada Ahad (13/7) pagi. Kegiatan wajib ini dilaksanakan di Gedung SMK NU Pati, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. KH. Minanurrahman, Rois Syuriyah PCNU Pati, dalam pengangarahannya menegaskan bahwa, konsen NU Pati adalah menjaga ukhuwah. Kalaupun terjun ke politik, lanjut dia, yang musti dipegang oleh pengurus NU adalah […]

expand_less