Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 294
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

PORSEMA merupakan ajang rutin yang digelar untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi pelajar di bawah naungan Ma’arif NU. Tahun ini, PORSEMA XIII menghadirkan energi baru dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan yang siap memeriahkan jalannya kegiatan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa PORSEMA bukan sekadar ajang kompetisi. “PORSEMA adalah media pembinaan karakter generasi muda NU. Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. PORSEMA juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” ujarnya.

Fakhruddin juga menginformasikan, bahwa Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Suyitno, Ketua LP. Ma’arif NU PBNU Prof Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wonosobo H. Afif Nur Hidayat, S. Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein., seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab/Kota se Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat lain akan menghadiri kegiatan pembukaan Porsema XIII di Kabupaten Wonosobo.

Logo dan Maskot “Si Dombos”
PORSEMA XIII menghadirkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo PORSEMA XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Tujuan PORSEMA XIII
PORSEMA XIII dirancang sebagai ajang penyalur bakat, minat, pengetahuan, dan keterampilan dalam suasana yang kompetitif namun menyenangkan. Porsema menurut Fakhruddin, memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membentuk Profil Pelajar Aswaja An-Nahdliyah. Kedua, menumbuhkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Ketiga, meningkatkan loyalitas terhadap jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Keempat, memotivasi peserta didik dalam bidang olahraga dan seni. Kelima, menjaring pelajar berpotensi yang siap berkompetisi hingga tingkat internasional. Keenam, mendorong lahirnya generasi muda sehat jasmani dan rohani sebagai wujud pembangunan nasional.

“Target besar dari PORSEMA XIII adalah lahirnya pelajar NU yang nasionalis, religius, sportif, dan berprestasi, sehingga mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah semakin terjaga,” kata Fakhruddin.

29 Cabang Lomba
Porsema XIII menghadirkan 29 cabang lomba, terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni dengan jumlah 29 cabang lomba.

Cabang Olahraga Porsema XIII terdiri atas catur, Lari Jauh, Lari Sprint, Tenis Meja Beregu, Bulutangkis, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Senam Nahdlatul Ulama (SNU), Lompat Jauh, Basket. Sedangkan Cabang Seni terdiri atas Pencak Silat NU Pagar Nusa Seni Wiraloka, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Arab, Kaligrafi, Desain Poster Digital, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Puisi Religi, Qasidah Religi, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Empat Bahasa, Film Dokumenter NU, Penulisan Biografi Kiai Lokal, Rebana, Video (Vlog) Reportase Kegiatan, Festival Talenta PDBK.

Dengan ragam cabang lomba tersebut, PORSEMA XIII bukan hanya panggung kompetisi olahraga, melainkan juga ruang untuk menghidupkan seni, budaya, literasi, serta kreativitas pelajar NU.

Lokasi dan Agenda Kegiatan
Kegiatan PORSEMA XIII tersebar di 24 venue utama di Kabupaten Wonosobo. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan panitia. Pertama, MAN 2 Wonosobo: Catur (semua jenjang), Bola Voli Putri, dan cabang seni tertentu. Kedua, Stadion Kalianget: Lari Jauh, Lari Sprint, Lompat Jauh.

Ketiga, GOR Tobong Kertek & GOR Sanera Ketinggring: Bulutangkis. Keempat, GOR Watu Gong & Gedung Golkar: Sepak Takraw. Kelima, Lapangan Futsal Kejiwan, Bhayangkara, dan Andongsili: Futsal. Keenam, Pendopo Kabupaten: Rebana. Ketujuh, Alun-Alun Wonosobo: Qasidah Religi dan panggung hiburan. Kedelapan, UNSIQ Wonosobo: Berbagai cabang seni (Debat, MTQ, Kaligrafi, Poster, Biografi Kiai, Vlog, Festival PDBK, Pencak Silat, Puisi Religi, Pidato 4 Bahasa, dan lain-lain).

Sejumlah agenda kegiatan telah disiapkan panitia. Pertama, Rabu, 10 September 2025: Registrasi, rapat koordinasi pimpinan kontingen, dan Opening Ceremony di Hall Sasana Adipura Kencana. Kedua, Kamis–Jumat, 11–12 September 2025: Pelaksanaan seluruh lomba olahraga dan seni di venue masing-masing. Ketiga, Sabtu, 13 September 2025: Penutupan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, pengumuman juara umum, penyerahan medali, dan sayonara.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung hiburan di Alun-Alun Wonosobo yang menampilkan kreasi seni budaya pelajar NU dan menjadi pusat keramaian masyarakat.

Ajang Silaturahmi dan Prestasi
PORSEMA XIII tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter. Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, PORSEMA XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. PORSEMA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” kata Fakhruddin. (Ibda)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

      Banjarmasin – Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda berhasil mendapatkan Juara 3 dalam Call for Papers yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu terungkap dalam kegiatan penutupan Call For Papers Seminar Nasional dan Lokakarya, dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Penegakan Hukum […]

  • Usung Tema Moderasi, Upacara HAB Ke-79 Kemenag di MAN 1 Pati Berlangsung Khidmat

    Usung Tema Moderasi, Upacara HAB Ke-79 Kemenag di MAN 1 Pati Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Mengusung tema besar moderasi beragama, upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) yang diselenggarakan di MAN 1 Pati, pada Jumat (3/1/2025) berlangsung meriah dan khidmat. Puluhan tokoh lintas agama dan penganut kepercayaan turut hadir dalam upacara tersebut. Meskipun cuaca sangat terik, Sekitar 2500-an peserta upacara terlihat antusias mengikuti serangkaian acara […]

  • IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

    IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

      Ruang zoom meeting penerjunan 264 Mahasiswa IPMAFA peserta KKN MDR tahun 2021 MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menerjunkan 264 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Mandiri Dari Rumah (KKN MDR) tahun 2021. Acara penerjunan dilakukan secara daring dipimpin langsung oleh Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghofarrozin, M. Ed pada Senin (9/8) pagi. Turut hadir […]

  • PCNU-PATI

    Istri KH. Mohammad Achmad Sahal Mahfudh Berpulang

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Kabar duka menyelimuti Nahdlatul Ulama. Salah satu tokoh perempuan NU sekaligus Mustasyar PBNU 2022-2027, Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh wafat.  Kabar duka tersebut dikonfirmasi melalui KH. Faishal Muzammil pada Kamis (10/11) petang kemarin.  “Sekitar jam 18.00 WIB beliau berpulang di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati. Sebelumnya beliau […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    FOMO Ramadan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.598
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ramadan sering melahirkan nafsu konsumtif berlebihan. Mbuh kenapa. Saya juga nggak paham. Seolah, ada dorongan kuat untuk beli, beli, beli, check out di Shoope, Lazada, Tokopedia, dan jalan-jalan ke pasar, mall, atau swalayan untuk beli, dan beli. Bahkan ada teman berkata “Wes, rasah nunggu paketan ning Shoope, marakke mumet, soale suwe […]

expand_less