Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nalar Penguasa Hari Ini

Nalar Penguasa Hari Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Maulana Karim Shalihin

Nun jauh di sana, beberapa abad lalu, ada seorang ksatria yang mengundurkan diri lantaran merasa belum becus menerima amanah sebagai kepala negara. Ya, seperti kita fahami, pada era khalifah, kekuasaan memang bersifat dinasti.

Namun khalifah yang satu ini agak lain. Di atas podium, ia dengan ksatria berujar: “Wahai manusia, aku telah menjadi khalifah yang bertugas menampung urusan kalian, sementara aku adalah orang yang lemah untuk urusan itu.” Wal hasil, jabatannya hanya bertahan tujuh puluh hari, dan ada ulama yang menyebut selama tiga bulan.

Dia mundur secara jantan, tanpa ada demonstran, kegaduhan, air mata apalagi korban luka. Dia adalah Muawiyah II, Putra Yazid bin Muawiyah. Sejak saat itu, Muawiyah Junior, diketahui tidak pernah keluar istana hingga. Tampuk kekuasaan pun kemudian ‘dihibahkan’ kepada Ad Dhahhak bin Qais sebagai PLT Khalifah.

Beda cerita dengan Muawiyah II, Ibrahim bin Walid, yang menggantikan kakaknya, juga mengundurkan diri dari kursi khalifah. Bedanya, Ibrahim sempat kekeh mempertahankan jebatannya, bahkan menantang Marwan bin Muhammad–seorang gubernur yang kelak memakzulkannya. Parahnya, Ibrahim juga diduga membunuh beberapa orang yang menghalanginya maju sebagai khalifah.

Marwan menyiapkan delapan ribu pasukan untuk aksi demo. Sampai sini, Ibrahim bin Walid masih sesumbar namun sedikit gentar. Ia pun ‘menyewa’ pasukan bersenjata sebanyak seratus dua puluh ribu kepala.

Dengan jumlah ini, ia semakin giat memamerkan kekuatannya. Hanya saja, hal ini justru memicu api semangat Marwan bin Muhammad serta jiwa corsa rakyat kecil. Singkatnya, penguasa dhalim tersebut dimakzulkan paksa. Jumlah warga yang datang untuk berdemo, jauh lebih besar daripada pasukan yang disiapkan Ibrahim.

Sampai sini, kita bisa tahu, bahwa seburuk-buruknya Ibrahim bin Walid, masih punya urat malu. Ketika banyak rakyat yang tidak menyukainya, ia rela mundur dari jabatan (terlepas dari situasi terdesak atau bukan).

Di Indonesia, kita punya role model penguasa ideal bernama Gus Dur. Ia dimakzulkan oleh segelintir oknum dengan dugaan-dugaan (baca: fitnah) yang tidak terbukti bahkan hingga kini. Tiga ratus ribu pasukan pembela siap mengamankan jabatan Gus Dur. Mereka menyebut dirinya “Pasukan Berani Mati”.

Hanya saja Gus Dur menolak. Bahkan pernyataannya di kemudian kesempatan sungguh menyayat hati. “Jabatan di negara ini, apa sih hebatnya presiden itu kok sampai harus meneteskan darah manusia Indonesia,” ujarnya.

Lagi-lagi, kita dipertontonkan betapa ksatria para pemimpin terdahulu. Ada Muawiyah Junior yang mundur karena merasa tak pantas. Ada Ibrahim bin Walid yang turun takhta karena malu sebab dibenci oleh rakyatnya sendiri dan didesak mundur oleh pasukan yang jumlahnya melebihi prediksinya. Ada pula Gus Dur yang rela melepas kursi presiden demi menjaga kondusifitas negaranya.

Lantas, apakah sekarang masih ada pemimpin dengan jiwa ksatria seperti mereka? Ataukah penguasa-penguasa hari ini hanyalah seonggok tubuh yang sudah di un-instal rasa malunya, dan di delete permanen jiwa ksatrianya? Kalau masih ada penguasa yang tiada birahi menguasai, atau pemangku kewenangan yang tidak sewenang-wenang, tolong tunjukkan di mana ia berada.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kiai Munadi dan Kiai Nabhan Kembali Pimpin NU Wedarijaksa

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Pati, 05/10/2022. Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Konferensi Anak Cabang untuk memilih Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah. Hadir 21 Ranting se-Kecamatan Wedarijaksa dalam Konferensi yang digelar di Gedung NU Wedarijaksa (2/10/2022). Sebelum pemilihan digelar sidang komisi untuk pembahasan Tata tertib dan program lima tahun kedepan. Tujuan penyelenggaraan Konferensi dalam rangka pemilihan Rois Syuriyah […]

  • Etika Komunikasi Politik

    Etika Komunikasi Politik

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

      Menulis bagi seorang dosen adalah menjadi sebuah keharusan. Karena melalui sebuah tulisan dosen akan mengabadikan pemikiran-pemikirannya serta ikut menyumbang khasanah keilmuan negara Indonesia, seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu dosen senior program studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Alois A. Nugroho menerbitkan buku baru dalam bidang komunikasi yang bertajuk “Komunikasi & […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • Siswa MAN 1 Pati Diajak Manfaatkan Kecerdasan Buatan Secara Bijak Lewat Senopati Academy

    Siswa MAN 1 Pati Diajak Manfaatkan Kecerdasan Buatan Secara Bijak Lewat Senopati Academy

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.592
    • 0Komentar

    Pcupati.or.id – Ratusan siswa-siswi MAN 1 Pati didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif dan bertanggung jawab melalui pelatihan Paham AI via platform Senopati Academy, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang digagas bersama Polresta Pati ini diikuti sebanyak 288 siswa di ruang kelas madrasah setempat. ​Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.00 […]

  • Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    PATI – Hari ini, Minggu (19/9) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU tepat berusia 92 tahun. Dalam usia yang tak lagi muda, Lembaga di bawah naungan ormas islam terbesar di dunia ia telah banyak menghasilkan karya nyata di dunia pendidikan.  Hanya saja, harapan demi harapan masih digantungkan kepada LP Ma’arif dalam memajukan pendidikan. Menurut K. Yusif Hasyim, […]

  • AI dan Hadist Nabi

    AI dan Hadist Nabi

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Oleh : Isyrokh Fuaidi Kehadiran AI atau kecerdasan buatan telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang memukau saat ini di tengah pesatnya perkembangan industri 4.0 dan society 5.0. Meski kehadirannya sudah cukup lama, tetapi rasanya momen kekaguman sekaligus kecemasan masyarakat terhadap AI mencapai puncaknya belum lama ini yaitu di tahun 2023-2024 dimana platform AI dari […]

expand_less