Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ramadan Ramah Lingkungan

Ramadan Ramah Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
  • visibility 490
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Pertanyaannya, apakah Ramadan yang selalu hadir tiap tahunnya harus dikotori dengan praktik-praktik yang tidak ramah lingkungan? Kudune sih boten nggeh! Jangan ya dek, Ya. Sebagai bulan yang penuh berkah dan kemuliaan, Ramadan menjadi waktu yang sangat baik untuk merenung, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Selama bulan suci ini, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa, mengendalikan diri, dan meningkatkan amal ibadah. Namun, Ramadan juga memberikan kesempatan untuk merenung tentang bagaimana kita dapat menjaga lingkungan, karena Islam mengajarkan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman.

Kebersihan adalah Iman

Saya menyebut, kebersihan adalah keimanan itu sendiri. Dalam ajaran Islam, kebersihan bukan hanya suatu kewajiban fisik, tetapi juga merupakan bagian dari spiritualitas. Rasulullah SAW bersabda, “Kebersihan adalah sebagian dari iman” (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa kebersihan bukan hanya soal tubuh dan rumah yang bersih, tetapi juga menyangkut lingkungan tempat kita hidup. Oleh karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk saat Ramadan.

Pertama, menghindari sampah dan pemborosan selama Ramadan. Salah satu tantangan yang sering kita hadapi selama Ramadan adalah pengelolaan sampah. Banyaknya makanan yang disiapkan untuk berbuka puasa, seringkali berujung pada pemborosan dan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Padahal, Islam mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dalam segala hal. Allah berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 31, “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk memperbaiki kebiasaan buruk tersebut. Menghindari pemborosan makanan adalah langkah pertama yang bisa kita lakukan. Alih-alih memasak dalam jumlah besar yang akhirnya terbuang, kita bisa menyiapkan makanan secukupnya sesuai kebutuhan. Hal ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mencerminkan sikap hemat dan peduli terhadap sesama.

Kedua, membuang sampah pada tempatnya: tanggung jawab bersama. Islam dengan tegas melarang umatnya membuang sampah sembarangan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, dan menjaga kebersihan tempat tinggal serta lingkungan adalah kewajiban. Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga menegaskan, “Seorang laki-laki melewati ranting pohon di tengah jalan, lalu dia berkata, “Demi Allah, aku akan menyingkirkan ranting ini agar tidak mengganggu kaum Muslimin.” Maka dia pun masuk surga.” (HR Muslim).

Selama Ramadan, banyak kegiatan yang dilakukan di luar rumah, seperti berbuka puasa bersama di masjid atau acara komunitas. Sebagai umat Islam yang peduli terhadap kebersihan dan lingkungan, kita harus memastikan bahwa setelah acara tersebut selesai, sampah-sampah yang ditinggalkan tidak hanya dibuang sembarangan, tetapi dikelola dengan baik. Menjaga kebersihan tempat-tempat umum dan masjid adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama.

Ketiga, menjaga alam sebagai amanah. Islam mengajarkan bahwa bumi dan segala isinya adalah amanah dari Allah yang harus kita jaga. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 164, Allah berfirman, “Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang bahtera yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering), dan Dia menebarkan di dalamnya semua jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti.”

Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, yang mengajarkan kita untuk lebih memperhatikan dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, termasuk nikmat lingkungan hidup. Menjaga kebersihan bumi, mengurangi sampah plastik, dan memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak adalah salah satu bentuk rasa syukur kita terhadap ciptaan-Nya.

 

Praktik Ramadan Ramah Lingkungan

Jika didata, sebenarnya banyak sekali praktik-praktik sederhana yang bisa kita lakukan untuk menerapkan dan mewujudkan Ramadan ramah lingkungan. Pertama, kurangi penggunaan plastik. Sebagian besar sampah yang dihasilkan selama Ramadan sering kali berupa plastik sekali pakai, seperti kantong plastik dan pembungkus makanan. Salah satu langkah sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan membawa wadah sendiri saat membeli makanan untuk berbuka puasa atau sahur. Hal ini mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai dan membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

Kedua, menyediakan makanan secukupnya. Meskipun berbuka puasa adalah momen yang istimewa, hindari memasak makanan dalam jumlah berlebihan. Perhatikan kebutuhan dan selera keluarga atau tamu yang akan berbuka bersama. Memasak dengan bijak akan mengurangi pemborosan makanan, yang pada gilirannya akan mengurangi sampah yang dihasilkan.

Ketiga, ciptakan lingkungan bersih di masjid. Jika berbuka puasa di masjid atau tempat umum, pastikan kita menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Setelah makan, buang sampah pada tempatnya dan bersihkan area sekitar tempat duduk kita. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah dan sesama jamaah.

Keempat, menggunakan produk ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan plastik, kita juga bisa beralih menggunakan produk yang ramah lingkungan, seperti peralatan makan yang dapat digunakan kembali atau terbuat dari bahan-bahan alami dan mudah terurai.

Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kesempatan untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal menjaga kebersihan dan merawat lingkungan. Islam mengajarkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, dan menjaga kebersihan bumi adalah tanggung jawab kita sebagai umat manusia. Dengan menghindari pemborosan, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga lingkungan selama Ramadan, kita tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi yang merupakan amanah dari Allah.

Mari jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk lebih peduli terhadap lingkungan, karena menjaga kebersihan adalah cerminan dari iman yang sejati. Minimal, kita tidak mbladus dan kemproh dalam segala aktivitas selama Ramadan agar benar-benar bulan ini ramah lingkungan. Apakah Anda tahu apa itu mbladus dan kemproh?

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • img-20220326-wa0029-jpg

    PAC IPNU IPPNU Dukuhseti: Wujudkan Generasi Progesif dalam RAPIMANCAB I

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

      DUKUHSETI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dukuhseti menggelar acara Rapat Pimpinan Anak Cabang (RAPIMANCAB) I di Aula Kecamatan Dukuhseti pada Jum’at (25/3).   Acara ini turut dihadiri oleh  Imam Rifa’i, S.STP.MM selaku Camat Dukuhseti, para pengurus PAC, Ketua Pimpinan Ranting (PR), Ketua Pimpinan Anak […]

  • PCNU-PATI

    Pekerjaan vs Pengabdian

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian. Dalam menikmati perjalanan […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Damai menggelar Pelatihan “Sosial Media sebagai Ruang Dialog” di Aula Lantai 3 The Safin Hotel Pati. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Jumat sampai dengan Minggu 14-16 Oktober 2022. Adapun yang menjadi pesertanya adalah para kawula muda. Komunitas sekaligus lembaga pelatihan, penelitian, dan pendidikan perdamaian berbasis santri dari Desa Waturoyo, […]

  • Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar 'Sambang Pesantren' di Pati

    Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar ‘Sambang Pesantren’ di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.500
    • 0Komentar

      ​PATI — Upaya memperkuat keharmonisan dan keamanan di lingkungan pesantren terus digalakkan. Pengrus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan SAKA Pesantren, bekerja sama dengan PWNU Jawa Tengah serta PCNU Kabupaten Pati, sukses menggelar kegiatan Sambang Pesantren dengan mengusung tema “Pesantrenku Aman”, Ahad (2/8/2026). ​Kegiatan yang diselenggarakan oleh RMI PWNU Jawa […]

  • Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    BATANGAN-Puluhan pengurus Muslimat, Ansor dan Fatayat Anank Cabang Batangan resmi dilantik Jumat (25/10) siang di YPI Khoiriyah, Dukuh Dagel, Desa Kedalon, Batangan. Acara pelantikan ini sengaja dilakukan bersama-sama demi efektifitas. Pelantikan PAC Muslimat NU, Fatayat dan Ansor Batangan serta pembukaan PKD PAC Ansor Batangan di YPI Khoiriyah, Sabtu (26/10) Beberapa tokoh penting juga hadir dalam […]

expand_less