Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Insting Parental Pemerintah

Insting Parental Pemerintah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
  • visibility 476
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Setiap yang sudah menikah dan memiliki anak, akan mengalami perubahan perilaku. Lebih protektif dan bertanggung jawab adalah salah satunya. Gejala ini bernama efek parental.

Efek parental akan menimbulkan insting parental seperti yang sudah penulis sebutkan. Seseorang dengan kecenderungan masa bodoh soal hajat orang lain, perlahan maupun secara drastis akan berubah setelah mereka didaulat menjadi ‘bapak’.

Sikap waspada, peduli, menyayangi, tanggungjawab, baik untuk merawat buah hatinya maupun tanggungjawab untuk selalu berakhlaqul karimah karena dijejali perasaan: “kini engkau telah menjadi teladan bagi anak-anakmu” pun hinggap di alam bawah sadar kaum bapak.

Tadinya penulis mengira bahwa, efek parental ini hanya terjadi pada segelintir manusia. Namun ternyata, sebagian besar kaum adam mengalami hal yang sama.

Lantas, apakah para presiden, menteri hingga kepala daerah juga merasakan efek parental yang sama setelah mereka menjabat? Akankah insting parental mereka tumbuh seiring amanah sebagai ‘bapak’ yang mereka terima?

Entahlah, namun ada beberapa indikasi yanh bisa dijadikan kunci jawaban. Salah satunya adalah indeks kepuasan masyarakat. Ini hanya salah satu, lhoh, tidak bisa digunakan acuan secara komplikatif.

Sebab, warga plus enam dua sebagai ‘anak’ dari pemerintah Indonesia, kita kenal mempunyai etos qona’ah yang super. Hanya sedikit yang memiliki jiwa ‘membangkang’ untuk menuntut–yang mereka sebut–keadilan.

Lebih dari itu, indikator ‘bapak-bapak’ kita memiliki insting parental yang kuat bisa dilihat dari kesejahteraan rakyat, pendididikan baik dan merata, penegakan hukum yang tidak sempoyongan, pendapatan warga bisa memenuhi kebutuhan pokok, vasilitas kesehatan yang bisa dijangkau semua khalayak dan yang terpenting, jumlah korupsi, kolusi dan nepotisme menyusut.

Tentu saja proses itu butuh evolusi, tidak serta-merta sim salabim kun fa yakun. Namun warga yang kian cerdas dan dengan instingnya tentu bisa mengindera-rasakan apakah kebijakan-kebijakan dan perilaku pemerintah mengarah ke sana atau malah sebaliknya. Jika tidak, kita (rakyat biasa) hanya bisa mengingatkan sembari memanjatkan doa, semoga para pemangku kebijakan mendapat hidayah, kamaa qaal Pak Prie GS.: “Negara hanya mungkin dikritik, tapi mustahil dilawan.”

*penulis merupakan pendidik di Ponpes Shofa az Zahro’ Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian I)

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.481
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Rekan saya kemarin turut membaca tulisan pada Mutiara Ramadan bertajuk Pendidikan Karakter Perspektif Ki Hajar Dewantara. Usai membaca, ia justru request tulisan khusus tentan sarung dan kiai. Dalam hati saya “Wah, dupeh arep bada, bahasane sarung”. Ya, ia adalah Sofyan Bachri (Direktur PT. Suave Health Medika), sahabat saya yang makin rajin ikut […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Hari Raya Idul Fitri Momentum untuk Saling Memaafkan

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setelah menjalankan Ibadah Ramadan selama sebulan penuh, tiba saatnya umat Muslim di penjuru dunia merayakannya dengan kemenangan yang kita kenal dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri atau yang lebih terkenal dengan sebutan lebaran. Datangnya Idul Fitri ini, tentunya disambut dengan penuh suka-cita oleh seluruh umat Muslim untuk merayakannya dengan cara beranekaragam. […]

  • Kafilah RMI PCNU Pati Ukir Prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah

    Kafilah RMI PCNU Pati Ukir Prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kafilah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, mengukir prestasi dalam Pekan Madaris NU Jawa Tengah 2025, yang berlangsung di Pondok Pesantren Walisongo Pecangaan, Jepara, pada Sabtu-Ahad (11-12/10/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh RMI Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) dan diikuti oleh delegasi RMI dari 22 kabupaten/kota […]

  • LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI menggelar Seminar Kerukunan Pelajar/Mahasiswa Lintas Agama bertajuk “Harmoni dalam Keberagaman” yang bertempat di Universitas Wahid Hasyim Semarang pada Sabtu, 7 Desember 2024. Dalam acara ini dihadiri oleh Rektor Unwahas Prof. Dr. H. Mudzakir Ali, Sekretaris LP […]

  • Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

     KH. MA. Sahal Mahfudh sebagai seorang ulama besar yang peduli terhadap kesejahteraan umat berpikir dan bertindak untuk umat. Salah satu buah pemikiran Kiai Sahal adalah zakat produktif, yakni zakat yang mampu mengubah orang-orang miskin menjadi sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Pusat Studi Zakat dan Wakaf Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati […]

expand_less