Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Oleh: Angga Saputra

Pcnupati.or.id – Beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman semasa kuliah di Semarang mengadakan reuni kecil-kecilan. Kami berbincang banyak hal, utamanya ruang lingkup organisasi di daerah masing-masing.

Kebetulan, kami sama-sama aktif dalam berorganisasi. Ada yang terjun di organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, hingga organisasi sosial.

Perbincangan ngalor-ngidul soal organisasi akhirnya mengerucut di satu pembahasan yang membuat kami sama-sama antusias dalam bercerita sekaligus mendengarkan satu sama lain. Yaitu tentang rekan satu organisasi yang hobinya mencari muka atau menjilat kepada orang yang punya pengaruh besar dalam organisasinya itu.

Menurut KBBI, menjilat adalah berbuat sesuatu supaya mendapat pujian. Istilah ini dikenal juga dengan cari muka.

Cerita dari beberapa teman soal rekan organisasi yang suka mencari muka pun berlanjut. Mereka bercerita bahwa ada rekan yang sedang mengincar posisi atau jabatan strategis. Cara yang dilakukan oleh rekan organisasinya itu pun terbilang template, namun tetap saja menjengkelkan dan bikin jijik.

Mereka bercerita jika ada rekan yang sebenarnya tidak pandai-pandai betul dalam mengerjakan suatu program, namun sok-sokan mengerjakan beberapa kerjaan yang sebenarnya bukan menjadi tupoksinya. Tujunnya agar mendapat pujian dan dikatakan serba bisa oleh pimpinan.

Ada pula yang bercerita jika salah satu rekan organisasinya suka menjelek-jelekan lainnya. Caranya pun dilakukan secara frontal tanpa memedulikan perasaan rekan lainnya. Terpenting, tujuan pribadinya tercapai dan rekan yang tidak disukai kena sialnya.

Saya dan beberapa teman yang lain saling mengangguk mendengarkan cerita, karena cukup memahami persoalan yang terbilang pelik ini. Persoalan seperti ini termasuk cerita lama yang sulit dihindari dalam sebuah organisasi.

Pada akhirnya, saya mecoba memberi saran kepada beberapa teman yang merasa mangkel terhadap rekan organisasinya yang mereka anggap punya hobi cari muka. Sebab, saya dari zaman sekolah, kuliah, hingga saat ini selalu berada di organisasi yang sehat, tidak ada orang-orang toxic.

“Ya sudah, biarkan saja. Lagi pula kita nggak bakal bisa mengatur orang lain agar sepemikiran dengan kita. Sulit juga mengontrol teman agar betul-betul bisa menjalankan roda orgnisasi sesuai visi dan misinya. Ada yang punya kepentingan pribadi, kepentingan kelompoknya, bahkan ada yang berfikiran penting dapat cuan dari organisasi. Yang penting, kalian nggak perlu ikut-ikutan cari muka. Buat apa? Lha wong muka kalian nggak hilang,” kata saya mencoba menasehati mereka. Namun tampaknya mereka semakin mangkel mendengar saran tersebut.

*Angga Saputra, Ketua PC LTNU Kab Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.515
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman memasuki edisi 169 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke -14, sengaja memilih tema ‘Timbang Mengutuki Kegelapan, Mending Menyuluhi Jalan’. Tema ini bukan hanya respon terhadap kondisi aktual peradaban global, tapi sekaligus mewakili konsistensi Suluk Maleman yang selama 14 tahun tanpa jeda terus menerus mengajak masyarakat untuk merenung tentang diri dan lingkangannya. […]

  • Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.274
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Hari Santri 22 Oktober 2025 menjadi salah satu momen paling membahagiakan bagi Menteri Agama dan kalangan pesantren. Sebab pada Rabu (22/10), Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subiyanto telah resmi menyetujui Direktorat Jendral (Ditjen) Pesantren.   Hal ini juga diamini oleh Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama. Dirinya mengaku mendengar kabar […]

  • Meng-Qadla Shalat

    Meng-Qadla Shalat

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Azizi Hasbullah Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.Bapak Azizi Hasbullah yang kami hormati, kami mempunyai sedikit permasalahan yang mungkin di kalangan orang awan seperti saya belum banyak diketahui. Permasalahannya begini: Seseorang yang sengaja meninggalkan shalat, apakah masih tetap wajib meng-qodlo’ shalat itu diluar waktunya, […]

  • ​Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Teknologi Pemantau Siswa Real-Time, Raih Medali Emas Internasional

    ​Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Teknologi Pemantau Siswa Real-Time, Raih Medali Emas Internasional

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.341
    • 0Komentar

      PATI — Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) Tahun 2025, yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada 18–21 Desember. Kompetisi internasional ini diikuti oleh 1.567 tim dari 13 negara. Di antaranya Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Bahagiakah dengan Pekerjaan Anda?

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Setiap orang punya waktu untuk melakukannya. Tapi mereka tak punya keberanian. Pekerjaan merupakan berkah kalau bisa membantu kita berpikir tentang tindakan-tindakan kita, tetapi pekerjaan itu menjadi kutukan kalau hanya digunakan sebagai alasan supaya kita tidak perlu berpikir tentang makna kehidupan kita” (Paulo Coelho) “Setelah gak kerja di situ lagi, terus […]

  • Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    NU Care- LAZISNU Kabupaten Pati telah melaksanakan pendistribusian bantuan untuk korban kebakaran di desa Pagerharjo, Rabu (30/10). Pada kegiatan tersebut LAZISNU Pati turut serta menggandeng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa beserta banomnya. Diketahui kebakaran terjadi hari selasa sekira pukul 14.00 WIB di desa Pagerharjo dukuh Prapeyan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Wedarijaksa. Akibat […]

expand_less